FanFiction | Just In Community Forum | More
V
More
About 'X' by sherry dark jewel

Anime » Naruto Rated: T, Indonesian, Romance & Humor, Sasuke U. & Naruto U., Words: 11k+, Favs: 3, Follows: 3, Published: 4-3-12 Updated: 7-20-12
10 Chapter 2

Tittle : About 'X'

Author : Shee

Desclaimer : Masashi Kishimoto * selamanya nggak akan jadi milik gua*

Rated : T – cukup kan?

WARNING : gaje, abal, nggak karuan. Dan segala kegajean lainnya. YAOI, BoyXBoy.

Genre : Romance, Humor (pengennya).

Summary : X berarti sesuatu,sesuatu yang harus kita kejar, kita dapat dan kita lindungi. . dan sesuatu itu tidaklah terbatas. Jika X adalah kamu maka akan kukejar, kudapatkan dan akan kulindungi, selamanya disisiku. * gak nyambung? Sambungin ajah!*

Enjoy!

CHAPTER 2 ( anggota lengkap)

" perkenalkan namaku Uzumaki Naruto mohon bantuannya. . " ucap manisnya pada yang di sebelahnya.

" hai Naruto. . namaku Inuzuka Kiba. . .salam kenal."

bagai disambar petir di siang bolong naruto kaget setengah mati karena yang disebelahnya adalah Inuzuka Kiba yang dibicarakan kakaknya kemarin.

" Kiba?. . . hai. ." Naruto terlihat seperti orang kikuk. Pelajaran pun terus berlangsung dan sampai akhirnya waktu istirahat Naruto segera ke atap tempat yang paling sepi segera mengeluarkan hpnya dan menghubungi seseorang .

Hp Kyuubi bergetar di sela sela kegiatan kuliahnya tanpa basa basi lagi langsung dipasangnya headset " ada apa Naruto. . hal yang menarikkah. . ?" jawab Kyuubi saat dosennya memberi penjelasan tentang berbagai bahan kimia.

Diatap. " Kyuu-nii. . ini sangat mengejutkan aku sekelas dengan orang yang bernama Kiba itu dan hebatnya lagi aku sebangku dengannya. . ." jelas Naruto.

" perkembangan yang hebat Naruto. . kau harus segera bisa membujuknya. . " jawab Kyuubi.

" em. . tapi Gaara dimana sekarang katanya mau pindah juga.. . kok tidak bareng sama aku.. . " Tanya Naruto.

" si rambut merah itu masih perlu waktu, untukku bujuk agar mau pindah ke konoha dan tinggal bersama kita." Ucap Kyuubi.

" tapi kamu tidak sekelas sama si Uchiha mantan temenmu itukan?. . . .! " lanjut Kyuubi. " rasanya di kelas itu tak ada sosok hitam (?) itu dan kalaupun satu sekolah pasti dia belum menyadari keberadaanku. . " jawab Naruto dari seberang telepon.

" hah! Padahal aku sudah susah susah jauhin sekolahmu supaya kau tidak bersama dengan Uchiha itu lagi. . kurasa ini memang pengorbanan yang berat Naruto. . . sabar ya?" dan kata-kata itu mengahiri hubungan telefon mereka dan segera Naruto kembali ke kelas untuk ngobrol banyak dengan si Inuzuka Kiba ini.

Sampai di kelas Kiba gak ada dan nanya ama penghuni yang tahu dimanakah Kiba " lho Kiba kemana?" Tanya Naruto trus ada yang namanya Karin disitu langsung jawab pertanyaan Naruto

" oh. . biasanya sih di kelas aksel paling cari info sana sini. . ." jawab Karin yang duduk di depan bangku Kiba.

" aksel ? ada kelas kayak gitu. . ?" Tanya Naruto polos.

" iyalah di kelas X1, akselerasi, kelas orang cerdas susul aja kesana gak papa kok, kalo malu aku temenin, aku juga mau ketemu Sakura di sana, gimana?" ajak Karin.

