Yo minna-san ketemu lagi dengan saya Chomei-chan, sekarang saya akan melanjutkan chapter yang kemarin tanpa banyak omong langsung cekidot

Disclaimer: keduanya bukan punya saya

The New Friend and Quest

Flashback!

Issei dan Rias kembali ke masa lalu dimana mereka terdampar disuatu pulau misterius, tapi di pulau misterius tersebut mereka bertemu salah satu team dari guild Fairy Tail yaitu Natsu,Happy,dan Lucy. Walaupun saat bertemu mereka sempat tolong-menolong(Natsu menolong Rias)(Happy menyelamatkan Lucy(sebenarnya Loki yang menolongnya))(Issei tidak menolong siapapun) bahkan saat mereka bertemu terjadi sedikit pertarungan walau pertarungan itu harus dihentikan mereka(Natsu dan Issei) masih memiliki rasa dendam (Mirip seperti Gray dan Natsu sehari-hari) tapi karena salah satu gerbang Lucy,Capricorn mereka berhasil keluar dari pulau itu menggunakan sebuah kapal yang sudah dibuat oleh Capricorn.

Akhirnya identitas sang naga sudah terbongkar dan tibalah mereka berempat(Happy tidak terhitung)sesampainya mereka disebuah kota Natsu dan Happy menelusuri kota tersebut tak lama kemudian terdengar sebuah ledakan dan kobaran api,dan ternyata kota itu hanya ilusi yang dibuat oleh Vali, dan akhirnya mereka menemukan kota yang mereka cari-cari kota Magnolia.

Sekarang!

Akhirnya mereka menemukan kota Magnolia setelah perjalanan yang jauh(Ndak sebegitu jauh) dan pertarungan yang sengit(Hanya Natsu yang bertarung) mereka semua akhirnya sampai kota tujuan, Natsu dan Happy yang duluan kesanapun langsung menuju sebuah restoran kemudian disusul oleh Lucy, sedangkan Rias,dan Issei bertemu seorang gadis misterius menggunakan armor,

"Siapa kau ini?"Tanya Rias

Karena gadis itu bersembunyi dibawah bayangan pohon jadi wajahnya tidak terlihat ketika ia mendekati Rias gadis itu terlihat kaget, terutama Issei yang sempat berfikir ia ada disurga,

"Anu, mungkinkah kau orang yang bernama Erza?Karena rupa kita hampir sama persis."Tanya Rias

"Darimana kau tau namaku?"Tanya Erza kembali

"Ini adalah paradise!"Teriak Issei bahagia sambil menari kegirangan

"Salam kenal aku Erza Scarlet anggota Fairy Tail."Kata Erza

"Namaku Rias Gremory kami dari masa depan yang terjebak disini."Kata Rias

"Namaku Issei Hyodou , anu Erza-san apakah kau punya sihir juga?"Tanya Issei kegirangan

"Aku mempunyai sihir Equip."Kata Erza

"Equip?"Tanya Rias

"Aku bisa mengganti armorku dan memunculkan pedang."Jawab Erza

"Dari semua armor yang bisa kau Equip apakah ada yang seperti pakaian Bunny?"Tanya Issei dengan kegirangan lagi

"Aku punya."Jawab Erza yang langsung mengequip armor Bunny miliknya

"Hanya yang seperti ini yang aku punya(Bajunya seperti pas interview weekly sorceres)"Kata Erza sambil mengambil gaya tidur

"PARADISE!"Teriak Issei yang terkena Nosebleed(mimisan)

Issei yang terpental melayang karena Erza itupun terpental sampai lonceng gereja Magnolia, sedangkan Erza dan Rias pun menjadi akrab dalam sekejap, Erza dan Rias pun pergi ke restoran tempat Natsu,Happy,dan Lucy berada, sedangkan Issei masih Nosebleed dan menghancurkan lonceng gereja itu dan terpental lagi ke laut tak jauh dari Guild Faiy Tail, Erza dan Rias yang sedang dalam perjalananpun berbicara,

"Sebenarnya apa yang membuatmu kembali ke masa ini Rias-san?"Tanya Erza

"Aku dan Issei kembali ke masa lalu untuk memperkuat kekuatan yang dimiliki Issei."Jawab Rias

