Don't Remember Me

Cast:

Kyuhyun, Kibum, Jungsoo, Heechul , and others

Brothership

.

Enjoy Reading

...

Kyuhyun mengeratkan topi dan ransel yang dibawanya, dia sedang menuju seseorang yang sedang menunggu kedatangannya. Sedang tangan kirinya menarik koper yang cukup besar. Dia baru saja tiba setelah melakukan penerbangan melelahkan dari Jepang, hari ini dia kembali ke tanah kelahirannya. Seoul.

"Hai hyung!" sapanya pada seseorang yang sedang menunggunya.

"Ya! Kenapa kau lama sekali bocah?" Kyuhyun menggembungkan pipinya mendengar omelan itu.

"Aisssh... tidak bisakah aku mendapat pelukan selamat datang darimu? Kau selalu saja seperti itu!" Kyuhyun melipat tangannya di depan dada dengan mulut yang dipoutkan.

Heechul mendengus sebal. "Aku bukan Jung soo yang akan melakukan hal seperti itu, sudahlah aku menunggumu selama 10 menit 45 detik, kau tahu itu sangat berharga."

"Huuft... baru juga 10 menit, apa tadi itu? dia bahkan menyebutkan detiknya! Kau memang ajaib hyung," Kyuhyun menggurutu panjang pendek sambil mengikuti Heechul yang berjalan di depannya.

"Aku mendengarmu Kyuhyun-ie~" Heechul terkikik karena berhasil menggoda sepupunya itu. Heechul yakin saat ini Kyuhyun sedang mode merajuk karena sejak tadi dia menggodanya.

"Hei kau marah padaku?" tanya Heechul saat dia tengah menyetir mobilnya sementara Kyuhyun duduk di kursi belakang. Dia menolak duduk di samping Heechul karena masih kesal dengan hyungnya itu.

Beberapa saat tidak ada jawaban dari Kyuhyun. Dia hanya diam melihat keluar cendela. "Kau menyebalkan!"

Heechul tersenyum lebar mendengarnya. "Sudah lama tak menggodamu, itu membuatku senang. Kau tahu?"

"Terserah hyung saja, yang pasti aku sebal sebal sebaaaaaaall padamu hyung."

...

"Hyungie, kenapa Heechul hyung yang menjemputku? Kau tahu dia sangat menyebalkan!" adunya pada Jung soo.

Saat ini mereka sedang makan malam, dia pulang cepat setelah menyelesaikan pekerjaannya hari itu sebagai dokter di salah satu rumah sakit terbesar di Seoul. Sedangkan Heechul sudah pulang sejak dia selesai mengantar Kyuhyun.

"Aigoo Kyuhyun-ie~ maafkan hyung ne... Hyung tidak bisa meninggalkan pasien- pasien hyung begitu saja bukan?" Jung soo tersenyum lebar melihat ekspresi adiknya yang sedang dalam mode merajuk itu.

"Tapi tetap saja," Kyuhyun menyendokkan makanannya sesendok penuh memenuhi mulutnya.

"Hyung sudah mendaftarkanmu di sekolah yang baru, satu sekolah dengan Kibum," Kyuhyun menghentikan makannya dan menatap hyungnya saat mendengar nama Kibum.

Jung soo yang menyadari pandangan adiknya itupun tersenyum." Sudah 3 tahun kalian terpisah bukan? Apa kau tak merindukannya hempph?" Kyuhyun menundukkan kepalanya.

"Aku...sangat merindukannya. Mana mungkin aku tak merindukannya hyung?" Kyuhyun tersenyum disela matanya yang telah memanas. Membicarakan tentang Kibum merupakan hal yang sangat dihindarinya. Tapi tak dapat dipungkiri bahwa dia sangat merindukannya.

"Apa dia masih tidak mengingatku hyung?" Kyuhyun mengangkat kepalanya memandang Jung soo yang kini tengah meletakkan kedua tangannya di atas meja. Dia menggeleng kecil menjawab pertanyaan Kyuhyun.

"Itu lebih baik, jauh lebih baik. Sebaiknya dia tak mengingatku."

"Kyuhyun-ie~ bukankah lebih baik jika Kibum diberitahu, kalian akan saling tersakiti nanti,"

"Aku tidak ingin dia mengingatku hyung," Kyuhyun segera berdiri setelah sendokan terakhir makan malamnya.

Jung soo melihat adiknya itu melangkah ke kamarnya hanya bisa menghela napas berat.

...

Kyuhyun memandang langit-langit kamarnya. Dia belum mengantuk. Pembicaraannya dengan Jung soo sedikit mengganggunya.

Kembali bersekolah yang di tempat yang sama dengan Kibum merupakan hal yang sangat diinginkannya. Tapi di satu sisi dia takut Kibum akan mengingatnya.

Dia beranjak dari kasurnya dan membuka ranselnya. Mengambil sebuah pigura dimana terdapat sebuah foto dirinya dengan Kibum beberapa tahun silam. Kyuhyun memandanginya dan mengusap foto itu. Memeluknya dan membawanya tidur.