" emm iya deh boleh " ' orang yang lebih pintar ada di sana semua. . . tapi Kiba kan juga punya prestasi kenapa masuk kelas biasa?' saat ,megikuti Karin dari belakang Naruto terus berpikir dalam hati.

Sampai di depan kelas yang cukup tenang dan agak terpisah dari kelas yang lainnya merka berdua masuk semua mata tertuju pada Karin dan Naruto. " waahh Karin . . . gebetan barumu ya?" kata Sakura yang melihat " walaupun manis tapi tidak cocok untuk Karin. . " sahut Sakura lagi sambil melihat Naruto dari atas sampai bawah .

" eh. . sembarangan dia ini Cuma murid baru yang mau kuantar saja, gak ada hubungannya sama gebetan lagi pula ini bukan tipe ku, cowok yang paling pas tentu aja Sasuke-kun. . ." jawabnya berisik.

'Sasuke?' bisik Naruto dalam hati.

" oh ya ngomong ngomong kok gue belum pernah liat dia sebelumnya ya? Apa emang gue gak kenal?. . siapa sih dia Karin?" Tanya Tenten.

" gak kok emang dia murid baru. . !" seru Karin dan membuat seluruh kelas berwajah heran EEHHH?

Banyak cowok yang berpikiran ' manisnya!' " eh ya perkenalkan namaku Uzumaki Naruto. . salam kenal " kata Naruto ceria.

" salam kenaall. ." semua menjawab kecuali yang ada di bangku belakag Shikamaru .

" apa? Uzumaki siapa?" kata sosok yang belum jelas itu.

Naruto mulai mendekat " Uzumaki Naru ..to. ." matanya membelalak seketika

" TEMEEE. . " seru Naruto keras keras membuat yang lain tutup kuping.

" ck, tak kusangka kau DOBE. . pelankan suaramu! kau ngefans ya sama aku sampek sengaja pindah sekolah segala. . " seru Sasuke dingin.

" enak aja . . siapa juga yang mau ngefans sama teme macam kau, dasar pantat ayam. . " teriak Naru kesal.

" dasar jeruk "

" pantat ayam"

" DOBE"

" TEME"

" Otak udang "

" kepala batu "

" bodoh "

" bego"

" BAKA"

" BABO"

" BRENGSEK"

" KURANG AJAR"

" SIALAN"

" SEEETTTOOOP ! hentikaaan. . " kali ini Kiba yang sedang ngobrol dengan yang lainnya di bangku depan ikutan terganggu. Dan jelas saja Shikamaru sampai melek dan belum bisa tidur lagi gara gara mereka berdua yang sibuk bertengkar. Dan juga Shikamaru menatap dengan tatapan mengutuk karena mengganggu ketenangannya.

" cih, Inuzuka kau mau membelanya ya?" Tanya Sasuke sinis.

" kau mengganggu ketenangan orang bodoh !" jawab Kiba yang emang radak sebel sama Sasuke. " Naruto ayo kita kembali ke kelas saja jangan bertengkar dengannya percuma. . " ajak Kiba dengan serta merta menyeret Naruto keluar dari kelas itu.

Saat sudah keluar kelas X1 tampak hening dan Shikamaru sudah mulai bisa tertidur lagi sementara Sasuke hanya mendengus kesal. Dan Neji yang duduk di sebelah kanan Shino pun mulai angkat bicara " wah Sasuke kau dibentak istrinya karena mengganggu tidurnya tuh, enak ya Shikamaru punya istri yang pengertian " sebenarnya Neji hanya menggoda saja.

Sementara Shikamaru tidak menengadahkan wajahnya dan hanya menjawab " hahh mendokusai. . " dan wajahnya sangat merah saat itu dan jantungnya berdegub kencang .

Shino yang disampingnya hanya mencengkram buku bacaannya membuatnya jadi lebih kusut.

" kau sebenarnya ada hubungan apa sih sama si Sasuke itu?" Tanya Kiba ditengah tengah perjalanannya menuju kelas.

" hanya teman sekaligus rival sejak kecil saja. . " dan mendapat gumaman oh dari Kiba.

