Cast : Oh Sehun, Xi Luhan

Genre : Romance and drama

Boy and Boy Love

"Yak albino jelek berhenti mengikutiku",

"Siapa yang mengikutimu Idiot",

"Mwo siapa yang kau bilang idiot",

"Kau tentu saja",

"Yak kau yang idiot menjauh dariku"

"Memang siapa yang mau dekat-dekat dengan idiot sepertimu",

"YAK",

"Berhenti berteriak , kau terlihat seperti wanita gila",

"ASTAGA OH SEHUN MULUTMU ,AKU PRIA BODOH",

...

...

Brak!

"Astaga Lu letakkan pelan-pelan kau mau menghancurkan mejamu ya", Celoteh namja bereyeliner melihat teman sebangkunya yang membanting tasnya ke atas meja .

"Melihat raut wajahmu pasti kau baru selesai berdebat dengan Sehun lagi Lu ," Kekehnya pelan.

"Dia benar-benar idiot menyebalkan Baek", kesal Luhan melipat kedua tangannya didada.

PUK!

"Yak siapa yang melemparku", Teriak Luhan kesal mengusak belakang kepalanya yang terkena lemparan .

"Kan aku bilang kau yang idiot ", suara Sehun menginstruksi membuat Luhan membalikkan tubuhnya menghadap namja pucat yang tengah menyeringai bersender pada bangkunya.

"Yak berhenti menganggukku dasar tembok idiot", Teriak Luhan semakin kesal menatap Sehun tajam namun lebih terlihat seperti anak anjing meminta makan menurut namja pucat itu.

"Berhenti menatapku seperti itu dasar Rusa idiot", Sehun membalas lototan Luhan .

"Dasar manusia Es ",

"Rusa jelek ",

"Cadel",

"Yak ..Kau. Dasar wanita gila",

"Ishhhh aku pria Oh Sehun Sialan berhenti mengataiku Wanita", protes Luhan tak terima

"Oh~Baiklah. ...Kalau begitu dasar Ahjumma cerewet", Seringai Sehun jahil

"YAKKK~"

Hingga Baekhyun menggeleng-gelengkan kepalanya melihat pertengkaran tidak penting Antara Sehun dan Luhan didepannya .

"Ya Tuhan ini bahkan masih pagi ,Apa kalian tidak bisa akur sekali saja jika bertemu", Gerutu Baekhyun menatap Jengah kedua orang yang masih sibuk memandang kesal satu sama lain.

"TIDAK AKAN", Teriak Luhan dan Sehun hampir bersamaan .

"Huh!" guman Baekhyun tak percaya dan memijit kepalanya yang seketika pening karena ulah teman sekelasnya yang sepeti anjing dan kucing jika bertemu.

..

..

Luhan dan Sehun adalah teman sekelas . Siapa yang tidak mengenal mereka berdua Tom and Jerry Seoul SHS . Ya seperti itulah sebutan untuk pasangan yang hampir setiap hari beradu mulut itu . Entah di sepanjang koridor ,maupun di dalam kelas mereka . Pasangan disini dimaksudkan bukan seperti pasangan kekasih tapi lebih ke pasangan bertengkar. Walaupun banyak siswa yang menilai mereka berdua sangat romantis dan lucu jika terus bertengkar . Ada juga yang menyebut mereka seperti sepasang suami istri .Tapi tentu saja dibantah keduanya .

Luhan pria cantik bermata rusa itu hampir setiap hari berteriak salahkan Sehun dengan semua sikap menyebalkannya yang suka menjahili Luhan. Membuat namja cantik itu benar-benar naik darah jika sudah berhadapan dengan Sehun yang terkenal suka menjahili siswa yang menurutnya menarik , lebih tepatnya Luhan satu-satunya siswa yang ia jahili. Entah apa yang membuat namja pucat itu suka menggoda Luhan dirinya saja tidak mengerti . Ia hanya menganggap menjahili Luhan benar-benar sebuah hiburan untuknya.

