Who Never cared

Disclaimer©Masashi Kishimoto

Author : Minyak Tanah feat Pidia

Pairing : NaruFemSasu

Warning: Bubur typo, FemSasu,alur kecepetan dimohon pengertiannya

Ok

Tak biasanya keadaan kelas menurut sasuke begitu menyenangkan yah begitulah yang ia rasakan saat ini.

Kenapa bisa Author- san?

" hush hush jangan tanya sama aku tanya saja pada sasuke yang lebih tahu kan dia yang ngerasainnya"

" kan Author yang bikin ide ceritanya sasuke kan cuma nama yang author manfaatkan dari Masashi kishimoto yang terkenal dengan judul manga dan anime bernama Narto syaifuddin kan huh author yang tak punya kreatifitas dan inovasi aku tendang saja sana ke Antartika"

"Eeh kok Narto Syaifuddin bukannya Barito Saputra ya" author tampang beloon menimpali human error seorang reader yang begitu kecewa

" Dasar tampang beloon semua yang benar itu Naruto shippuden ih author beloon mau- maunya bikin fanfic padahal cerita jelek typonya banyak ga sesuai Eyd yang nikmat dibaca dan dipandang untung ada aku Pidia juru selamatmu Minyak tanah- kun i love you too"

" eh pidia tadi mence

mooh sekarang berlaga manis menyatakan cinta hah kiamat sudah dekat memang" author strees silahkan bawa ke Rsj terdekat para readers semua

" eh kok minyak tanah- kun malah gitu sih ga suka ya aku tembak kamu di saksikan para readers semua hoh ya sudah bila minyak tanah- kun menolak ku ku pasangkan kau jimbo- san gendut khuuu khhu aku bisa puas puas melihat adegan yaoi gratis."

" eh kukira kau sudah sembuh dari kencaduanmu itu ternyata ternyata kau... baik baik aku terima pernyataan cintamu "

Dan Akhir bahagia bagi kedua author kita dan hanya mendapatkan sorakkan dari para readers yang ngamuk

Sebelum para reader ngamuk author lanjut dulu ya ceritanya setuju

Ok

Start

Sasuke begitu bahagia saat ini bisa duduk sebangku dengan Naruto dan dapat terus memandanginya intens

Hah itu dulu mungkin mimpi bahkan impian sasuke sejak Sasuke mengenal cinta pertamanya Naruto.

Tapi sasuke pun masih gelisah jika bayang- bayang hinata menghantui dirinya dan hubungannya dengan Naruto yang tampak agak menghangat akhir akhir ini

Sasuke tak mau hubungannya dengan Naruto kembali dingin dan tak bersahabat ia sudah sangar bahagia saat ini

Tapi bayang- bayang Hinata masih meliputi pikiran Naruto sampai saat ini.

Sasuke takut kalau Naruto mengungkit- ngungkit kematian hinata dan menyalahkannya.

Dan iapun ingat bagaimana Hinati Mati jatuh dari gedung sekolah satu tahun yang lalu

FlashBack

" Naruto- kun Bisakah sehabis istirahat kau menemuiku di atap sekolah ada hal yang penting ingin ku sampaikan padamu"

"Tak bisakah kau bicarakan disini sasuke"

" maaf tapi ini sangat penting Naruto- kun aku tak ingin orang lain mendengar percakapan kita ku mohon"

" baiklah aku akan kesana nanti"

Sasuke hari ini akan mengungkapkan perasaannya yang tak bisa lagi di pendam oleh nya

Sasuke sekarang berada di atap sekolah yang memiliki 5 lantai tersebut dengan sabar menunggu naruto datang.

Ckleek pintu atap itu terbuka menampilkan Naruto yang basah karna keringat membuat penampilannya makin greeer untuk di pandang

' aduh kenapa Naruto- kun begitu sexy aduh aku jadi tambah gugup nih' batin sasuke mulai memintir rok seragamnya.

" maaf menuggu lama sasuke aku tadi lupa dan telat datang kemari" ujar Naruto lalu mendekati sasuke yang duduk di sebuah sofa tua yang sudah tak layak di pakai itu.

" tak apa Naruto- kun aku hanya ingin mengata- kan" gugup sasuke untuk melanjutkam perkataannya yang seakan lidahnya kelu mengatakan perasaannya yang menggebu- gebu.

"Mengatakan apa" potong Naruto agak tak sabaran.

"Kalau AKUU CINNTAA NARUTO- KUN KUMOHON JADILAH PACARKU"

ucap eh salah maksudnya teriak sasuke untuk menghilangkan kegugupan yang melandanya saat ini.

Sementara itu Hinata yang sedang membawa bento buatannya untuk naruto sedang menuju atap mencari keberadaan Naruto yang menurut teman sekelas Naruto sekarang pacarnya itu berada di atap bersama sasuke gadis cantik pendiam dan dingin menurutnya.

Hinata sempat berprasangka buruk pada Naruto dan sasuke takut- takut keduanya main - main dibelakangnya.

Tapi ia buang- buang semua prasangka buruk itu ia yakin Naruto takkan berbuat itu.

Tap..tap suara benturan sepatu dan ubin tangga beradu .

Hinata sekarang sudah berdiri di depan pintu atap dan perlahan - lahan membuka pintu untuk mengecek keberadaan Naruto.