" kenapa kau tadi sampai di kelas itu sih, memang kau mau menemui Sasuke?" Tanya Kiba lagi.

" eh bukan sebenarnya tadi aku tuh mau ngomong sesuatu sama kau. . ." jawab Naruto

" aku? Ada perlu apa?"

Saat sepulang sekolah Naruto mengajak Kiba yang sudah dijelaskan bahwa Naruto pindah karena Kiba dan ada sesuatu yang perlu diomongkan secara mendalam dan mengajak Kiba ke rumahnya, dan sebagai pencari info ini sih hal yang biasa. Saat ini sudah berada di dalam rumah Naruto tepatnya di ruang tamu bersama Kyuubi dan Gaara yang sudah di bujuk Kyuubi.

" jadi begini Kiba. . ." Kyuubi memulai pembicaraan " kami ingin kau bergabung dengan tim kami. . ."

" tim apa? Bergerak di bidang apa?" Tanya Kiba runtut.

" sabar dulu Kiba dengar dulu penjelasan kami, perkenalkan dulu namaku Akamizu Gaara dan yang berambut orange ini adalah Uzumaki Kyuubi kakak Naruto. . "

" Kyuu. . Kyuubi. ..?" kiba mengingat ingat nama itu dan benar saja nama yang sedang hangat hangatnya di perbincangkan.

" kenapa? Ada yang aneh dengan namaku?"

" jadi kau adalah pahlawan wanita yang sering beraksi pada penjahat hidung belang. . ?" Tanya Kiba langsung dan sontak membuat orang orang itu kaget setengah mati minus Kyuubi toh dia perawakannnya selalu santai.

" ka. . kau tahu dari mana?" Naruto dan Gaara mulai takut.

" kalian tidak lihat berita ya? Nama pahlawan itu bernama Kyuubi. . ." kata Kiba

" eh? Tapi kami belum memikirkan soal nama. . . dan belum pernah memberitahukan pada semua orang. . " kata Gaara.

" tapi apakah benar kakak ini yang jadi pahlawan kan dia itu perempuan lagian rambutnya juga panjang. . ." Tanya Kiba.

" bukan dia kalau yang jadi pahlawan itu tapi aku. . ." jawab Naruto enteng.

" EEEHHHH?" Kiba langsung saja kaget dong benarkah kok rasanya masih tidak percaya Kyuubi itukan cewek sementara yang dihadapan Kiba ini semua cowok.

" kau pasti masih tidak percaya " Tanya Kyuubi sambil menyandarkan tubuhnya ke kursi dan sambil memakan popcorn-nya.

" em itu soal perbedaan fisik. . " jelas Kiba.

" Naruto . . ." perintah Kyuubi dan langsung mendapat respon mengerti dari Naruto. Segera saja menuju kamar diikuti Gaara. Setelah beberapa menit Naruto keluar diikuti Gaara dengan memakai gaun yang disebut sebut sebagai Kyuubi.

" kau. . kau benar benar Kyuubi itu. . " Kiba kagum.

" bagaimana mungkin?" Tanya Kiba.

" sudah kubilang kami belum punya nama untuknya dan jangan sembarangan pakai namaku ya? Sok tahu kamu?" Kyuubi sewot.

" maaf sebelumnya tapi menurut korban dan sebagai orang yang pernah ditolong oleh Kyuubi err maksudku pahlawan itu di jalan dekat rel kereta api pokoknya ciri ciri rambut hitam sebahu sepertinya anak SMA ditolong minggu lalu tepatnya hari senin minggu lalu.. . setelah ditolong perempuan itu menanyakan nama dan pahlawan itu menyahutnya dengan mengatakan Kyuubi sambil terus berlari. . " jelas Kiba panjang lebar dan terperinci.

Naruto dan Gaara hanya menatap kagum atas informasi yang disampaikan Kiba begitu jelas seperti melihat berita secara langsung " be benarkah seperti itu?" Ucap Naruto

" aku ingat Naruto! saat itu kau segera balik karena buru buru waktu itu, aku ingat betul siapa yang kita tolong saat itu. ." Kyuubi menambahi.

