Who Never Cared

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Pairing :NaruFemSasu

Hati-hati banyak typo dan hal- hal yang tidak mengenakan lain

Chapter 2

Pagi yang buruk bagi sasuke sudah ditendang kepeleset lagi memang pepatah benar sudah terjatuh tertimpa tangga pula yang membuat lututnya memar karena terpeleset lantai licin di kamar mandi

Itupun diperparah karena kejadian menindih tubuh naruto,ia mengaku salah karena ia melanggar batas wilayahnya karena tak tahan dengan aroma tubuh suaminya yang memabukan dan iapun tak tahan untuk memeluk tubuh tegap suaminya itu dan apakah itu salah ? Sasuke tak tahu

Sasuke tahu Kenapa Naruto sangat membenci dirinya, Dia sangat tahu karena dialah yang menyebabkan orang yang di cintai naruto meninggal.

Pagi hari ini di kediaman Uzumaki

Naruto telah bersiap-siap pergi kesekolah dengan seragam khas Konoha High schoolnya "tas ada , ponsel ada yah lengkap semuanya"ujar Naruto sembari mengemas peralatan sekolahnya kedalam tas.

"Sasuke cepat kau siap- siap aku tak mau kita terlambat" perintah Naruto dengan lantang yang membuat sasuke panas dingin.

"Ya aku sudah selesai Naruto-kun "

"Sasuke bersikaplah seperti biasanya di sekolah jangan terganggu dengan hubungan ini,mengerti sasuke?" Nasehat Naruto pada sasuke yang kelihatan murung .

0

"Naruto ,kulihat dari tadi kau kurang bersemangat, ada apa?"tutur sahabat baik uzumaki Naruto si rambut pink yang bernama Sakura itu.

"Tidak apa-apa Sakura-chan,aku hanya sedang banyak pikiran saat ini." Jawab Naruto sekenanya .

"Apa tentang masalah pernikahanmu dengan sasuke, naruto kau tampak jadi lesu begitu?" Tanya Sakura yang membuat Naruto terjolak kaget

Setelah menghela nafas Naruto mulai angkat bicara " ya bisa dibilang begitu" tuturnya agak lesu.

"Naruto sebagai temanmu baik, aku hanya memperingati terimalah keberadaan sasuke di hatimu jangan terus menutup dirimu terus naruto" ujar Sakura manenasehati sahabat dekat nya yang juga orang yang ia cintai itu.

Ya sakura menyukai sahabat pirangnya itu sejak pertama kali bertemu denganya pada saat kelas satu .Tapi mungkin rasa cintanya takkan terbalas oleh Naruto , ya ia tahu naruto masih sangat mencintai kekasihnya dulu yang sudah tiada dan kehadiran sasuke membuatnya tak begitu berharap akan cintanya terbalas .

Sasuke duduk di bangkunya yang paling belakang , ia tidak begitu banyak mempunyai teman karena sikap pendiam dan dinginnya itu orang orang jadi enggan berteman dengannya

Sasuke sedikit cemburu melihat kedekatan Naruto dan Sakura yang begitu akrab,dia begitu berharap Naruto mau meluangkan waktu atau setidaknya berbicara pun dengannya pun jarang bahkan melirikpun padanya tidak, menyedihkan bukan.

Setelah pulang sekolah Naruto dan Sasuke tidak langsung pulang ke rumah mereka terlebih dahulu pergi ke toko lukisan untuk mengambil pesanan ibunya . "Hey Naruto-kun kau mau mengambil pesanan ibumu ya"?" tanya paman pemilik toko tersebut ramah.

"Iya paman apakah sudah bisa di ambil?jawab naruto

"Sudah bisa di ambil kok, oh iya , Naruto ini siapa yang disampingmu itu, cantik sekali,apakah dia pacarmu Naruto ? " tanya paman itu sedangkan sasuke pipinya memerah mendengar pujian paman itu dan mengira ia pacarnya naruto padahalkan sudah menjadi istrinya.

"Bukan,dia bukan pacarku paman" jawab Naruto yang membuat sasuke teriris hatinya mendengar jawaban naruto tersebut.

"Oh iya ini lukisannya silahkan datang lagi lain waktu"

Dirumah

"Sasuke kenapa kau tampak gelisah, ada apa? Kau mengganggu tidurku saja"

"Maafkan aku ,aku tak bermaksud mengganggu tidur naruto-kun"

"Terus kenapa kau masih belum tidur dan tampak gelisah"

"Aku hanya takut tak tahan untuk memeluk Naruto-kun aku takut naruto-kun marah padaku"

"Jadi malam kemarin kau diam- diam memelukku dan menindihku haah jawab aku?" tanya naruto penuh selidik

"I-yaa benar" jawab sasuke ketakutakan.

"Jadi sekarang kau mau apa agar kau cepat tidur?" tanya Naruto.

"Aku ingin memeluk mu sekali ini saja , ku mohon" mohon sasuke dengan nyali yang sedikit ciut melihat tatapan sangar dari samg suami.

"Ya sudahlah, tapi jangan sampai kau menidihku seperti tadi pagi, kau mengeri?"

"Aku mengerti" jawab sasuke penuh kebahagian.

Sasuke mulai mendekat menuju naruto lalu ia memeluk pinggang yang kokoh naruto dan kepalanya menyender ke dada bidang naruto dan mulai tertidur dengsn lelap.

Sedangkan Naruto melihat wajah, lekuk tubuh istrinya dan kulit putih istrinya itu mengingatkan pada mendiang hinata kekasih naruto dahulu .Dari warna rambut yang sama* sama agak kebiruan,kulit putihnya hampir sama dan paling menonjol dari mereka adalah lekuk tubih keduanya menurut naruto sama yang beda ya matanya sangat berbeda hinata putih keunguan , sasuke hitam.

Dan mulai saat itu rasa bencinya pada sasuke mulai agak surut

Tbc

Yang berkenan review ya