"Memperkuat? Caranya?"Tanya Erza

"Issei mempunyai kekuatan seekor naga yang terdapat dikedua tangannya,dan kami datang untuk memperkuat kekuatannya itu dengan cara bertemu dengan seekor naga."Jawab Rias

"Seekor naga? Dimana kau akan menemukannya?"Tanya Erza

"Temanmu tadi sudah memberitahuku tentang Si Raja Naga."Jawab Rias

"Raja Naga?"Tanya Erza kebingungan

"Apakah kau tidak tau, Raja para Naga Acnologia."Kata Rias

"Acnologia!"Kata Erza dengan kaget dan ketakutan

"Lebih baik kau jauhi naga itu, ia bukanlah naga yang bisa diajak bicara, melainkan musuh bagi umat manusia!"Kata Erza Gemetaran

"Aku sudah mengetahui itu, itulah kenapa kami meminta bantuan pada kalian Fairy Tail untuk melatih Issei."Kata Rias sambil memohon

"Jika keadaannya memang begitu kau harus memberi tau langsung Master kami."Kata Erza

Mereka berdua melanjutkan perjalanan mereka untuk menjemput Natsu,Lucy,dan Happy dan membawa mereka kembali ke Guild, beberapa menit mereka berdua berjalan menuju restoran itu, mereka berdua masuk dan Erza langsung mengikat Natsu,Happy,dan Lucy dengan tali dan membawa mereka kembali ke Guild,

"Apakah tidak apa-apa jika kau membawa mereka seperti itu Erza-san?"Tanya Rias

"Tidak apa-apa membawa mereka seperti ini akan lebih mudah,cepat,dan efisien bagiku."Kata Erza sambil tersenyum

Mereka berempat(Happy tidak terhitung)pun pergi ke guild mereka walaupun keadaan Natsu,Happy,dan Lucy sedang pingsan, sedangkan Issei yang terlempar sampai kelaut itupun diselamatkan oleh orang-orang yang melihatnya dari Guild itu, beberapa saat kemudian Erza,Rias,Natsu,Happy,dan Lucy pun tiba di guild, sesaat mereka tiba mendadak langsung Lucy teriak histeris,

"Hyaaaa!"Teriak Lucy histeris

"Kenapa Lucy?"Tanya Erza

"Aku lupa sekarang adalah batas waktu untuk membayar sewa rumahku bulan ini…."Kata Lucy sambil menangis

"Oioi, Lucy kau habiskan untuk apa uang itu."Kata Natsu yang masih setengah sadar

"Natsu! Tadi kau sudah menghabiskan uangku untuk makan direstoran itu!"Teriak Lucy ke Natsu yang sambil mencekiknya

"Bukannya kau juga ikut makan saat disana Lucy?"Tanya Happy yang masih setengah sadar juga

"Itu memang benar, tapi kenapa harus aku yang membayar semuanya!"Teriak Lucy sambil menangis

"Sudahlah Lucy-san kita pikirkan pelan-pelan."Kata Rias yang sambil mengelus-elus kepala Lucy

"Aku baru ingat kemana tadi Issei melayang?"Sambung Rias

"Anu, apakah itu orang yang kau cari?"Kata Seseorang sambil menunjuk ke arah Issei tertidur

"Issei!"Teriak Rias yang langsung lari mendekati Issei

"Kau tidak apa-apa Issei, apa yang terjadi padamu?"Tanya Rias khawatir

"Bucho sekarang aku bisa istirahat dengan tenang…"Kata Issei yang mimisannya belum juga selesai dan perlahan pingsan

"Temanmu itu sangat tidak bisa diandalkan."Kata seseorang

"Lucy siapakah kedua temanmu ini?"Tanya Seseorang berbadan kecil dan pendek

"Oya aku lupa mengenalkan mereka!"Kata Lucy

"Maaf sudah menyusahkan kalian semua, namaku Rias Gremory , dan temanku yang pingsan ini Hyoudo Issei."Kata Rias yang sambil memperkenalkan dirinya dan menunjuk Issei

"Kalau begitu aku perkenalkan orang yang ada disini sekarang karena banyak dari mereka yang sedang menjalankan misi."Kata Lucy

"Orang yang pendek dan berbadan kecil ini adalah master kami namanya Master Makarov."Sambung Lucy yang sambil menunjuk Makarov