Sehun pria pucat yang salahkan saja sangat tampan itu siapa yang tidak mengenalnya selain tampan dan sifat jahilnya . Ia juga merupakan Seorang Tuan muda yang kaya raya . Anak seorang pengusaha kaya dikorea membuat namja tampan itu memiliki banyak penggemar . Tapi mengingat ia orang yang dingin dan acuh tentu saja itu bukan hal penting menurutnya.

Bel masuk berdenting menghentikan aksi saling melotot antara Sehun dan Luhan .Karena Kim songsaeninm wali kelas mereka sudah berdiri didepan kelas sana.

"Perhatian semua ,Saem akan memberikan pengumuman ", kata Kim songsaeninm .

"minggu depan kita akan mengadakan perjalanan ke pulau jeju , selain untuk berlibur ,dan camping . Pihak sekolah juga akan mengadakan bakti sosial jadi jangan sampai ada yang mengacau oke ",

"Oh Ya kita akan disana selama seminggu dan saem ingatkan bawa perlengkapan dan kebutuhan masing-masing ",

"Saem kenapa lama sekali bukannya kita hanya disana 3-4 hari", tanya salah satu siswa.

"Itu sudah keputusan kepala Sekolah ,Kalian mengerti",

"Mengerti Saem ", Teriak semua murid serempak.

"Bagus ,Kalau begitu jangan banyak bertanya dan mari kita mulai pelajaran hari ini",

..

..

Kini Luhan dan Baekhyun duduk disalah satu bangku kantin menghabiskan makan siang mereka.

"Yang benar saja seminggu ,apa itu tidak terlalu lama kim saem benar-benar", celetuk Luhan pada Baekhyun didepannya.

"Entahlah aku pikir kita hanya akan menghabiskan waktu disana selama 2 sampai 3 hari saja ",jawab Baekhyun.

Luhan menghela napas menyendok kan nasi kemulutnya "Kemana Kyungie kenapa dia belum terlihat", Luhan mengedarkan pandangannya mencari sosok yang sedari tadi belum menampakkan batang hidungnya.

"Apa kau lupa hari ini kan ada latihan Dance , mengingat besok ada kompetisi Dance ", jawab Baekhyun menatap Luhan.

"Iya aku tau aku bersyukur idiot gila itu salah satu anggotanya Huh! Aku bisa makan dengan tenang siang ini", katanya tertawa "Pasti Kyungsoo menemani pacar hitamnya itu ya Baek",kekehnya.

"Dan kau tidak menemani Chanyeoll Baek tumben sekali",

"Ah aku menemanimu saja Lu ," Jawab Baekhyun

"Aigoo aku tidak apa sendiri pergilah , Chanyeoll mungkin sedang menunggumu juga Baek", Suruh Luhan mengibas-ngibaskan tangannya menyuruh Baekhyun segera pergi.

"Benar tidak apa-apa Lu ", Tanya Baekhyun lagi.

Luhan mengangguk dan tersenyum .

Baekhyun tersenyum dan berdiri dari duduknya" Baiklah Aku pergi dulu ya Lu",

Luhan mengangguk dan melambai kearah Baekhyun yang berlari keluar kantin.

Luhan memutuskan pergi ke atap menghabiskan waktunya hari ini mungkin untuk tidur atau menghirup udara segar. Luhan bukan membolos karena ia termasuk siswa rajin jadi membolos sama sekali bukan dirinya . Hanya saja mengingat besok ada kompetisi Dance disekolahnya membuat para siswa maupun guru sibuk sendiri menyiapkan entah apa itu . Membuat hari ini jam pelajaran kosong dan Luhan tidak mau menyia-nyiakannya hanya untuk berdiam diri dikelas.

Cklek!

Luhan membuka pintu atap berjalan menuju pagar pembatas. Ia menengok ke bawah dari pagar pembatas atap itu dan sedikit bergidik ngeri melihat jarak yang sangat tinggi menurutnya.

"Badanku bisa hancur kalau aku jatuh dari sini", kekehnya pelan

"Isshh~menyeramkan sekali"

"hahhh~Damainya", Guman Luhan menutup matanya dan merentangkan kedua tangannya menghirup udara yang sangat menyejukkan .

"Aku merindukanmu Shixun", Lirihnya.

...

...

