Yosh ^^ Minna ketemu lagi dengan saya yang akan memberikan chapter selanjutnya, kepada kalian semua, tanpa bicara panjang langsung cekidot^^.

Disclaimer: Keduanya bukan punya saya

The Tough Journey

Flashback!

Akhirnya identitas sang naga sudah terbongkar dan tibalah mereka berempat(Happy tidak terhitung)sesampainya mereka disebuah kota Natsu dan Happy menelusuri kota tersebut tak lama kemudian terdengar sebuah ledakan dan kobaran api,dan ternyata kota itu hanya ilusi yang dibuat oleh Vali, dan akhirnya mereka menemukan kota yang mereka cari-cari kota Magnolia.

Disaat mereka sudah sampai kekota tujuan merekabertemu dengan Erza yang kebetulan juga sedang menuju Magnolia, mereka menceritakan apa yang terjadi dan tujuan mereka(Rias dan Issei) datang kemasa ini, baru saja setengah pembicaraan Makarov langsung ketakutan dan melarikan diri, Lucy membolehkan Rias dan Issei tinggal bersamanya untuk sementara waktu, tapi masalah baru pun datang ternyata uang sewa Lucy habis karena dipakai makan mereka bertiga(Natsu,Happy,dan Lucy),saat mereka sedang mencari misi yang mudah dan banyak hadiah ternyata Rias dan Issei telah memutuskan untuk mengambil misi yang diberikan oleh Rabian.

Sekarang!

Setelah mereka memutuskan untuk melakukan misi yang dipilih Rias dan Issei, walaupun seperti kelihatannya misi itu akan hancur lebur seperti biasanya, Lucy yang tadinya bersemangat untuk mencari misi yang mudah jadi lesu dan Natsu yang tadinya pingsanpun tiba-tiba bangun dan kemudian pingsan lagi setelah mendengar bahwa mereka akan melaksanakan misi yang diberi oleh orang yang bernama Rabian, Rias dan Isseipun memutuskan untuk pergi duluan dan menyuruh mereka berdua(Natsu dan Lucy)untuk mempersiapkan mental mereka dulu baru bisa menyusul mereka(Rias dan Issei), sedangkan Happy yang mempunyai arah navigasi yang bisa dibilang sangatlah buruk itu langsung dipilih untuk jadi penuntun mereka menuju Rabian, kalau dilihat dengan jelas cara tercepat menuju kesana dalah menggunakan kereta tapi saat itu stasiun kereta Magnolia sedang ada masalah jadi mereka terpaksa menggunakan jalan alternative yaitu jalan yang dilalui Wendy dan Fredick,

"Anu Happy-kun apakah kau benar-benar tau jalan untuk menuju kesana dengan berjalan kaki?"Tanya Rias

"Tentu saja aku tau, kita tinggal mengikuti jalan pintasku ini saja."Kata Happy

"Tapi jalan pintasmu ini sudah terlihat kita tersesat bukan, satu pertanyaanku padamu?"Kata Issei

"Ada apa Issei, kau terlihat ragu dengan arahan kucing ini?"Tanya Rias ke Issei

"Bukannya aku ragu tapi jika dilihat dengan seksama kita jelas-jelas sudah tersesat disini."Kata Issei Ragu

"Apa pertanyaanmu itu Issei?"Tanya Happy

"Jika dinilai dari 0-10 berapa nilai Navigasimu?"Tanya Issei sangat heran

"Tentu saja jika penilaian tentang navigasiku memiliki nilai 0,haha."Kata Happy yang tertawa sedikit

"Kau!"Kata Issei sambil menahan rasa amarahnya

Setelah mereka berfikir lebih lama ternyata baru saja Happy menyadari bahwa mereka sedang tersesat dan langsung teriak histeris, sedangkan Natsu dan Lucy yang mentalnya sedang jatuh karena misi itupun kembali semangat,pertama-tama mereka pergi ke stasiun kereta Magnolia setelah sampai disana Lucy menanyakan kepada petugas yang berada disekitar stasiun,

"Anu,apakah kau pernah melihat seeorang Gadis berambut merah,Laki-laki dengan rambut acak-acakan dan seekor kucing biru?"Tanya Lucy

