HUNHAN STORY

SCHOOL LIFE

GENRE : ROMANCE , SAD AND COMEDY

Walaupun dari jauh ...

walaupun kau tak mengenalku ...

walaupun kau tak pernah tau bagaimana rupa wajahku ...

Dan walaupun aku tak bisa menyentuhmu ...

AKU MENCINTAIMU

MENCINTAIMU DENGAN SANGAT

Hanya itu yang bisa aku katakan dalam hatiku paling dalam...

Hei..

Aku tak berharap apapun saat ini...

Aku hanya berharap bisa melihatmu setiap hari di setiap hembusan nafasku , di setiap kedipan mataku ,dan di setiap detakan jantungku...

Aku tidak menginginkan lebih , kalau kau berpikir aku bodoh ..

Ya ,Aku memang bodoh dan sangat bodoh ,bahkan ini sudah terlalu lama aku juga tak yakin dengan diriku sendiri sampai kapan aku akan begini ...

Seperti seorang yang bisa mengagumimu dan mencintaimu dari jauh...

But it's alright

Even if it's a foolish love

It's alright

If only I could see You

"Hei ..aigoo kau melamun lagi , bisa-bisanya kau ", pria itu berceloteh kecil dan mendudukkan tubuhnya disamping temannya yang masih saja melamun sesekali tersenyum layaknya orang sedang jatuh cinta , tapi itu lebih terlihat seperti orang gila menurutnya .

Puk

Ia memukul kepala pria disampingnya membuatnya meringis kecil dan menatap si pelaku sambil mengelus pelan kepalannya .

"Kyung kenapa aku dipukul ", rengeknya kesal memandang pria bermata burung hantu bernama lengkap Do Kyungsoo di sampingnya .

"Kau melamun dan pasti kau tidak mendengarkan aku bicara kan makanya aku pukul agar kau sadar ", Katanya santai dan mencomot kentang goreng didepannya memasukkan kedalam mulut dan mengunyahnya pelan .

"Yak itu makananku kau pesan sendiri sana ", katanya kesal meraih kentang gorengnya.

"Ani ", balas Kyungsoo dan kembali menarik kentang goreng itu kearahnya .

"Yak..Yak...", pria disampingnya berusaha menarik kembali kentang gorengnya namun kepalanya ditahan Kyungsoo . Telunjuk Kyungsoo mendorong pelan kepala pria disampingnya sambil terkekeh kecil sedangkan pria itu terus mengerakkan tangannya ingin mengapai kentang gorengnya kembali.

"Lu harusnya kau makan nasi bukan hanya kentang ini , berapa kali aku bilang jaga kesehatanmu ,arrachi", omel Kyungsoo membuat Luhan pria disampingnya memberengut .

"Ya aku tahu ..", Jawabnya dingin Kyungsoo terkekeh pelan dan mengusak pelan rambut sahabatnya ini .

"Aigoo...anak pintar ", Kata Kyungsoo . Dan Luhan semakin memberengut sebal pada Kyungsoo disampingnya yang masih sibuk menertawakannya.

"LUHANNIE..KYUNGIE...," Teriakan super kencang membuat semua mata di kantin menoleh kearah si pelaku tak terkecuali Luhan dan Kyungsoo yang sedang terkikik kecil melihat seorang pria mungil yang tengah berlari kearahnya itu .

"Yak kau berhenti berteriak kau menjadikan dirimu sebagai pusat perhatian seluruh kantin tau ..,"Omel Kyungsoo.

Pria mungil itu tak menggubris dan merebut gelas minuman Luhan meminumnya habis.

"Baek itu minumanku kenapa kau habiskan...", Rengek Luhan menatap Baekhyun yang meminum habis minumannya .

Dan Baekhyun hanya menyengir tak bersalah lalu duduk didepan Luhan dan Kyungsoo .

"Lu aku punya berita Bagus... Kau pasti tak percaya ..," Kata Baekhyun .

Luhan memandang Baekhyun bingung sesekali mengerjap imut .

"Dan kau dasar tukang gosip astaga...-"Kyungsoo menepuk pelan dahinya "..-memangnya berita apa?"