"Maafkan jika anak-anakku membuat masalah padamu, jadi apa tujuan kalian ada disini?"Kata Makarov

"Tidak ada masalah sama sekali kok(Bohong), sebenarnya kami berasal dari masa yang berbeda dengan kalian semua."Kata Rias

"Masa yang lain dengan kami?"Tanya balik Makarov

"Yap benar sekali sebenarnya tujuan kami datang ke masa ini adalah untuk memperkuat temanku ini."Kata Rias sambil menunjuk Issei yang sedang pingsan

"Sebenarnya temannya itu mempunyai kekuatan seekor naga di kedua tangannya."Kata Erza

"Kekuatan seekor naga?! Artinya ia hampir mirip dengan Natsu."Kata Makarov yang terkejut

"Hampir mirip tapi kalau Natsu-san memiliki kekuatan pembasmi naga, sedangkan Issei memiliki kekuatan seekor naga."Kata Rias

"Apakah kau tau dimana keberadaan naga itu?"Kata Rias

"Naga itu?"Jawab Makarov kebingungan

"Master yang dia maksud itu adalah….."Kata Erza yang langsung membisikan nama naga itu ke Makarov

"HUH!"Teriak Makarov yang terlihat sangat ketakutan

"Kau baik-baik saja Master Makarov-san?"Tanya Rias

"Kau….aku tidak tau tujuanmu mencari naga itu , tapi sebaiknya dengar perkataanku ini, jangan pernah kau bertemu Naga itu sekali kau bertemu kau tidak akan mengenal yang namanya hari esok lagi."Kata Makarov dengan muka yang amat seram dan serius

"Aku tau itu, Natsu-san sudah menceritakan itu pada kami."Kata Rias dengan sedikit kecewa

"Kalau begitu bagus menjauhlah dari naga itu."Kata Makarov yang segera pergi

Setelah Makarov pergi, sesaat kemudian Issei mulai sadar tetapi Erza,dan Rias yang berdiri tepat didepannya itu,langsung Isseipun kembali pingsan,sedangkan Natsu yang sedang dimarahi Lucy tadi juga ikut pingsan bersama Happy, dan Lucy masih saja mengeluh tentang apa yang terjadi pada biaya sewanya,

"Oya setelah dipikir-pikir Rias-san apakah kau mempunyai uang?"Tanya Lucy

"Hehe,sama sekali tidak."Jawab Rias

"Jika kau tidak memiliki uang kau boleh untuk sementara menginap dirumahku."Kata Lucy sambil tersenyum

Tepat setelah Lucy menawarkan tawaranya ke Rias Issei secara mendadak langsung sadar

"Ooooo, apakah aku juga boleh menginap dirumahmu Lucy-chan 3"Kata Issei

"Tidak boleh sama sekali karena jika kau yang memasuki rumahku bisa-bisa kamarku banjir darah."Kata Lucy

"Biarkan saja ia tinggal dirumahmu sementara Lucy-san aku akan menjaganya agar tidak macam-macam denganmu."Kata Rias yang sambil tersenyum

"Walaupun begitu permasalahannya tetap satu."Kata Lucy

"Apa itu Lucy-san."Tanya Rias

"Kita belum boleh kembali kerumah itu karena, aku belum membayar sewa bulan ini."Kata Lucy dan langsung menangis miris

"Oi, Lucy bagaimana jika kita mengambil Quest ini?"Kata Happy yang sambil memegang sebuah lembaran Quest

"Coba biar aku liat dulu."Kata Lucy yang sedang membaca lembaran Quest itu,Erza yang penasaran itupun ikut membaca lembaran Quest itu, sedangkan Rias bingung karena lama-kelamaan mereka berdua mengeluarkan keringat yang banyak dan memegang kertas itu dengan gemetaran,

"Anu, kalian berdua kenapa begitu gemetaran dan mengeluarkan banyak keringat hanya membaca kertas itu?"Tanya Rias yang kebingungan

"Aaakuu, akan mencari misi yang lain saja, tapi aku akan membeli kue stroberi dulu semoga beruntung Lucy."Kata Erza yang langsung lari dengan cepatnya keluar Guild