"Tadi aku sempat melihat mereka."Kata Petugas

"Kalau boleh bertanya pergi kemana mereka?"Tanya Lucy lagi

"Tadi saat mereka bertiga datang keadaan stasiun ini masih kacau jadi mereka langsung pergi,entahlah selanjutnya mereka kemana, mungkin melalui jalan alternative."Kata Petugas

"Jalan alternative?"Tanya Lucy

"Kalian tau hutan yang berada diluar kota Magnolia?"Tanya Petugas

"Jika mereka memilih hutan itu dan kucing biru itu yang memberi mereka arahan jalan mereka pasti 100% tersesat!"Kata Lucy dengan muka curiga yang langsung berlari menarik Natsu pergi ke hutan itu untuk menyusul mereka berdua(Rias dan Issei,Happy tidak terhitung),sedangkan nasib Issei dkk,sangat memprihatinkan karena setelah mereka tersesat akibat mendengar Happy, mereka juga lupa membawa perbekalan karena mereka kira dengan naik kereta akan langsung tiba tujuan,Issei menelusuri sekitar tempat itu dan menemukan sebuah Goa dan Tebing,mereka menggunakan goa itu untuk beristirahat sejenak sedangkan Happy yang dipaksa oleh Issei untuk menemaninya mencari makanan melihat banyak ikan terbang beterbangan didalam tebing itu,

"Anu,aku tau kau kelaparan Issei-kun tapi ikan itu rasanya sangat tidak enak!"Kata Happy yang perutnya berbunyi dan air liurnya mengalir deras seperti air terjun

"Itu hanyalah masalah bagaimana cara kau memasaknya semua ikan rasanya sama kan?"Kata Issei

"Sepertinya ikan itu terlihat enak."Kata Rias Tersenyum

"Yosh aku akan menangkap banyak ikan untuk Bucho,oi kucing jika kau tidak ingin makan lebih baik jangan saja."Kata Issei yang langsung turun ketebing itu dan segera menangkap ikan-ikan terbang itu, sementara itu keadaan Natsu dan Lucy yang sedang menyusul mereka berdua(Rias dan Issei)itu pun ikut tersesat karena untuk pertama kalinya mereka mengambil jalan alternative hutan tersebut,dan akhirnya mereka bernasib sama dengan Rias Dkk.

"Oi, Natsu apa kau tau jalan untuk menemukan mereka?"Tanya Lucy gemetaran takut

"Bagaimana aku bisa tau, karena yang menuntun mereka adalah Happy mana mungkin kita tau apa pikiran si kucing itu."Kata Natsu jengkel

"Perkataanmu itu ada benarnya juga, Kalau begitu bagaimana nasib kita sekarang ini."Kata Lucy gemetar ketakutan

"Hei,lihat disana ada tebing!"Kata Natsu sambil menunjuk tebing yang ada didepannya

"Setelah dilihat-lihat bukankah tebing ini adalah sarang bagi ikan terbang?"Kata Lucy kebingungan yang melihat tebing itu

"Kau benar juga, jika ini sarang mereka kemana mereka?"Kata Natsu Yang suara perutnya langsung terdengar

"Lebih baik kita menemukan tempat untuk beristirahat dan mencari benda apa saja yang bisa kita temukan dan makan disekitar sini."Kata Lucy

"Yosh, kalau masalah menemukan barang itu keahlianku,tunggu saja Lucy aku akan membawa jamur yang banyak,haha."Kata Natsu yang langsung lari kegirangan masuk kedalam hutan

"Oi, Natsu jangan sampai kau mengambil jamur yang aneh-aneh lagi,Natsu kau dengar!"Teriak Lucy ke Natsu yang bahkan sama sekali tidak didengar olehnya

"Dasar tidak bisa diandalkan kalau begitu aku akan mencari tempat aman untuk beristirahat."Kata Lucy, sedangkan keadaan Rias Dkk, yang kelihataannya Issei dan Happy sudah menangkap banyak ikan terbang walau kelihatannya Happy yang bilang ikan itu tidak enakpun mengeluarkan suara perutnya dan terpaksa harus memakannya,Issei pun dengan cepat memasak ikan-ikan itu menjadi masakan bintang lima(terlihat dari luar), Rias dan Happy pun terkejut akan masakan Issei tersebut,