Baekhyun mendengus sebal "Kau mengataiku tukang gosip. Tapi malah bertanya berita apa yang ku bawa dasar bawel..",

Puk

"Kenapa memukulku Kyung~," Kesal Baekhyun saat mendapat sebuah pukulan cukup keras pada dahinya dari Kyungsoo .

"Jawab saja ...dan awas kalau kau berani mengataiku lagi aku tidak akan memberimu masakanku lagi ...", Ancam Kyungsoo membuat Baekhyun sweetdrop dan Luhan yang tertawa geli melihat kedua sahabatnya .

"Kau jahat sekali Kyung. Memangnya kau tega membuatku kelaparan ugh~", Baekhyun menatap Kyungsoo memelas .

"Kau mau ku pukul lagi huh!", Kyungsoo sudah mengangkat tangannya hendak kembali memukul Baekhyun lagi namun dengan cepat Baekhyun menggelengkan kepalanya dan menyengir polos pada Kyungsoo yang mendengus kesal padanya .

"Sudahlah berhenti bertengkar ... Kalian cerewet sekali seperti Ahjumma kantin ",Kekeh Luhan membuat kedua sahabatnya itu melotot kearahnya .

"XI LUHAN", Pekik keduanya membuat Luhan berjengit kaget dari duduknya .

"Kalian mau membuatku tuli...", Marah Luhan mengusap kedua telinganya yang berdengung karena teriakan Kyungsoo dan Baekhyun .

"Hehe Mian...",Ujar keduanya bersamaan dan tersenyum lebar kearah Luhan.

"Lain kali berhen...-"

KYAAA...SEHUNN OPPA

SEHUNNN...

SEHUN OPPA KAU TAMPAN SEKALI...

SEHUN ASTAGA KAU KEREN SEKALI..

Perkataan Luhan berhenti saat mendengar pekikan para siswi di sekitarnya . Ia mengarahkan pandangannya pada sosok yang menjadi pusat perhatian seluruh kanti tak termasuk dirinya . Bibir mungilnya menyunggingkan senyuman manis melihat sosok pria tampan itu memasuki areal kantin diikuti gerombolan siswa-siswi yang mengekor dibelakangnya .

Sehun-ah~

Gumannya dalam hati masih dengan senyum manis dibibirnya .

"Woah~Lihat Rusa ini tak berhenti tersenyum melihat si Prince sudah datang ",Goda Baekhyun mencolek lengan Luhan .

Sedangkan Luhan menatap Baekhyun kesal dan mengerucutkan bibirnya lucu .

"Aigo~Lucunya ..."Gemas Kyungsoo mencubit kedua pipi gembil Luhan.

"Kyungie lepaskan sakit...",Rengek Luhan .

Kyungsoo kemudian melepaskan tangannya dan terkekeh melihat wajah Luhan yang sangat Lucu .

"Lu mengenai berita yang aku ingin katakan padaku sebenarnya ini tentang Sehun ", Kata Baekhyun .

Luhan dan Kyungsoo menatap kearah Baekhyun .

"Memangnya berita apa yang kau dapatkan tentang Sehun ...",Tanya Luhan masih menatap kearah Sehun yang sedang memesan makanannya .

"Sehun tadi pagi datang dengan seorang wanita...Kau tau katanya dia itu keka-..."

"Oppa...",

Baekhyun berhenti dan menolehkan kepalanya juga dengan seluruh penghuni kantin tak terkecuali Luhan .

Melihat seorang wanita yang ummm..cukup cantik berlari kearah Sehun dan merangkul lengannya.

Sedangkan Sehun hanya membiarkan wanita itu merangkul lengannya dan masih sibuk dengan pesanannya.

Bukan hanya Luhan yang kaget melihat wanita itu merangkul lengan Sehun mesra namun Juga seluruh isi kantin .

"Siapa wanita itu kenapa dia merangkul lengan Sehun.."

"Kau tak tau ya diakan kekasih Sehun yang baru..",

"Apa. Benarkah itu ..."

"Ya namanya Yoona dia siswi pindahan dari London .."

"Astaga Sehun sudah punya kekasih hatiku sakit .."

Terdengar bisikkan-bisikan siswi membicarakan Sehun dan wanita yang bersamanya . Sedangkan Luhan menghela nafas pelan dan menundukkan kepalanya.