" oh ya waktu itu aku ingat aku segera kembali karena kau dan Gaara sedang bertengkar dan. . tanpa sengaja, , aku. . memanggilmu. . . oh dia salah paham!" ingat Naruto.

" oh bagus sekali Naruto kau semakin mendekatkan tuduhan semakin mendekati kita. . " Kyuubi

" tenang saja saat ini mereka belum tahu kalau sebenarnya Kyuubi atau pahlawan itu adalah laki laki. . " hibur Gaara.

" dan ada lagi blog yang membahas masalah ini saat pahlawan maksudku kau menggebyarkan jubah bagian ini jumlahnya ada 9 dan kulihatpun benar memang ada 9. . ." tambah Kiba lagi.

" eh?" Kyuubi menyeringai. " kalau soal itu aku tidak tahu perancang gaunku adalah Gaara ini. ." jelas Naruto.

" hei rambut merah jangan jangan kau terinspirasi oleh aku ya?" Tanya Kyuubi dengan PeDenya.

" yah paling tidak mereka kan tidak akan mencurigaimu sebagai laki laki kan? Dan satu lagi gak mungkin banget gitu aku bisa mikirin kamu gak banget, urusin tuh ramuanmu. . ." tambah Gaara.

" oh ya aku masih belum mengerti bagaimana cara si Naruto ini bisa jadi cewek emm. . secantik ini.. ?" Tanya kiba lagi.

" oh itu sih kerjaan kakakku yang satu ini entah dia ini musti dibilang cerdas atau ngerjain aku. . ."jelas naruto. " dia kan di bidang kimia jadi kerjaannya membuat ramuan yang aneh aneh. . . dan akhirnya bisa ngubah aku kayak gini deh." Ucap Naruto.

" apa maksudmu dengan aneh he?" Kyuubi kesal.

" sebentar sebentar biar aku perjelas, kalian ini sebuah tim, dimana tim kalian ini ada hubungannya dengan pahlawan yang sedang hangat diperbincangkan saat ini, dengan kak Kyuubi ini sebagai perencana dan pembuat ramuan sedangkan Gaara-kun ini adalah pembuat kostum yang dipakai oleh pahlawan dan sementara Naruto adalah pelaksananya sebagai pahlawan yang diakui masyarakat sebagai pahlawan yang bernama Kyuubi. . . begitu?" pasti Kiba.

Mereka bertiga kompak menjawab " he eh tepat sekali" setelah itu mereka tertawa bersama karena kekompakan mereka, " jadi bagaimana Kiba, kau mau bergabung kan sebagai pencari informasi kami?" Tanya Naruto.

" sebenarnya ada hal yang mau ku akui, selama ini aku meneliti dan mencari informasi tentang pahlawan ini adalah untuk membalas jasa, kau tahu wanita yang bernama Inuzuka Hana dia kakak perempuanku yang telah kalian selematkan dari om om mesum. Jadi dengan senang hati aku akan melaksanakan tugasku dengan baik. . " jelas Kiba

" oh terima kasih banyak Kiba. ." Naruto langsung meluk Kiba.

" kan seharusnya aku yang berterima kasih" ucap Kiba dan Gaara ikutan meluk mereka berdua karena pelukan mereka terasa ada yang kurang mereka bertiga melirik Kyuubi yang dengan santainya makan sepertinya menghindari hal kekanak kanakan.

" apa? jangan melihatku seperti itu. ." tanpa basa basi lagi ketiga orang itu bareng meluk Kyuubi ." uwaahh. . .!" teriak Kyuubi

~ keesokan paginya~

tepatnya di sekolah SMAN Konoha Gaara di bawa Kakashi-Sensei menuju kelasnya menjadi murid baru disini karena sudah berhasil dibujuk Kyuubi untuk pindah ke konoha.

