Tittle :
Dead or Alive?
Cast :
Cho Kyuhyun
Lee Sungmin
and other
Genre :
Crime, Romance, Angst(?)
Rating :
T (Tapi, suatu saat ada rating M-nya :D)
Disclaimer :
Dead or Alive Ken
Summary :
Kau hanya tinggal memilih hidup atau mati.
Memilih hidup percuma, karena aku akan membuatmu mati dengan perlahan.
A/N :
YAOI, OOC, Gaje, abal - abal, judul ga sesuai dengan isinya, menyesatkan, full of typo(s), ga sesuai EYD, penggunaan bahasa yang ga baku, dkk.
Ini fict Crime Ken yang pertama. Fict ini udah pernah Ken post di FB Ken tahun lalu. Dan sampai sekarang belum Ken lanjutin. Padahal udah ada lanjutannya, tapi setiap mau ngepost lupa teruus :D
Dan Ken minta maaf nanti kalo ada kesalahan tentang jenis pistol ataupun sebangsanya. Karena, Ken ga begitu tau tentang jenis-jenis pistol #bodoh -..-
Ya udahlah, lebih baik langsung dibaca ajaa :D
*6 Years Ago *
"Sungmin hyung! Ahjussi dengan ahjumma ada di rumah tidak?" tanya seorang namja kecil pada namja yang lebih tua darinya yang berada tidak jauh di depannya.
"Ne. Umma dan Appa ada di rumah. Ada apa Kyu?" jawab Sungmin, namja yang lebih tua daripada namja yang bertanya padanya tadi.
"Aniyo~ Kyu hanya bertanya saja." Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepalanya pelan, kemudian menyenderkan kepalanya di bahu Sungmin yang dibalas dengan anggukkan kepala oleh Sungmin.
"Hyung, aku ingin mengatakan sesuatu."
Sungmin mengalihkan pandangannya ke arah Kyuhyun. Namja kecil itu menundukkan kepalanya dalam, "Waeyo Kyunnie? Tidak seperti biasanya kau bersikap seperti ini?"
"Hyung, besok aku akan pindah ke Canada. Appa... Appa mendapat tugas dari Bos Besar 'Quake' Mafia di Canada." Sungmin terdiam mendengar penuturan Kyuhyun. Ia tau, sangat tau malah. Sebenarnya Kyuhyun tidak ingin pergi karena nantinya Kyuhyun akan sulit bersosialisasi di tempat barunya karena status pekerjaan ayahnya yang seorang Ketua Mafia.
"Hyung, mianhae... A..Ak—"
"Gwenchana Kyu. Hyung tidak marah kok. Tapi, hyung hanya ingin Kyu ingat perkataan hyung ini.
"Apa hyung?"
"Kyunnie harus mempunyai banyak teman nanti disana. Kyunnie tidak boleh sendirian. Arra?" pinta Sungmin yang dijawab oleh anggukkan kepala Kyuhyun.
"Hyung, Kyu pergi dulu. Hyung, jaga diri hyung. Kyunnie tidak mau hyung sakit. Janji hyung?" Kyuhyun menyodorkan jari kelingkingnya di hadapan Sungmin. Sungmin tersenyum sebelum ikut menyodorkan jari kelingkingnya dan mengaitkan pada jari kelingking Kyuhyun.
"Ne, Kyunnie juga harus pada hyung. Kyunnie harus ingat pesan hyung kemarin." Kyuhyun mengangguk.
"Kyu! Kajja kita berangkat!" Kyuhyun dan Sungmin mengalihkan pandangan mereka pada orang tua Kyuhyun yang sudah berada di dekat mobil.
"Hyung, Kyu pergi dulu. Annyeong hyung..." Kyuhyun melangkahkan kakinya berat menuju orangtuanya.
"Bye hyung~" Sungmin melambaikan tangannya membalas lambaian tangan Kyuhyun.
BRAK!
DOR!
DOR!
DOR!
"Umma! Appa!" teriak namja berparas manis histeris melihat kedua orangtuanya yang terbaring dengan darah yang menggenangi mayat orangtua namja manis tersebut.
"Umma..Ap..pa ireona! Ireona!" Sungmin mengguncang - guncangkan tubuh kedua orang tuanya tersebut berusaha membangunkan kedua orang tuanya, namun hasilnya nihil. Kedua orangtuanya tidak bergeming sedikitpun.
BRUMM
Ditengah usahanya membangunkan orangtuanya, telinga Sungmin mendengar suara mobil dari arah luar. Dengan sigap Sungmin segera berlari keluar rumah dan mendapati sebuah mobil yang sudah sangat ia kenal melaju menjauhi rumahnya.
"C..Cho ahjussi?" gumamnya tak percaya dan dalam waktu itu ia merasa lututnya lemas. Tubuhnya ambruk diatas tanah. Pandangan matanya kosong, kecewa, tak percaya dan tatapan marah menguasai matanya saat ini.
.
.
*Flashback End*
Kembali kejadian enam tahun lalu berputar di kepala Sungmin. Kejadian tragis yang seharusnya tidak diingat lagi oleh namja manis tersebut.
Dan sebuah senyuman sinis terukir di wajah manisnya.
"Selamat datang kembali, Cho Kyuhyun."
*Another Place*
Seorang namja berjalan ke sebuah meja yang berada tidak jauh darinya. Dengan hati - hati namja itu mengambil sebuah pistol berjenis Silenced 9mm yang terdapat di atas meja tersebut. Tatapan matanya yang semula kosong menjadi sebuah tatapan kebencian dan dendam. Perlahan senyum sinis terukir di wajah manisnya sebelum sebuah peluru keluar dari pistol itu dan mengenai kepala seorang pria yang sebelumnya sudah bersimbah darah di depannya.
"Permainan dimulai Cho Kyuhyun,"
Yap, sampe sini dulu prolognya :D
Kalo banyak yang review ken lanjutin kalo sedikit yang review yaa... Ken ga lanjutin atau mungkin Ken hapus
Sebernya apa sih susahnya review? Kan tinggal ninggalin komentar readers tentang cerita ini :)
Dan buat FF SILYBIABILY maaf Ken belum bisa lanjutin, ide lagi nge-stuck. Ken masih dalam tahap mengingat-ingat kejadian apa yang terjadi setelah iu, maklum otak Ken kapasitasnya kecil XD
Okelah... Last word
R
E
V
I
E
W
P
L
E
A
S
E
Thanks :)

43