Title : "Sunflower "

Author : Y. Sunshine

Main Cast : Min Yoongi (Suga)

Kim Seok Jin (Jin)

Other Cast : BTS members

Genre : romance (maybe)

Legth : chaptered

Summary : Dia adalah matahari untukku, aku tak bisa berpaling darinya. Aku tak bisa mencari pengganti matahari dalam hidupku. Cukup dia, hanya jin hyung matahari dalam hidupku. Walaupun aku tak tahu bagaimana perasaannya padaku, sudahlah itu tak penting bagiku. yang terpenting aku ingin selalu ada di sampingnya.

Sunflower

"yoongi-ah.. aku kembali.." ucapnya lembut sambil tetap tersenyum ke arahku.

"n-ne .. selamat datang kembali hyung~" ucapku parau.

.

.

.

.

Chapter 2

Suga POV

"yoon.. bagaimana kabarmu?" tanyanya lembut sambil duduk di bangku seberang.

"e-eung.. aku.. aku baik-baik saja! ya aku baik-baik saja hyung" jawabku grogi. Ah tetap saja daridulu aku selalu grogi jika didekatnya, memalukan.

"kkk.. kau tak pernah berubah ya? Masih seperti 5 tahun yang lalu"

Aku buru-buru memalingkan wajahku ke arah lain, sebelum pipiku dipenuhi semburat merah gara-gara perkataan jin hyung. Dan saat ku palingkan wajahku saat itulah pandanganku bertemu dengan pandangan hoseok. Ada aura yang membuatku merasa tidak nyaman saat aku menatap mata coklat miliknya itu. Tapi hoseok buru-buru mengalihkan pandangannya ke luar jendela.

"kau terlihat akrab dengan murid baru itu hyung" tanya hoseok singkat.

"eh? i-itu karena dia temanku sejak kecil. Emm nanti saat istirahat akan aku kenalkan dengannya" ucapku ceria yang hanya di balas sebuah anggukan oleh hoseok. Entahlah aku merasa dia bersikap aneh sejak jin hyung datang tapi aku tidak terlalu memusingkan hal itu. Dan saat jam istirahat tiba aku kembali menyapa jin hyung, aku bermaksud mengajaknya makan siang bersama dengan hoseok.

"jin hyung.. bagaimana kalau kau m-"

"jinnie hyung~~ kajja kita makan siang"

Suara manja itu dengan seenaknya memotong perkataanku begitu saja dan saat aku menoleh, berusaha mencari siapa pemilik suara itu mataku bertemu dengan sesosok namja yang err.. cukup manis untuk ukuran namja dengan rambut orange menyala. Pemilik suara imut itu dengan santainya duduk di meja jin hyung dan mengalungkan tangannya ke leher jin hyung. Oke, aku dibuat shock oleh pemandangan yang terjadi didepanku sekarang ini. Dadaku terasa sesak melihat tingkah si namja manis itu. Ada perasaan cemburu yang menyelusup ke dalam hatiku. Juga berbagai pertanyaan muncul begitu saja. siapa dia? Apa dia murid disekolah ini juga? Kenapa aku tak pernah melihatnya?

"yaa hyungie~ kajja kita makan aku sudah lapar hyung" lagi, suara manja itu seakan menginstruksiku untuk segera sadar dari alamku sendiri.

"kkk baiklah taehyungie~ kajja kita makan.. kau manja sekali eoh" kali ini suara jin hyunglah yang menjawab ajakan si namja manis tadi. Aku masih dalam posisi seperti orang bodoh melihat kemesraan mereka. Mungkin aku akan melamun lagi jika hoseok tidak segera menarik tanganku.

"y-yaa hoseok kau mau mengajakku kemana eoh?" protesku pada hoseok saat tarikannya semakin kuat namun aku tetap bersikeras diam ditempatku berdiri sekarang.

"kajja hyung.. kita pergi" ajak hoseok sekali lagi.

"a-aku..."

"eh iya.. yoon kau tadi mau bicara apa?" tanya jin hyung sesaat kemudian sebelum tubuhku benar-benar ditarik hoseok.