Di suatu kelas yang depan kelas banyak ceweknya sedangkan cowoknya lebih suka mojok Di belakang

" nah anak anak perkenalkan, teman baru kalian yang datang dari sunagakure. . . Akamizu-san silahkan perkenalkan dirimu. . " perintah kakashi " Akamizu Gaara dari sunagakure. ." ucap Gaara singkat " adakah yang lain yang ingin kau katakan. .?" Tanya kakashi.

" tidak perlu " yang lain makin sweatdrop melihat murid baru yang sangat dingin " kalau begitu kau boleh duduk dengan. . " Kakashi menggantung kata katanya karena melihat Gaara telah berjalan mendekati bangku yang dipilih Gaara sendiri.

" disini tidak apa kan?" Tanya Gaara.

" yah kau boleh duduk dengan Hyuuga-san. ." jawab Kakashi radak gugup juga setelah Sasuke ada lagi orang yang seperti ni tanyanya dalam hati.

" kita akan lanjutkan pelajaran kemarin . . . setelah sampai disini apa ada yang perlu kita bahas bersama " dan begitulah kakashi menjelaskan materinya ditengah tengah pelajarannya murid baru dan yang disebelahnya tepatnya Gaara dan Neji sedang ngobrol tanpa memperhatikan yang lain maksudnya pandangan tetap menuju ke arah papan tulis namun mereka sedang mengadakan komunikasi.

" lama tidak bertemu Akamizu-san. . ." Neji memulai pembicaraan dan mendengar itu Gaara hanya menyeringai .

" kau masih ingat rupanya Hyuuga-san. . "respon Gaara.

" wah wah berani sekali kau duduk disampingku Akamizu-san, atau boleh kubilang calon kazekage ( walikota ) karena kedudukan ayahmu akan segera kau gantikan. . ". Ujar Neji.

" sebenarnya Hyuuga-san sekarang ini terkadang aku juga mengambil alih pekerjaan ayahku itu. . ." jelas Gaara.

" heh. . " Neji tersenyum kecil

Saat istirahat pun berlangsung dan di sebuah bekas gudang yang sudah di bersihkan dan sekarang digunakan untuk menyimpan beberapa meja murid ada dua orang yang sedang melakukan pembicaran di tempat sepi seperti ini supaya menjaga agar gossip tentang mereka tidak dibicarakan.

Saat ini di balik pintu yang tertutup Neji menghimpit Gaara dengan tembok dan mendekap pinggangnya agar tidak terlalu banyak bergerak, " apa yang mau kau lakukan Neji. ." nadanya datar tanpa ekspresi.

" menghukum orang yang sudah lupa pada pacarnya sendiri dan lebih memilih pekerjaannya serta tidak mau satu sekolah dengan kekasihnya. . " ucap Neji sambil terus menciumi bau yang khas dari Gaara karena bau ini yang sudah dirindukannya.

" jangan-jangan kau memang berniat selingkuh hah?" ucap Neji lagi yang sekarang sudah mulai mengincar leher putih Gaara. " aahh. . apa maksudmu dengan selingkuh itu?" dibalik desahannya Gaara tidak mau menimbulkan hal hal yang lebih lagi bisa gawat kalau Neji terangsang bisa merusak hari pertamanya masuk sekolah jadi dia sedikit sedikit mengatur kembali kata katanya.

" oh ya terakhir kali aku ke suna aku melihatmu keluar berdua saja bersama pria berambut orange lebih tinggi darimu orang aneh yang tidak peduli dengan apapun dan memakai mobil kesayangannya yang berwarna merah. ." jelasnya sesuai dengan apa yang dilihatnya bulan lalu saat datang ke suna untuk mendampingi ayahnya bukannya bertemu Gaara dan mengajaknya berduaan malah memergoki Gaara sedang naik mobil merah milik seorang pria berambut orange. 'Kyuubi' pikir gaara dalam hati.

" oh kau bertemu dimana?" Tanya Gaara " oh jadi kau mengakui perselingkuhanmu itu tuan calon kazekage. . " kali ini Neji makin dalam menciumi leher Gaara " ehggh.. . bukan begitu. . " Gaara menggeliat saat berada dalam pelukan Neji namun tidak bisa bergerak banyak.

