FanFiction.Net
Just In
Community
Forum
V
More
for Moon's Child

5/26/2020 c3 16Azumaya Miyuki
Chapter tiga.

Hahaha, skill Killua sebagai pembunuh bayaran benar-benar sudah aus dan berkarat sampai bisa tertipu dengan begitu mudahnya. Tapi pasti pikirannya sangat kalut sampai-sampai detil-detil yang terlihat aneh (seperti lampu kamar pasien yang dipadamkan) bisa terlewatkan begitu saja. Dan melihat Killua yang benar-benar kalang-kabut dengan rencana Leorio dkk., juga scene pas dia tumbang di akhir benar-benar membuatnya tampak manusiawi dan menggemaskan. Oh ya, Leorio juga jadi kelihatan sangat cerdas di chapter ini haha. Walaupun nggak bisa dipungkiri bahwa itu pasti berkat kehadiran Kurapika di belakang layar.

Wah aku benar-benar suka kalimat-kalimat yang dibangun di chapter ini! Kalimat favoritku adalah waktu hantu-Gon memeluk Killua dan Killua berpikir kalau dia sudah mendekati kematian. ‘Mati dalam pelukan Gon, apa lagi jalan kematian yang lebih baik dari ini?’. Terkesan indah dan menyentuh sekali buatku.

Dan… chapter ini membuatku kembali goyah. Apakah Killua memang benar-benar ada rasa dengan Gon? Atau kecemburuannya itu murni karena ingin melindungi Alluka sampai-sampai terkesan brother’s complex? Karena disini emosi Killua digambarkan kompleks sekali, agak sulit dibaca. Tapi sama sekali tidak mengurangi kesukaanku terhadap penokohan Killua di fic ini sih. Malah itu yang menjadikan alur dari fic ini semakin menarik.

Aku nggak sabar menunggu kelanjutannya. Di sinopsis, katanya Kurapika akan meminta sesuatu pada Nanika, ‘kan? Illumi juga akan muncul (dan mengincar Kurapika, wah wah wah). Pasti akan seru dan penuh kejutan. Ditunggu kelanjutannya, author-san. Ganbatte!

Salam,
A.M
5/26/2020 c2 Azumaya Miyuki
Lanjut ke chapter dua, ya.

Waduh, padahal aku sudah bersiap untuk momen-momen manis KilluGon namun yang terjadi malah benar-benar sebaliknya. Hahahaha *ketawa miris, pundung di pojokan*

Ketika baca bagian awal aku tidak menyangka Killua akan berpikiran begitu jauh terhadap Gon. Sampai merunut pada usia berapa Ging sudah memiliki Gon dan memikirkan fakta bahwa Ging pada akhirnya meninggalkan ibunya Gon, juga khawatir kalau itu bakal terjadi pada Alluka. Kesannya tidak selogis Killua yang biasanya. Sampai-sampai di awal aku berpikir, ‘Killua, kau tidak boleh memiliki asumsi seburuk itu pada Gon. Dia ‘kan sahabatmu!’. Begitu.

...tapi pas tahu Gon mencium Alluka, rasanya pengen ikut ngebacok deh. Gon, kau tak sepolos yang kukira! Dan Killua, pengen peluuukk. Dia pasti sangat terluka karena disamakan dengan Illumi oleh Alluka. Hiks hiks.

Chapter ini berhasil memberikan kejutan yang diluar dugaanku. Sejujurnya waktu chapter pertama aku menangkap kecemburuan Killua lebih berakar pada rasa suka terhadap Gon tapi ternyata di chapter ini dia lebih ingin melindungi Alluka. Benar-benar nggak nyangka, haha. Good job, author-san.

Okedeh, kejutan apa lagi yang akan muncul di chapter selanjutnya? Aku akan lanjut membaca!

Salam,
A.M
5/24/2020 c1 Azumaya Miyuki
Halo, halo! Maaf baru sempat baca dan review sekarang, ya. Pertama-tama aku mau mengucapkan terima kasih banyak karena sudah membaca dan me-review Rain. Kedua, aku mau berterimakasih (lagi) karena author-san sudah ikut meramaikan fandom HxH yang sedang sepi. Selamat datang ya di fandom HxH Indonesia ini.

Penulisan di chapter satu ini secara keseluruhan menurutku enak dibaca, beberapa kata juga terkesan ‘nyastra’ yang menjadi poin plus untukku. Untuk pemilihan kata baku yang digunakan patut diacungi jempol. Satu-satunya yang menjadi kekurangan bagiku adalah penulisan yang terkadang tidak konsisten antara baku dengan santai, terutama di bagian percakapan. Mungkin kalau mau menggunakan kata kurang baku bisa ditulis dengan cetak miring.

Misalnya, “Kenapa, Killua, kok bengong?” mungkin ‘kok bengong’-nya bisa dicetak miring atau bisa diganti menjadi “Killua, kenapa melamun?” agar terkesan lebih baku. Hanya sekadar saran ya, hehe.

Sejauh ini penggambaran Kurapika adalah yang menjadi favoritku (mungkin karena dia memang chara HxH favoritku juga? Wkwkwk) meskipun aku nggak bisa membayangkan dia mengecup tangan wanita. Atau apakah sekarang dia memiliki kebiasaan itu sejak Dark Continent-Succession Contest arc? Aku belum baca soalnya haha (ketauan begonya). Dan Gon polos sekaliiii, sangat tertarik dengan ‘taman bermain’ yang diceritakan Kurapika ya. Masih terlalu cepat bagimu untuk mengadu peruntungan di kasino, nak.

Bagian humor dalam chapter ini menjadi sentuhan yang bagus menurutku. Seperti bagian Killua yang jatuh ke laut terus nyetrum ikan sampai pada mati hahaha. Dan Leorio yang sempat-sempatnya mikir bakal menjadi kaya raya kalau menemukan virus baru. Mata duitan seperti biasa.
Also, Killua yang cemburu terlalu menggemaskan (?). Kunantikan momen ke-unyu-an KilluGon di chapter-chapter berikutnya.

Okedeh, cukup sekian dulu review dariku. Maap ya kalau kepanjangan wkwkwk. Keep writing, author-san. Semangat!

Salam,
A.M
2/21/2020 c1 24ButterPeanut
Kamuuuu aku suka sekaliiii cerita, maksudnya, Chapter ini. (sebenernya aku mau review di Chapter 2 aja, tapi gapapa deh-). Pokoknya diksi kamu sederhana tapi detail dan bisa kegambar dengan jelas gitu loh, aduh udah lama ga baca fic model begini wkwk. Kebetulan aku lagi bucin KilluGon dan aku nemu harta karun ini.

Aku suka banget si pas si Killua dibangunin, terus ngobrol meski dikiiit banget sama Gon di dapur. Tapi aku juga ga bakal lupain perempuan manis kita, Alluka yang di sini agak OOC, tapi tetep imut kayak di anime huhuhu.

Dan pas Kurapika ngomongin soal latar belakangnya pakai sensor sana sini dengan kode sama Killua itu juga bikin aku makin yakin bahwa. jalur ship!Friendship Kurapika Killua itu terbentang luas dan amat muluz meski ga jauh-jauh amat.

Dan Leorio beneran kayak ayah dari Gon gitu loh, pas dia ngomong soal ditinggal anak nikah, ya ampun di situ aku ngakak banget XD

Pokoknya aku suka banget! Keep writing! Love from ButterPeanut

Twitter . Help . Sign Up . Cookies . Privacy . Terms of Service