Tapi sebelum pintu sepenuh nys terbuka, hinata mendengar suara teriakan perempuan yang terdengar asing ditelinganya lalu sedikit menyembulkan kepala untuk melihat Naruto dan perempuan yang bersuara tadi.

"KALAUU AKUU CINTAA NARUTO-KUN KUMOHON JADILAH PACARKU" terdengar teriakan yang membuat Hinata shock lalu membuka pintu itu kecang hingga menyebabkan suara dentingan pintu yang sangat keras hingga Naruto dan Sasuke kaget dan menengok ke arah pintu dan merekapun melihat Hinata yang sudah bergelinang air mata dan berlari menuruni tangga.

"Hinata ini tak seperti yang kau pikirkan kembalilah hey" kata Naruto lalu juga berlari menyusul hinata.

Sasuke terdiam tak tau apa yang menyebabkan Hinata menangis tetapi satu hal yang membuat sasuke yakin jika Naruto dan Hinata punya hubungan khusus. Ia pun ikut berlari menyusul mereka berdua.

"Hinata tunggu dulu aku bisa jelaskan kau salah paham" Naruto terus berlari mengejar hinata akan tetapi kerjadian tak terduga menimpa hinata. Ia tak mampu mengendalikan lari nya sehingga membablas penghalang atau besi pengaman hingga ia terjatuh dari lantai 4 gedung sekolah itu.

"Arrgh" teriakan pilu hinata menandakan ia sangat kesakitan.

"HINATAAAAAAA" jeritan Naruto yang begitu keras hingga membuat sasuke yang tak terlalu jauh dengannya terbelalak kaget' ada apa dengan Naruto dan Hinata' batin sasuke lalu segera menghampiri Naruto yang kini terduduk dilantai sambil menangis dan terus memanggil Nama Hinata.

Sasuke perlahan- lahan menghampiri Naruto lalu memeluknya memberikan kenyamanan untuk Naruto.

Lalu Naruto yang tadi menunduk kini mendongak kearah pelaku pemeluknya dan cepat- cepat menghempaskan tangan dan tubuh pelaku pemeluknya dengan Kasar setelah ia tau pemilk tangan itu a.k.a sasuke.

" aku tak akan memaafkanmu sasuke gara- gara kau Hinata salah paham dan sekarang ia..iaa ahhh pergi kau " lalu naruto menendang sasuke hingga terpental membentur tembok dan pergi menuju bawah untuk mengetahui keadaan hinata.

"Arghhh sakit kenapa Naruto- kun sekasar itu aku tak bermaksud seperti itu maafkan maafkan aku Naruto- kun" sasuke menangis bukan karna sakitnya tendangan Naruto melainkan hatinya yang sakit diperlalukan seperti itu tanpa kata- kata maaf sebelum Naruto pergi.

Dibawah tepatnya lokasi hinata terjatuh semua murid, guru bahkan petugas keamanan pun berkumpul di lokasi itu.

Keadaan Hinata begitu memprihatinkan kepalanya berlumuran darah dan tampaknya kakinya juga sudah dipastikan hinata tewas Saat itu juga.

Mayat Hinata lalu dibawa ke rumah sakit untuk di periksa sedangkan Naruto dan beberapa orang diperiksa di kantor polisi untuk menanyai keterangan- keterangan saksi dan polisi pun menyimpulkan bahwa ini kecelakaan murni tunggal dan tak ada yang di tahan karna kasus itu.

Dan mulai saat itu Naruto sangat membenci sasuke dan terus menyalahkannya atas kematian Hinata.

Flashback off

Bel tanda masuk berbunyi membuat sasuke sadar dan cepat- cepat mengeleng untuk melupakan peristiwa itu.

"Ohayou anak- anak selamat pagi" sapa laki- laki muka bermasker yg diketahui bernama Kakashi wali kelas sekaligus guru biologi di kelas Naruto dan Sasuke.

"Ohayou sensei, tumben ga telat" sapa balik semua murid lalu diikuti celotehan kiba orang terberisik di kelas itu.

" haha ternyata aku cukup terkenalnya sampai tahu kebiasaan ku oh ya anak- anak kita kedatangan murid baru hari ini ia seorang perempuan, hanabi tunjukan dirimu"

Murid baru yang di panggil kakashi pun mulai menunjukan diri

Naruto begitu kaget melihat murid tersebut dan sasuke pun cukup kaget dengan wajah murid baru itu yg begitu mirip dengan Hinata.

"Perkenalkan Namaku Hanabi Hyuuga' mohon bimbingannya teman- teman" ujar hanabi membungkuk lalu menatap satu - persatu murid di kelas itu dan penglihatannya terkunci oleh dua sosok dua manusia berbeda gender di bangku paling belakang' itu ya namanya Naruto pantas saja Hinata begitu mencintainya parasnya begitu tampan akupun bisa jatuh cinta padanya lalu di sebelahnya pasti sasuke orang yang telah membunuh Hinata nee akan kubalas kau atas kematian kembaranku dan ku rebut naruto dari sisi mu khhuu khhuu' batin hanabi menyeringai iblis lalu duduk ia berjalan menuju bangku kosong yg berada di depan bangku Sasuke dan Naruto.

Mau tau kelanjutannya tunggu chapter berikutnya sampai jumpa

Tbc

Yang baik hati silagkan me review fanfic abalku ini

Sekian terima kasih