"a-aku... ah tidak jadi hyung haha, maaf mengganggu kalian. Aku pamit dulu" mataku tiba-tiba saja terasa panas, jadi buru-buru aku menarik hoseok keluar kelas sebelum aku benar-benar menangis didepan mereka.

Jin POV

"a-aku... ah tidak jadi hyung haha, maaf mengganggu kalian. Aku pamit dulu" jawab yoongi dengan sikap yang aneh menurutku, dan setelah itu dia langsung keluar dengan menggandeng tangan namja yang duduk sebangku dengannya. Entahlah aku tak tahu kenapa dia bersikap seperti itu. Padahal aku ingin mengajaknya makan siang bersama dan mengenalkan taehyung padanya. Ah sudahlah mungkin dia sedang ada urusan lain dengan namja itu, tapi ngomong-ngomong apa hubungan mereka berdua ya? kenapa mereka terlihat seperti..

"aishh.. apa yang kupikirkan barusan" gumamku sambil mengacak rambut.

"eh wae jinnie hyung? Kau bilang sesuatu?" tanya taehyung bingung dengan tingkahku.

"ahahaha.. anniya taehyungie~ kajja kita makan siang katanya kau sudah lapar eoh?" ajakku berusaha mengalihkan pembicaraan dan langsung disambut dengan anggukan dari taehyung. Langsung saja dia turun dari meja dan memeluk lenganku manja, aku hanya menanggapinya dengan senyuman. Kamipun segera melangkahkan kaki menuju kantin. Dikantin tak sengaja mataku melihat yoongi yang sedang makan siang dengan namja tadi, tapi kulihat yoongi makan dengan tidak bersemangat. Kenapa dia? Apa yoongi sakit? Saking sibuknya dengan berbagai pertanyaan mengenai yoongi aku sampai tak mendengarkan taehyung.

"yaa jinnie hyung~ kau tidak mendengarkanku ya?" rajuk taehyung manja dengan mempoutkan bibirnya lucu.

"ah.. h-hyung dengar kok hehe"

"bohong.. kalau dengar coba ulang perkataan taehyung tadi"

Aku langsung diam karena memang sejujurnya aku tak mendengarkan perkataan taehyung, dan benar saja dia langsung mempoutkan bibirnya lagi. Terlihat begitu menggemaskan di mataku.

"tuh kan hyung tidak mendengarkan taehyung.. hyung menyebalkan"

"kkk mian taehyungie~ tadi hyung sedang tidak berkonsentrasi.. kau mau makan apa hm?

"ishh.. aku mau makan umm.. kari ayam ne?" pinta taehyung dengan menunjukan puppy eyesnya yang langsung aku balas dengan sebuah anggukan cepat. Aku langsung menarik tangannya dan segera memesan 2 porsi kari untuk kami. Setelahnya aku bingung mencari meja kosong untuk makan, semua meja dikantin sudah penuh. Sampai taehyung mengajakku untuk duduk disebuah bangku yang belum penuh. Tapi bangku yang dimaksud taehyung adalah bangku yang ditempati oleh yoongi dan namja yang belum kuketahui namanya hingga sekarang. Aku hanya bisa mengangguk menerima ajakan taehyung. Walaupun aku senang karena bisa makan siang bersama yoongi lagi. Tapi disisi lain aku juga merasa tidak suka melihat kedekatan yoongi dengan namja itu. Entahlah, aku juga tidak tahu kenapa aku tidak suka melihat kedekatan mereka. Aku dan taehyung pun segera menghampiri meja mereka dan meminta ijin untuk bisa makan bersama-sama.

"emm.. yoongi-ah apa kami boleh ikut bergabung untuk makan siang? Meja dikantin sudah penuh hehe" tanyaku kepada yoongi yang sedang asyik dengan jus apel ditangannya.

"hemm.." jawabnya singkat dengan menganggukkan kepalanya pelan. Aish kenapa dia jadi bersikap aneh padaku? Apa aku melakukan kesalahan ya?