Jung soo masuk ke kamar adiknya itu dan duduk di sisi ranjang. Dia meraih figura foto dalam dekapan Kyuhyun, membaliknya untuk melihat foto yang ada disana. Leeteuk meletakkannya dimeja nakas dan menarik selimut menutupi tubuh anak itu. Dia mengusap surai hitamnya dan mengecup keningnya cukup lama.

"Jaljayo Kyuhyun-ie~ Selamat malam," lirih Leeteuk saat menutup pintu kamar itu perlahan.

Kyuhyun membuka matanya saat yakin hyungnya telah keluar. "Jaljayo hyung."

...

Kyuhyun berjalan santai memasuki halaman Seoul Senior High School. Ini adalah hari pertamanya masuk sekolah. Walaupun dia pernah berhenti sekolah selama satu setengah tahun, remaja jenius berumur 16 tahun itu tentu tidak menghadapi kesulitan yang berarti untuk mengejar ketertinggalannya. Dia bahkan sudah tahu dimana letak ruang guru yang sedang ditujunya, tentunya setelah dia mencari tahu segala hal yang berhubungan dengan sekolahmya itu.

Beberapa hari yang lalu, hyung-nya mengatakan ia terlalu gugup sampai-sampai mencari segala detail tentang sekolah barunya. Tapi dia menyangkal hal itu, "Hyung... aku tidak gugup. Ini hanya persiapan kecil," Kyuhyun menjetikkan jempol dan kelingkingnya untuk menunjukkan betapa kecilnya persiapan yang sedang dilakukannya.

Jung soo yang melihat hal itu hanya tertawa dan mengacak surai hitam anak itu. Perbedaan umur mereka cukup jauh, 12 tahun.

Brukk

Karena terlalu larut dalam pikirannya, membuatnya tak menyadarinya keberadaan orang lain yang sedang berjalan di depannya. Anak yang ditabraknya itu juga tampak berjalan dalam diam sambil memasukkan tangannya ke dalam saku celananya, menyebabkan mereka tak saling menyadari kehadiran satu sama lain.

"Aissh," Kyuhyun bersiap memarahi seseorang yang bertabrakan dengannya sehingga membuatnya terjatuh di hari pertamanya sekolah. Tapi tak jadi setelah melihat wajah orang yang sangat familiar itu. Kyuhyun mengenali wajah itu tentu saja. Kim Kibum.

Sedangkan Kibum yang juga terjatuh mengangkat sebelah alisnya bingung. Anak yang bertabrakan dengannya tampak memandangnya dengan pandangan yang sulit di artikan. Merasa tak perlu memikirkan hal itu lebih jauh, dia berdiri dan membersihkan bagian belakang tubuhnya yang sedikit kotor. Lalu, dia melangkah pergi tanpa mengatakan satu katapun.

Kyuhyun yang melihat hal itu hanya mendengus sebal. Kyuhyun menggembungkan pipinya karena melihat sikap dingin Kibum padanya. Sedetik kemudian pandangannya tampak sendu menatap punggung Kibum yang menjauh.

...

Kyuhyun fokus mencatat pelajaran yang di tulis gurunya, tapi matanya sesekali melirik Kibum yang duduk di sampingnya. Tidak ada satu kata pun yang keluar dari keduanya. Setelah Kim seonsaengnim memintanya mengenalkan dirinya di depan kelas pagi tadi, Kyuhyun diminta duduk di kursi kosong di samping Kibum.

Sejak kedatangannya ke kelas, Kibum tak menampilkan ekspresi apapun. Tatapannya fokus ke arah guru mereka yang saat ini sedang menjelaskan materi pelajaran hari itu.

"Kita bertemu lagi Kim Kibum" Kibum melirik sekilas ke arah Kyuhyun saat mendengar suara anak itu menyebut namanya. Kyuhyun yang melihat respon pasif Kibum hanya mendengus sebal seraya meniup anak rambut di dahinya.

Walaupun Kyuhyun tidak ingin Kibum mengingat dirinya, tapi tak dapat dipungkiri dia ingin Kibum menyadari keberadaannya.

Tiba-tiba dua anak di depan bangku mereka, menoleh ke arah Kyuhyun. Mereka tampak tersenyum sumringah saat melihat Kyuhyun.

"Hai Kyu... Namaku Donghae." Sapa anak berwajah childish yang duduk tepat di depan Kyuhyun.

"Dan aku Lee Hyukjae, tapi aku biasa di panggil Eunhyuk," Mereka menjabat tangan Kyuhyun bergantian. Setelah itu mereka segera berbalik kembali ke depan, takut guru mereka akan memergoki mereka sedang bicara saat pelajaran berlangsung.

Setelah-acara mari berkenalan- itu tak ada lagi suara yang keluar dari Kyuhyun dan Kibum sampai pelajaran pertama hampir berakhir, entah karena fokus pada pelajaran yang ada atau karena mereka lebih nyaman saling berdiam diri seperti itu.