"saat itu kau keluar dari toko kain dan kau segera masuk kedalam mobil itu dan sepertinya pria itu juga menaruh hati padamu. . " sambung Neji lagi.

" owh kau cemburu pada orang yang salah Hyuuga-san. . " tanpa merespon kata kata Gaara dan Neji terus saja menciumi leher itu " sebenarnya aku ditugasi orang itu untuk menjaganya. . .enghh. ."

~ di kelas X2 ~

Naruto dan Kiba sedang berbincang bincang membicarakan kedatangan Gaara di sekolah ini. "mana Gaara sih kok gak ada di kelas ini jangan jangan dia berada di kelas lain lagi. . " ujar Naruto agak kesal dan di sebelahnya Kiba yang mendengarkan rekaman di kelas X1 kemarin tiba tiba saja tertawa sendiri dan muncul juga semburat merah di wajahnya. Sangat terlihat jelas.

Naruto yang memperhatikannya " kau kenapa Kiba?" Tanya Naruto agak bingung melihat Kiba yang tersenyum dengan sendirinya. Namun tak ada sahutan dari Kiba tentu saja kan sekarang kupingnya Kiba sedang ditutup oleh headset jadi gak akan denger omongan yang seperti tu.

" Kiba. . Kiba. . ." panggil Naruto sambil menggoncangkan tubuh Kiba namun tetap saja tidak ada respon. Tidak menunggu waktu lama Naruto mengambil ancang ancang segera melepas salah satu headsetnya dan " WOI. . KIBAAAA DENGANRKAAN AKUUU. . ." teriak Naruto penuh semangat saat telinga Kiba sudah di lepasnya dari headsetnya.

" uwaaahhh. . " Kiba menutup kupingnya yang pengang dan segera ,menyahuti Naruto sebelum makin banyak lagi tingkahnya.

" apa sih Naruto? Kau ini berisik sekali. . ."sahut Kiba karena terganggu aktifitasnya.

" ayo ikut aku mencari Gaara emang dia di kelas yang berbeda apa? Wah gawat ! " Naruto panic sendiri. " iya iya ayo kita cari. . ." mereka mencari dari kelas X9 urut sampai X1 Ternyata sampai di X6 tidak ada murid baru da di X 5 saat hendak masuk ternyata ada Iruka yang keluar dari kelas itu.

" Naruto-sama. . . ada apa?" Tanya Iruka manis

" sa. .sama? Iruka sensei anda siapanya Naruto?" Tanya Kiba heran.

" ah Kiba aku belum bilang ya selain dia ini sebagai pengajar dia adalah pengasuhku yang dikirim ayah dan ibuku. . . jadi dia tahu juga kok masalah pahlawan ini. . ." jelas Naruto.

" selamat datang juga Kiba-sama saya dengar anda juga bergabung di tim ini memang tidak salah juga sih kemampuan anda tidaklah diragukan,sebenarnya saya juga lho yang menentukan Naruto sama duduk dengan anda. . ." ujar Iruka

" anu Iruka-sensei tidak usah pakai 'sama' tidak cocok ah lagi pula andakan guru saya. . . tidak enak jadinya. .." Kiba mengatakan itu karena risih ada embel embel sama dan mendapat anggukan setuju dari Naruto.

" iya nih Iruka sudah dibilangi berkali kali juga. . ." kata Naruto sambil menggembungkan pipinya pertanda kalau dia sedang sebal ' maniis ' pikir Iruka dan Kiba bersamaan untung saja mereka berdua ini tipe cowok uke jadi tidak sampai suka naruto.

" uwaahh Naruto kau manisss. . ." ujar Kiba sambil memeluk Naruto.

Dan ada sepasang mata onix yang sedang mengawasi gerak gerik mereka semakin memincingkan matanya melihat kejadian itu ' awas kau Inuzuka.' Orang itu segara meninggalkan tempat itu dengan hati yang panas ' dia kan sedang digosipkan dengan Shikamaru apa dia juga mau merebut Naruto' pikirnya dan segera dia bersweatdrop sendiri 'sejak kapan aku percaya dengan gossip '.

