Di sekolah Konoha Senior High School, akan di adakan pemilihan ratu dan raja prom night, dan brosur yang di tempel di mading sekolah pun menjadi pembicaraan hangat disana. Tak lain Hinata dan Sakura juga sangan antusias untuk melihat brosur itu.

" wah Hina, kayak nya aku udah bakal tau nih siapa yang akan jadi ratu dan raja nya. Huuh, ini mah kayaknya akan jadi kenangan menyenangkan seumur hidup ku, kita harus daftar Hina." Ungkap nya dengan senang.

" memangnya siapa yg akan jadi ratu dan raja nya?" Tanya Hinata sedikit penasaran.

"ya tentu saja aku dan Sasuke lah." Jawabnya dan keduanya tertawa kecil.

Tiba-tiba di dalam benak Hinata langsung terfikir tentang Sasuke, dan ia rasa Sasuke akhir-akhir ini sudah jarang terlihat oleh mata nya.

Sakura pun memotret brosur itu, dan mengirim nya ke Sasuke.

Bell istirahat pun berbunyi, Hinata pun membalikan badan nya kearah bangku sasuke tapi sasuke sedang duduk diam sambil memakai hadset di telinga nya dan menutup matanya.

"apa dia tidak dengar bunyi bell istirahat?" kata nya dalam hati

Tiba-tiba seorang pria memukul pelan pundak nya, "eh, Gaara." Gumannya.

"yuk, kekantin." Ajak Gaara sambil memegang tangan nya.

Hinata menuruti saja kata pacarnya. Dan berjalan menjauh dari memandang pria Uchiha itu.

Sakura pun menghampiri Sasuke yg sedang duduk dan memakai hadset itu, dan membuat Sasuke akhirnya membuka matanya.

"Sasuke-kun, kau sudah baca kan chat ku. Daftar raja ratu Prom yuk…." Ajak Sakura yang tak di hiraukan oleh Sasuke.

Karena kesal, Sakura langsung menarik hadset yg di pakai Sasuke. Dan Sasuke pun langsung terkejut dan berdiri dari duduk nya hendak memarahi orang yg sedang mengganggu nya. Tapi ketika Sasuke melihat Sakura, dia malah kembali duduk dan memakai hadset nya kembali. Tapi Sasuke kalah cepat, Sakura lebih dulu merebut kembali Hadset itu.

"apa sih?" bentak Sasuke.

"dengerin aku gak?" bentak balik Sakura.

"kau dan aku harus jadi raja dan ratu prom." Sambung Sakura.

"tidak mau." Jawaban langsung dari Sasuke.

"owh, kalau begitu…" belum sempat Sakura menyelesaikan kalimat nya, Sasuke sudah melototi Sakura.

"isk, terserah kau saja." Sasuke pun duduk kembali dan memakai hadset nya.

Merasa menang Sakura pun akhirnya segera lari ke ruang pendaftaran, dan ternyata dia juga mendaftar kan Gaara dan Hinata juga.

Jam pulang sudah tiba, Hinata berpisah dengan Gaara di gerbang depan sekolah karena rumah nya berlawanan dan Gaara juga ada acara keluarga sehabis pulang sekolah. Akhirnya Hinata pulang sendiri. Aneh memang biasa nya dia akan pulang bersama Sasuke karena rumah mereka searah, tapi semenjak menjadi pacar nya Gaara, Sasuke tak pernah manunggu nya di depan gerbang sekolah lagi atau didepan gerbang rumah nya kalau mau berangkat sekolah. Seperti ada sesuatu dengan sasuke.

"apa dia mau pindah rumah?" Tanya Hinata dalam hari. "atau dia mau sambung belajar ke luar negri? Atau apa dia punya penyakit mematikan?" sambung nya lagi sambil terkejut sendiri karena perkataan nya terakhir.

Tak sengaja sewaktu hinata menatap kearah depan jalan nya. Ada seorang siswa Konoha High School lagi di depan nya dan ternyata itu Sasuke. Hinata pun berlari agar langkah nya sama dengan Sasuke.

"Sasuke!" panggil nya. Dan ketika Sasuke mengetahui kalau yg memanggil nya adalah Hinata dia langsung saja mempercepat langkah nya.

"hei, Sasuke! Kau mau kemana?" Hinata pun berlari dan meraih tangan Sasuke yg tiba-tiba langsung di hempaskan saja oleh Sasuke.

"jangan sentuh!" bentak nya sambil berjalan cepat lagi.

"hei, kau ini kenapa?" Tanya Hinata lagi sambil berlari mengejarnya.

Pertanyaan Hinata tidak dihiraukan oleh Sasuke. Tapi tiba-tiba suara Hinata memanggil nya sudah tak terdengar lagi, dan ketika dia menengok ke belakang, Hinata sudah tergesah-gesah mencari Inhaler di tas nya. Sasuke sudah mengira kalau asma Hinata kambung lagi.

"Hinata, kau tak apa?" Tanya Sasuke sambil menghampiri dan membantu nya mencari inhaler.

Setelah sudah agak mendingan, Hinata pun menunduk. Dan tak lama kemudian terdengar isakan Hinata.

"kau nangis?" Sasuke pun menunduk untuk melihat wajah Hinata.

Hening sejenak, hanya suara isakan yg terdengar.

"kau ini kenapa sih Sasuke? Aku salah apa? Kenapa kau marah segitu nya, ah?" bentak Hinata dengan wajah berlinang air mata.

Tak ada jawaban yang keluar dari mulut Sasuke, dan tak lama kemudian dengan sangat lembut Sasuke menarik wajah Hinata dan mengecup nya.

Bersambung…..

Maafkan diriku yang baru update, jujur yah kalau aku lupa sama sekali dengan Fanfic ini. Dan baru inget lagi waktu udah kerja… semoga pada suka yah. Hahahha dan maafkan juga kalau semua pemain disini pada COC. Karena aku cuman memakai nama karakter pemain naruto doang dan selebih nya berbeda.