"Anu,Issei sejak kapan kau bisa masak makanan seperti ini?"Tanya Rias kebingungan dan sekaligus kagum

"Heh, Jadi sebenarnya Bucho aku telah berlatih sekian lama untuk memasakanmu makanan yang memuaskan jad-"Kata Issei yang kata-katanya dipotong oleh Rias dan Happy

"Itadakimasu!"Kata Rias dan Happy yang langsung mencomot makanan yang telah dibuat issei

"Oi, setidaknya dengarkan bagaimana ceritanya!"Kata Issei yang sambil menangis miris dan langsung ikut mencomot makanan itu, setelah mereka bertiga mencomot makanan itu dan memakannya mereka hening untuk sekejap, dengan muka yang biru Issei menjatuhkan ikan tersebut dan langsung teriak bersamaan dengan Happy,

"BUSUK….!"Teriak Issei bersama Happy yang terdengar sangat menderita

"Menurut kalian begitu? Menurutku ini sudah masuk standar."Kata Rias sambil tersenyum

"Masuk standar yang mana Bucho ini sangat lah tidak enak, aku sudah gagal!"Kata Issei yang akhirnya kecewa dan memojok

"Ayolah kalian berdua jika kalian tidak makan ini semua akan sia-sia saja bukan, Issei kalau begitu jika kau memakan ini aku akan memberimu sebuah Service seperti biasa."Kata Rias

"Service dari Bucho, Uaaaa!"Teriak Issei yang langsung bersemangat memakan ikan itu dengan hidungnya mimisan karena ia makan sambil berfikir service yang akan diberi Rias

"Kalau kau Happy-kun bagaimana denganmu kau mau makan atau tidak?"Tanya Rias

"Baiklah aku akan memakannya."Kata Happy yang terlihat sedang depresi

Mereka bertigapun akhirnya memakan ikan terbang yang rasanya tidak enak itu, sedangkan keadaan Lucy dan Natsu yang sedang tersesat juga dihutan yang sama itu pun menemukan sebuah goa juga dan Natsu menemukan sebuah jamur yang banyak yang dibawa ditangannya dan juga dikepalanya ada banyak jamur yang tumbuh,

"Natsu!bukannya sudah kubilang jangan mengambil jamur yang aneh bukan!"Teriak Lucy ke Natsu yang langsung memukulnya

"Tapi kita tiddak memiliki pilihan lain bbukan makan sajalah."Kata Natsu yang setengah sadar sehabis dihajar oleh Lucy

"Huh, kalau begitu taka da pilihan lain."Kata Lucy sambil memakan satu-persatu jamur itu dengan wajah penuh penderitaan, tanpa mereka sadari jamur yang mereka makan telah membuat mereka berdua lelah dan tertidur sama halnya dengan Rias Dkk, setelah makan ikan terbang yang aneh itu mereka pun tertidur lelap, Akhirnya mataharipun muncul yang pertama bangun adalah kelompok Rias Dkk. Setelah mereka bangun langsung mereka melanjutkan perjalanannya,dan karena arahan Happy yang tidak pasti mereka takut jika mereka akan tersesat Lagi, jadi Happy,Issei,dan Rias memutuskan untuk terbang menuju kesana agar mereka tidak tersesat dan dapat melihat kota itu dengan jelas, sedangkan nasib Lucy dan Natsu yang tertinggal, Natsu masih tertidur sedangkan Lucy sedang coba membangunkan Natsu agar mereka lebih cepat sampai sana daripada Rias Dkk.

"Natsu!cepat bangun atau mereka akan tiba disana lebih cepat daripada kita!"Teriak Lucy ke Natsu yang sedang mencoba membangunkannya

"Orang sepertimu itu sangatlah lambat dalam berfikir ia kan, hahaha!"Kata seseorang yang sedang terbang memakai armor putih dengan ketawa jahat

"Huh, HEY! Kau yang waktu itu!"Teriak Natsu kaget yang tiba-tiba bangun

"Benar sekali ternyata ingatanmu itu lumayan juga ya,hahaha!"Kata orang itu sambil tertawa jahat lagi

"Kau orang yang menciptakan ilusi kota agar Acnologia datang itu, Kau Vali!"Teriak Lucy yang terlihat ketakutan

"Hey,dengar kau Tali suatu saat aku akan menghajarmu untuk saat ini aku sedang buru-buru jadi nanti dulu!"Teriak Natsu ke Vali yang langsung melarikan diri dengan Lucy

"OI!Bocah tengik ingat baik-baik namaku itu VALI!"Teriak Vali marah,jengkel ,Dll.