"Huh, ada apa dengan dia, oi Lucy kau sudah menemukan misi lain?"Tanya Natsu yang tiba-tiba sadar, Natsupun ikut melihat kertas yang dibawa Lucy itu, beberapa saat kemudian Isseipun ikut sadar dan langsung melihat mereka berdua(Natsu dan Lucy) yang sedang memegang sebuah kertas, Natsu yang melihatnya pun lama-kelamaan badannya memutih dan Natsu pingsan lagi, tak lama kemudian Lucy pun ikut pingsan dan menjatuhkan lembaran itu, Rias yang melihat selembaran itu memungutnya, tapi Rias kebingungan karena ia tidak mengerti bahasa yang dipakai, lalu Rias menyerahkannya pada Issei, Issei yang mengerti semua arti kata itupun membacanya dengan keras,

"Arigato gozaimasu."Kata Issei

"Issei bacalah dengan benar tidak mungkin mereka berterima kasih pada awal kalimat?"Kata Rias kebingungan

"Tapi memang itu yang tertulis disini Bucho."Kata Issei sambil menunjuk kata itu

"Aneh sekali tapi kenapa mereka sampai takut gemetaran?"Tanya Rias

"Aku lanjutkan Bucho, Arigatou gozaimasu kami membutuhkan seorang pemain pengganti untuk menggantikan pemain kami yang baru saja melarikan diri jadi kami meminta kalian untuk menggantikannya Arigatou Gozaimasu."Kata Issei yang selesai membaca lembaran itu dan melihat nama pemberi quest itu

"Rabian."Kata Issei

"Rabian?siapa itu?"Tanya Rias

"Rabian itu adalah seorang pemilik teater drama kami dulu juga pernah diberi pekerjaan ini olehnya, tak terasa 2 tahun tak bertemu ia masih saja tidak memiliki pemain tetap."Kata Happy

"Tapi Bucho liat bayarannya ini cukup untuk membiayai sewa rumah Lucy-san."Kata Issei yang sambil menunjuk jumlah hadiah quest itu

"kalau begitu ayo kita ambil misi ini."Kata Rias

"Kalian tidak boleh mengambil misi ini tanpa ada member Fairy tail yang ikut denganmu."Kata Happy

"Tapi Happy-kun kau member Fairy tail bukan?"Tanya Issei

"Aku memang member Fairy tail, tapi aku ini tidak dihitung kecuali aku bersama Natsu."Kata Happy

"Kalau begitu, OI! Bocah Tengik bangun kau!"Teriak Issei yang sambil menampar Natsu

"Apa yang kau lakukan padaku Bocah Mesum!"Teriak Natsu sambil memukul Issei

Setelah Natsu bangun mereka berdua(Rias dan Happy) menjelaskan keadaannya pada Natsu

"Baiklah kami juga sedang membutuhkan uang jadi kami ikut."Kata Natsu yang langsung mengambil Tasnya

Beberapa saat kemudian Lucy yang pingsan itupun bangun, setelah Lucy bangun Rias menjelaskan apa yang ia jelaskan kepada Natsu tadi,

"Tapi, Rias-san Rabian itu orang jadi-jadian, misi ini akan menjadi sangat sulit sekali."Kata Lucy

"Tidak apa-apa kami sanggup melakukannya."Kata Rias

"Kalau begitu tidak ada pilihan lain lagi kita memang sangat membutuhkan uang itu."Kata Lucy

Lucy pun memberi tau siapa saja yang ada disana bahwa mereka akan pergi menjalani misi ini berempat(Natsu,Issei,Lucy,dan Rias happy tidak terhitung),perjalanan yang akan mereka lalui mungkin akan sedikit sulit, dan misi mereka sepertinya juga akan semakin menantang karena sifat Rabian(Pemberi misi) sangat plin-plan, apakah mereka akan menjalani misi ini dengan mulus atau misi ini akan gagal seperti 2 tahun yang lalu dimana mereka menghancurkan seluruh teater, nantikan kelanjutannya di chapter selanjutnya.

Chapter selanjutnya bercerita tentang perjalanan mereka sampai ke Rabian dan saat menjalani misi mereka

Untuk chapter ini Aku sudahi dulu maaf jika ada kata-kata yang salah dan maaf kalo postnya kelamaan, atashi masih banyak kerjaan yang numpuk, te~hee.