"ah gomawo.." jawabku berusaha tetap tersenyum. Aku pun langsung duduk di depan yoongi dan taehyung didepan namja tadi. Dia tetap cuek dengan kedatangan kami, dan kurasa dia terkesan tidak ramah atau mungkin itu hanya perasaanku saja.

"emm.. a-apa kedatangan kami tidak mengganggu kalian berdua?" tanyaku ragu.

"tentu tidak err.. siapa namamu hyung?" kali ini namja disebelah yoongi yang menjawab. Dan seketika semua presepsi burukku tentangnya segera hilang begitu melihatnya tersenyum ramah padaku.

"ah.. aku jin, kim seokjin. Kalau kau?" tanyaku yang mulai merasakan keadaan disekitar kami tidak sekaku sebelumnya.

"aku hoseok, jung hoseok. Salam kenal hyung" jawabnya ramah. Ternyata namja bernama hoseok ini ramah juga, tidak seperti dugaanku sebelumnya.

"ah iya.. yoongi-ah aku ingin mengenalkan namja disebelahku ini padamu, tapi kau buru-buru pergi tadi"

"mian.. tadi aku lapar sekali hyung" jawab yoongi masih bersikap cuek padaku, aku berusaha tidak terlalu memperdulikan sikapnya padaku.

"kkk baiklah tidak apa.. kenalkan dia kim taehyung" ucapku memperkenalkan taehyung pada yoongi dan hoseok. Taehyung langsung berdiri dan memperkenalkan diri.

"annyeong.. kim taehyung imnida.. kalian bisa memanggilku taehyung. Aku adik kelas sekaligus teman dekat jin hyung saat di amerika"

"hai taehyung-ah.. min yoongi imnida kau bisa memanggilku yoongi" kali ini yoongi memperkenalkan dirinya dengan tersenyum, seperti yoongi yang ku kenal sebelumya. Aku sedikit lega melihat senyumnya.

"eh tapi sepertinya kau lebih muda dari kami taehyung, apa benar?" tanya hoseok tiba-tiba yang di jawab sebuah anggukan antusias dari taehyung.

"kalau aku jung hoseok.. wah akhirnya ada juga yang akan memanggilku hyung haha" dan kami sontak tertawa mendengar jawaban hoseok.

"kkk taehyungie.. cepat habiskan karimu atau mau hyung suapi?" tawarku pada taehyung karena melihat kari dipiringnya masih tersisa banyak.

Suga POV

"kkk taehyungie.. cepat habiskan karimu atau mau hyung suapi?"

DEG

Tawaran jin hyung pada taehyung barusan langsung membuat telingaku panas. Awalnya aku berusaha tidak memperdulikan percakapan mereka sampai taehyung menanggapi tawaran tersebut.

"ehmm.. ne ne~ aku mau disuapi jinnie hyung seperti biasanya nya kkk" jawab taehyung dengan mengangguk-anggukkan kepalanya antusias sambil bergelayut manja pada lengan jin hyung. Apa? Seperti biasanya? Jadi mereka selalu melakukan ini di sebelumnya? Lagi-lagi dadaku terasa sesak melihat kedekatan mereka. Aku jadi ragu kalau taehyung itu hanya sekedar teman dekat jin hyung selama mereka di Amerika.

"kkk kemarikan piringmu.. biar aku suapi" ucap jin hyung seraya mengambil piring didepan taehyung dan mulai menyuapinya. Aku melihat adegan didepanku dengan tatapan kosong, pasalnya dulu akulah yang sering disuapi jin hyung seperti itu. Ada perasaan sakit saat melihat mereka begitu dekat. Sampai akhirnya sebuah usapan lembut pada sudut bibirku membuyarkan konsentrasiku.

"hey.. harusnya kau tidak melamun saat minum atau makan sesuatu hyung kkk lihat jadi belepotan begini jusmu.. dasar seperti anak kecil saja" ternyata usapan tadi berasal dari jari hoseok yang sejak tadi memperhatikan tingkahku. Aku hanya membalasnya dengan senyuman kecil. Lalu kembali kutujukan pandanganku pada jin hyung yang masih sibuk menyuapi kari milik taehyung.

.

.

.

.

.

.

.

TBC