Dengan sangat cepatnya Natsu yang melarikan diri dengan Lucy tadi itu melesat menuju Rabian, Vali dengan jengkelnya pun mengikuti mereka ke Rabian, dan tidak disangka yang tiba disana lebih dulu adalah Natsu yang lari terbirit-birit dari Vali tadi yang sedang membawa Lucy, sedangkan Rias,Happy,dan Issei yang tadi terbang terhalang masalah yang lebih besar walaupun mereka terbang tapi mereka terdampar disebuah gurun dan diserang oleh sekoloni monster yang sangat banyak,Issei dan Rias tidak bisa melawan mereka karena digurun itu sangatlah panas,

"Bucho seluruh kekuatanku telah habis terkuras panas ini!"Kata Issei yang terlihat sangat lelah

"Aku juga sama Issei!"Kata Rias yang lama-kelamaan pingsan

Happy yang tidak bisa melakukan banyak hal itu pun langsung terbang dengan cepat ke Rabian dan ternyata ia sedang beruntung ia bertemu Natsu, Natsu langsung diangkat olehnya dan langsung kembali ke Rias dan Issei,

"Oi! Happy apa yang kau lakukan!"Kata Natsu yang sambil meronta-ronta

"Selamatkan mereka berdua dulu Natsu!"Kata Happy yang sambil menangis

Setelah beberapa lama mereka terbang Natsu melihat Issei dan Rias yang terlihat akan dimakan oleh monster-monster itu, Natsu langsung melepaskan Happy dan langsung memeluknya dan perlahan menaruhnya dipasir gurun itu,

"Oi! Apa yang telah kau lakukan pada mereka berdua ha!"Benta Natsu yang terlihat sangat marah

"Mungkin mereka memang orang asing tetapi mereka sudah menjadi teman bagi Lucy, jadi teman Lucy adalah temanku juga!"Kata Natsu yang marah dan apinya berkobar-kobar, Natsu langsung mengeluarkan Karyu No Houkou(Roar Of The Fire Dragon)miliknya dan menyapu habis semua monster itu dengan satu serangannya saja, setelah para monster lenyap Natsu menggendong Issei,Rias,dan Happy langsung kembali ke Lucy, setelah beberapa jam kemudian Natsu Dkk, pun sampai didepan Theater Rabian, Lucy yang langsung melihat Natsu yang sedang membawa Issei,Rias,dan Happy yang pingsan itu, ia langsung panik dan mengecek keadaan mereka(sebenarnya yang dicek Cuma Rias dan Happy), tapi tak lama-kemudian Issei dan Rias bangun, Lucy langsung memeluk Rias setelah beberapa lama Rias langsung memeluk Natsu sampai Natsu jatuh dan mereka hampir berciuman Issei yang melihat hal itu pun yang biasanya ia langsung memukulnya untuk sekali ini ia membuang mukanya dengan berpura-pura tidak tau,

"Tumben untuk sekali ini kau tidak langsung memukul Natsu karena sudah macam-macam dengan Rias-san?"Kata Lucy

"Karena Ia tadi sudah menyelamatkan kami dan mengatakan walaupun kami ini orang asing kami adalah temanmu maka kami juga adalah teman mereka."Kata Issei yang sambil tersenyum haru

"Kita semua adalah temannya, karena temanku adalah temannya juga."Kata Lucy yang tertawa sedikit

Begitulah akhir pejalanan mereka menuju Theater Rabian begitu sulit tapi mereka sanagt gigih dan sampai disana,

Dichapter selanjutnya akan menceritakan tentang Natsu Dkk, yang sedang melakukan Drama Rabian dan perjalan pulang mereka kembali ke Magnolia.

Sekian untuk chapter yang satu ini, maaf jika ada kata-kata yang salah dan maaf juga jika Update chapternya kelamaan soalnya aku banyak kerjaan^^, kalau begitu sampai jumpa lagi semuanya"(^-^)"