"Sial aku lelah sekali", Teriak Chanyeoll meneguk kasar air minumnya. Baekhyun mengelap keringat Chanyeoll dengan handuk putihnya membuat Chanyeoll tersenyum "Terima kasih Baby",

"Kenapa harus besok , ini sangat melelahkan ", kali ini Gerutuan keluar dari kekasih Kyungsoo ,Kim Jong In . "Kau harus semangat sayang ,Aku mendukungmu", Semangat Kyungsoo memberikan sebotol air kepada Kai . Kai tersenyum "Gomawo Baby Kyung"

"Ya Hun kau mau Kemana", tanya Chanyeoll saat melihat Sehun keluar ruang latihan tapi Sehun hanya mengedikkan bahunya sebelum keluar ruangan tak menanggapi pertanyaan Chanyeoll.

Sehun berjalan sepanjang koridor berniat pergi ke tempat biasanya ia membolos . Ia berpikir untuk beristirahat sejenak latihan tadi sangat menguras tenaganya .Sehun memasangkan earphone ketelinganya sesekali kepalanya bergerak mengikuti irama lagu yang ia dengar.

Cklek!

Sehun membuka pintu atap pelan dan menutupnya lagi. Sehun mengarahkan pandangannya ke sosok yang tengah berdiri menempel pada pagar pembatas . Ia mengernyit menyadari pemilik surai coklat muda itu.

"Apa dia mau membunuh dirinya sendiri ", Guman Sehun melepaskan earphonenya dan sedikit berlari menghampiri sosok itu.

"Yak! Xi Luhan berhenti Bodoh", Teriak Sehun dan

Sret!

Dan menarik tangan Luhan membuat sang pemilik tangan membuka matanya seketika karena terkejut . Sehun menarik tangan Luhan terlampau keras membuat tubuh Luhan menubruk langsung ke tubuhnya. Membuat jantung Luhan berdetak lebih cepat dan darahnya berdesir aneh saat kulitnya bersentuhan dengan tubuh kekar Sehun bahkan ia bisa mencium aroma maskulin yang sangat memabukkan dari tubuh Sehun.

"Sial!apa yang aku pikirkan", Gerutunya pelan sangat pelan.

"Apa kau bosan hidup hah!", Teriak Sehun tepat didepan wajah Luhan dan memegang kedua pundak sempitnya. Membuat yang lebih mungil menatapnya bingung.

"Sehun-.."

"DIAM", Bentak Sehun membuat Luhan menutup mulutnya rapat-rapat . Luhan mengamati wajah Sehun yang terlihat mengeras saat ini .

"Apa Sehun mengira aku akan bunuh diri ," kata Luhan dalam hati.

"Dan kenapa dia terlihat marah apa dia menghawatirkanku",

Pikiran -pikiran itu terus berkecamuk di dalam otaknya melihat reaksi dan air muka Sehun yang terlihat khawatir padanya . Itu tidak mungkin menurutnya mengingat Sehun selalu bersikap buruk terhadapnya. Dan untuk alasan apa pula yang membuat Sehun harus menghawatirkannya.

"Tapi Sehun aku berdiri disana bukan untuk bunuh diri idiot", Kata Luhan menahan tawanya melihat ekspresi terkejut dari wajah Sehun . Sehun menurunkan kedua tangannya menatap menyelidik kearah Luhan.

"M-Mwo , Lalu sedang apa kau disana ", kesal Sehun.

HAHAHA

Luhan tertawa keras melihat wajah Sehun yang menurutnya sangat konyol.

"Untuk apa aku melakukan hal bodoh itu Sehun ,Astaga", Luhan menepuk dahinya pelan tak habis pikir dengan pemikiran namja albino didepannya ini.

"Oke aku luruskan, Sebenarnya aku disana hanya untuk menghirup udara segar hari ini itu saja tidak lebih", kekeh Luhan lagi. Wajah Sehun mengeras ia benar-benar kesal .

"YAK", teriaknya kesal melihat Luhan yang terus menertawakannya.

"Kenapa berteriak didepan wajahku ", Sebal Luhan menatap Sehun yang nampaknya kesal dan malu bersamaan. Membuat Luhan ingin kembali tertawa tapi ia urungkan melihat wajah kesal Sehun ia tidak ingin membuat pria didepannya ini bertambah kesal.