' hah sudalah pokoknya tidak ada yang bisa merebut Naruto dariku' hayo reader pasti nanya ya apa yg sebenernya terjadi antara Naruto dan Sasuke ya? Hayo ! hayo? * reader: enggak!* iya ya ya ya? Jadi gini sebenernya Sasuke itu suka ama Naruto dari kecil tapi biasa seorang Uchiha suka jaga gengsi. #maksa.

FLASHBACK.

Sasuke kecil sangatlah pendiam perwatakannya sangat tidak berbeda jauh dengan keadan sekarang ini saat di masih duduk di bangku SD dia selalu bersama Naruto dudukpun sebangku. " kau kenapa Sasuke kok kelihatan sedih? Ada yang mengganggumu ya?" ucap Naruto kecil yang masih imut imut dan maniss.

" hn" nih orang kalau lagi sebel gak kecil gak besar sama aja ucapannya namun ada yang berbeda matanya mampu mengartikan perasaannya dan belum mampu menyembunyikan apapun. Tatapan sedihnya menghiasi wajah tampan nan lucunya.

" tenang saja Sasuke kalau lain kali kau diganggu lagi panggil saja namaku jangan sungkan. . " tawar Naruto.

Dan Naruto sudah tahu siapa yang sering mengganggu Sasuke dan segera didatangi bangkunya " hei kalian jangan suka mengganggu Sasuke. . ." Naruto berkata sambil menggebrak meja mereka.

" hei anak kecil . .* lah emang situ juga gak kecil?* jangan sok ngebelain dia ya kayak lo pahlawan aja?" pimpinan kelompok itu mulai angkat bicara.

" emang Naru ini pahlawan! Pahlawan yang akan selalu melindungi Sasuke. .!" Sasuke yang sedang duduk dibangku agak kaget juga karena menyangkutkan namanya.

" ahh. . banyak gaya kamu. ." mereka bertiga mengeroyok Naruto, dan Sasuke tidak bisa berbuat apa apa karena dia juga pasti tidak bisa mengalahkan mereka.

" cuihh" Naruto memuntahkan darah yang ada di giginya yang tadi sempat ditonjok dan dengan pukulan " mulut Naru pahit. . ." ucapnya polos ,bersamaan dari mereka bertiga Naruto jatuh tersungkur dan sepertinya pingsan karena itu Sasuke segera memeriksa keadaan Naruto sementara pelaku langsung kabur karena Naruto tidak segera sadar juga.

Dan selama hampir 5 hari Naruto mendapat perawatan dari rumah sakit ' dia sampai seperti ini gara gara aku' ucap Sasuke dalam hati. Sasuke sempat mengirimkan bunga bakung ke rumah sakit namun kata ibunya bakung itu artinya kesedihan jadi Sasuke salah kasih bunga. Saat di toko sih dia hanya bilang bunga terserah.

Saat Naruto sudah keluar dari rumah sakit Sasuke hendak meminta maaf atas kesalahan pengartian bunganya habis dia tidak terlalu suka bunga,

" maaf aku salah kirim bunganya sungguh aku tak sengaja " ucap Sasuke sedih. Naruto yang melihat itu mencoba menenangkannya

" ah tidak apa lagipula kau masih mau memberiku bunga saja itu sudah cukup, tapi aku juga sama sepertimu tidak terlalu suka bunga jadi sebenarnya aku juga tidak mengerti artinya " jelas Naruto.

" pokoknya aku minta maaf padamu terutama karena gara gara aku kau sampai masuk rumah sakit. . ." sesal Sasuke.

" oh, jadi karena itu wajahmu jadi murung begini, Sasuke dengarkan aku kalau aku sudah besar dan sudah kuat Nanti apalagi sampai menjadi pahlawan orang yang sangat ingin kulindungi adalah Sasuke. . ya! Jadi kau juga harus tambah kuat nanti kita sama sama akan membasmi penjahat seperti mereka. . " ucap Naruto penuh semangat. Sasuke hanya menganggukan kepalanya.