...

"Hei Kibum-ah ayo cepat kita ke kantin," seru Donghae saat bel istirahat berbunyi. Kibum segera berdiri dari tempat duduknya dan berjalan terlebih dahulu.

"Ayo Kyu, ikut dengan kami," Eunhyuk menarik tangan Kyuhyun yang hanya diam memperhatikan Kibum pergi.

"Nah kalian duduk disini biarkan kami yang akan mengambil makan siang untuk kita berempat," ucap Eunhyuk.

"Benar, ayo Hyuk," sahut Donghae, mereka langsung beranjak pergi saat mereka berempat sudah menemukan tempat duduk di kantin sekolah itu.

Kyuhyun mengedarkan seluruh pandangannya ke seluruh kantin untuk mengalihkan perhatiannya dari Kibum yang duduk di sebelahnya. Sedangkan Kibum lebih memilih membaca buku yang dibawanya dari kelas.

"Apa kita pernah bertemu?"

"Eoh?" pertanyaan itu mengejutkan Kyuhyun tentu saja. 'tumben sekali dia bicara duluan' pikir Kyuhyun.

"Entahlah," jawab Kyuhyun singkat. Sesungguhnya dia merasa takut, akankah Kibum mengingatnya secepat ini? Bahkan ini pertemuan mereka pertama kali setelah 3 tahun.

"Saat dikelas tadi, kau menyapaku seolah-olah kita pernah bertemu sebelumnya, awalnya aku berpikir itu karena kita bertabrakan di koridor tadi pagi, tapi sepertinya tidak seperti itu" jelas Kibum.

"Waw... Kau tahu Kibum-ah, itu kalimat yang sangat panjang," Kyuhyun tersenyum senang. Kibum mengernyitkan dahi melihat respon Kyuhyun.

Kyuhyun menghela napas panjang. "Apa yang kau pikirkan itu mungkin benar mungkin juga tidak, tapi yang pasti aku senang bertemu denganmu," Kyuhyun tersenyum penuh arti pada Kibum.

"Mari kita berteman Bumbum," lanjut Kyuhyun. Kibum terhenyak mendengar panggilan itu, panggilan yang terasa familiar tapi dia tidak ingat dimana mendengar panggilan itu. Kibum akan membalas perkataan Kyuhyun saat Eunhyuk dan Donghae tiba dengan membawa nampan berisi makanan untuk mereka berempat. Menyadari hal itu, Kyuhyun dan Kibum bertindak seolah mereka tak pernah melakukan perbincangan diantara keduanya.

"Waaah... sepertinya ini sangat enak," seru Kyuhyun.

Percakapan diantara mereka lebih didominasi Kyuhyun, Donghae dan Eunhyuk. Kibum sesekali menimpali, beberapa kali dia melirik ke arah Kyuhyun begitupun sebaliknya tanpa disadari kedua teman mereka.

...

"Bagaimana sekolah barumu Kyuhyun-ie? Kau menyukainya?" Jung soo menghampiri Kyuhyun yang sedang menelungkup sambil memainkan PSP-nya.

Kyuhyun duduk dikasurnya sebelum menjawab pertanyaan hyungnya itu. "Kyu menyukainya hyung," Jung soo tersenyum mendengar hal itu.

"Hyung tahu tidak, Kyu dan Bumbum sekelas. Bahkan kami duduk bersebelahan dan juga makan siang bersama. Tentu saja itu berkat Eunhyuk dan Donghae, teman-teman baruku," Kyuhyun tersenyum senang saat menceritakannya. Tak dapat disembunyikannya rona bahagia diwajahnya mengingat saat-saat bersama Kibum di hari pertamanya sekolah. Kibum saudara kembarnya.

"Hyung senang melihatmu senang Kyu,"

"Tapi..."

"Ada apa, Kyu?" Jung soo menunggu dengan sabar akan apa yang selanjutnya dikatakan anak itu.

Kyuhyun menghela napas berat."Aku tidak tahu, kembali ke Korea dan bersekolah yang sama dengannya adalah hal yang benar atau salah, disatu sisi aku tidak ingin dia mengingatku kembali, tapi disisi yang lain aku ingin berada disisinya.

Jung soo mengelus rambut Kyuhyun dan membawa anak itu kedalam pelukannya. Jung soo tahu ini adalah hal yang sulit bagi Kyuhyun. Mungkin ini adalah hal yang egois karena tidak memberitahukan Kibum hal yang sebenarnya. Bahwa dia masih memiliki saudara kembar.

Yang diinginkan Kyuhyun hanyalah, tidak ingin membuat Kibum terluka. Kejadian dimasa lalu yang membuat mereka harus terpisah. Membuat Kibum tak mengingat saudara kembarnya sendiri. Kejadian yang merenggut impian Kyuhyun, impian Kibum dan juga kebersamaan mereka.

...

TBC

give review please ^^ thank u so much :)

Mianhe, ff Dream masih dalam pengetikan, lagi mentok... *BOW