"Sudahlah ,Aku pergi", Kata Sehun membalikkan tubuhnya berjalan menuju pintu atap dan menutupnya agak kencang . Luhan menatap heran kepergian Sehun "Wajahnya pasti merah sekali ", Geli Luhan dan menyandarkan tubuhnya di pembatas atap. Luhan memegang dadanya yang masih berdetak tak karuan "Ada apa denganku ", Gumannya pelan . Apa dia,- tidak-tidak Luhan menggelengkan kepalnya ribut itu tidak mungkin pikirnya .

TRING

Luhan menatap gantungan beruang ditangannya . Sedikit tersenyum kecil "Shixun kau lihat temanku -ani Musuh berdebatku terlihat seperti idiot sungguhan", katanya Tertawa pelan .

Namun sedetik kemudian tawa itu lenyap tergantikan oleh senyuman miris Luhan menatap gantungan beruang bertuliskan Wu Shixun itu "A-aku kenapa Shixun ,Perasaan ini sama seperti saat aku denganmu dulu tapi kau tahu ini berbeda ..benar-benar berbeda ..ishh tidak mungkin benarkan bagaimana mungkin aku menyukai albino idiot sepertinya ",

Menatap dalam gantungan ditanganya"Bogoshipo , Sedang apa kau sekarang",

Hahhhh~

Luhan menghembuskan napas berat memasukkan gantungannya kembali kedalam saku dan berjalan pergi meninggalkan atap Tubuhnya benar-benar aneh sekarang.

...

...

...

"Ya Tuhan dasar bodoh ishhhh ini memalukan astaga sial", batin Sehun kesal berjalan sedikit berlari sepanjang koridor sekolah . Apa yang dipikirkannya saat itu dan untuk apa dia peduli pada Luhan atau jangan-jangan Tidak mungkin Sehun menggeleng-gelengkan kepalannya ribut membuang semua pemikiran aneh dari otaknya.

Tapi bukannya pikiran itu hilang malah semakin menjadi diotaknya Sehun pikir dirinya sudah gila ia terus memantapkan pikirannya terus mengingat Luhan itu hanya musuh berdebatnya ,Korban untuk kejahilannya dan tidak lebih dari itu. Bagaimana bisa Sehun berpikir tentang Luhan berpikir kalau ia "Jatuh "pada Luhan itu tidak akan pernah terjadi saat ini ataupun dimasa depan , "Aku mungkin terlalu malu salah menduga idiot itu ingin bunuh diri ya mungkin itu, dan tentu saja aku tidak menyukai namja aneh itu tidak akan pernah", Guman Sehun pada dirinya sendiri.

Dan Sehun terus saja menyangkalnya ia hanya tidak memahami dan melihat hatinya bahwa sebenarnya ia memang benar sudah Jatuh pada Luhan si korban kejahilannya itu.

..

..

...

Tbc!

Ini new story genrenya school kalo buat beberapa chapter kedepan btw aku gk tau buat berapa chap genre buat schoolnya . Untuk yng pengen tau siapa Si shixun atau dia orang yang sama atau bukan sama si thehun liat chap depan ya .

Ini murni cerita saya kalau ada kesamaan sama cerita author lain maafkan saya karena itu tidak sengaja ..btw aku juga jarang baca yang genrenya school emang pernah beberapa kali tapi udah lupa alurnya kek gimana hehe~

Maaf kalo gk memuaskan saya masih pemula alias amatir hehe~ jadi ya cerita sesuai yng ada di otak saya ya saya tulis ... Jadi kalo ada kesalahan penulisan atau kata mohon maaf sekali ilmu bin saya pas-pasan saya bukan mhsw prodi bin soalanya haha

Untuk yang berminat sama ff terbaru saya ini saya mohon reviewnya ..

Kalo gk ada review berarti gk ada yng minat dan gk akan saya terusin kok ...

Jadi review kalian bakal nentuin nasib this story hahaha... Tenang aja aku bkl lanjut terus kok gk bkl hiatus buat cerita ...

Udah ya gk usah panjang-panjang dulu..

SEE YOU NEXT CHAP (untuk yang beeminat)..