Sejak saat itu Sasuke selalu menyukai sosok ceria Naruto karena memang mereka masih kecil namun saat mereka mulai menginjak kelas 6 Sasuke sudah tahu yang namanya cinta, akhirnya hanya bisa salting sendiri dan mulai menjahili Naruto seolah mereka musuh padahal rasa cinta yang terpendam begitu besar. Rasa tinggallah rasa, mungkin Sasuke tahu bahwa Naruto kecil tidaklah bisa dipegang janjinya karena masih belum mengerti apa apa.

Karena itu semua janjinya untuk Sasuke hanya dianggap angin lalu saja sampai sekarang.

FLASHBACK END.

Balik lagi ke kiba, Iruka-sensei dan Naruto.

"oh ya Naruto, sebenarnya tadi ada perlu apa?" Tanya Iruka heran.

" oh ya aku lupa aku mau tahu kelas Gaara dimana kok tidak sekelas denganku sih" ucap naruto.

" ooh memangnya Gaara-sama ada di sekolah ini?" Tanya Iruka.

" ya dia murid pindahan baru yang datang pagi ini. . " lanjut Kiba.

" ooh kalau itu tadi diurus oleh Kakashi. .mungkin sekarang dia berada di kelas X1 . .. " Kiba dan Naruto diam dan merinding bersamaan 'sahabatnya Gaara harus menerima atmosfir kelas x1 yang sangat menjengkelkan menurut Naruto karena adanya Sasuke yang sangat kurang ajar itu.

" Gaa.. Gaara di kelas x1 . . yang benar saja?"

Tbc. . . .

Haduhhhh. . bagian Neji-Gaa, author nggak kuat nulisnya. . . tapi akhirnya ditulis juga kekeke (ketawa evil).

Balesan RIPIU-ups- REVIEW. . .

CCloveRuki / Chiharu ChieBby *?* : ne, arigatou. . . atas bimbingannya. Habisnya shee kagak ngarti yang begituan . . ntar sebelum publish biar shee minta tolong ma yuki ja, , dia kayaknya lebih ngerti dari pada shee biar nggak banyak yang salah, yah intinya sih makasih banyak udah ngasih pengetahuan baru buat shee. .

Arigatou Gozaimasu. . . . hountou!. . tapi moga aja bisa suka ma cerita shee.

Shee seneng banget!, dan semoga bisa bermanfaat!

Nyx Keilantra : sesuai permintaannya Nyx, aku apdetnya cepet. . semoga suka!, Oh ya soal yang itu, sebenernya aku suka banget sama sosok kyuubi yang digambarin sama KP, itu, disini kyuubi itu Cuma buat menghalangi sasuke aja. Istilahnya itu penghalang lah. . kalau soal gaara, aku paling suka kalau trio uke dan trio seme itu berkumpul gitu. . . maaf kalau tulisannya ganggu. . tapi yang ini sudah berusaha sebaik mungkin tapi jika masih ada salahnya mohon shee diberi tahu ya?

Jeongmal Kamsa Hamnida. . .! * jiahh bahasa gue!*

Vivinetaria : hai. . salam kenal juga .. . !

ya. . shee minta maaf, kalau tulisannya ganggu. . . tapi di chap ini. .shee mencoba yang terbaik. .semoga saja nggak mengecewakan dan sesuai dengan saran yang telah diberikan. . . kalau shee ada kesalahan lagi mohon diberi tahu. . dan dibimbing ya?

Untuk semangatnya gomawo! FIGHTING! . . .

Jiahh senengnya! Banyak yang ngasih masukan. . jadi semangat buat ngelanjutinnya!

PLEASE REVIEW !


« Prev Ch 2 of 3 Next »

Review

Share: Email . Facebook . Twitter

Story: Follow Favorite
Author: Follow Favorite

Contrast: Dark . Light
Font: Small . Medium . Large . XL

Regular Site . Blog . Twitter . Help . Sign Up  Top