"Sehun sudah punya kekasih ...dia cantik dan pasti dari keluarga kaya... Aku tak ada kesempatan..", Guman Luhan dalam hati .

"Lu kau baik-baik saja ...", Tanya Kyungsoo mengelus pelan pucuk kepalanya membuat Luhan mendongak menatap Kyungsoo dan mengangguk .

Ia berdiri dari duduknya dengan lesu tak bersemangat .

"Kau mau kemana Lu..."Tanya Baekhyun .

"Aku ingin keruang kesehatan ...aku lelah ingin beristirahat sebentar tak apakan jika aku membolos pelajaran kali ini...", Balas Luhan lemas .

Baekhyun dan Kyungsoo mengangguk mengiyakan "Ya beristirahatlah ...aku akan mengizinkanmu pada guru kelas nanti ..." Ujar Baekhyun

Luhan tersenyum dan berjalan meninggalkan kedua sahabatnya yang menatapnya sendu .

"Aku kasihan pada Luhan Kyung...",Kata Baekhyun menatap sosok Luhan yang berjalan menjauh keluar dari kantin .

"mau bagaimana Lagi Baek ...dia sendiri yang masih mau mencintai albino sialan itu..",kesal Kyungsoo.

Dan tanpa Luhan tahu Sehun memperhatikannya dari jauh saat dirinya keluar dari kantin .

...

...

Hhhh~

Entah yang ke berapa kalinya Luhan menghela nafas dadanya benar-benar sesak sekarang . Membuka pintu ruang kesehatan pelan dan menuju salah satu tempat tidur disana . Ia benar-benar lelah tubuhnya apalagi termasuk dengan hatinya yang lebih lelah lagi .

Memejamkan matanya pelan "Kau sakit Lu...",

Sebuah suara membuatnya kembali membuka matanya dan tersenyum menemukan siapa yang kini duduk disamping ranjangnya .

"Tidak ..aku hanya lelah Kris...", Luhan menggeleng pelan dan hendak duduk namun Kris menahannya .

"Berbaring saja jika kau lelah...Jangan sampai sakit lagi. Kau harus menjaga kesehatanmu arra..",Kata Kris mengusak pelan Surai madu Luhan dan tersenyum .

Luhan mengangguk lalu menatap Kris "Dan kau sedang apa disini.. Jangan bilang kau membolos Tuan Wu..", Selidik Luhan membuat Kris terkekeh.

"Ya kau pasti tahu jadi aku tak perlu menjawab bukan...",Kekeh Kris.

Plak

"Isshhhh~Lu sakit..", adu Kris mengusak kepala bagian sampingnya yang menjadi korban pukulan Luhan .

"Siapa suruh kau seenaknya membolos Tuan Wu...", Ujar Luhan menatap Kris garang namun terlihat sangat mengemaskan dimata Kris.

"Aku malas Lu...dan aku Juga mengantuk..", Jawab Kris santai dan menunjuk ranjang disamping ranjang Luhan .

"Aku akan tidur disitu jadi panggil aku jika kau ingin melihatku oke..." Sambung Kris percaya diri mendapatkan tatapan tak percaya dari Luhan.

"Dalam mimpimu saja...", Kata Luhan sinis tangannya mendorong tubuh tinggi Kris menyuruhnya pergi dari ranjangnya .

Sret

Ia menutup kordennya agar Kris tak dapat melihatnya . Namun Bukan Namanya Kris jika ia tak mengganggu Luhan dan entah sejak kapan korden itu sudah terbuka setengahnya menampakkan Kris yang sedang tersenyum konyol padanya .

Luhan memutar bola matanya jengah dan menatap Kris "Berhenti tersenyum bodoh seperti itu Kris kau membuatku ingin Muntah...", Luhan membuat Gestur ingin muntah .

Kris terkekeh pelan "Mau pulang bersama ..aku ingin mengajakmu jalan-jalan.."

"Bagaimana kalau aku menolak...", Jawab Luhan.

Kris kembali terkekeh" Sayang sekali... Aku ingin mengajakmu ke kafe es krim yang baru buka disamping mall..mereka bilang tersedia es krim porsi jumbo kalau kau tak mau ya sudah..",

Mendengar kata es krim membuat Luhan berbinar seketika "Porsi besar benarkah.. Jangan mencoba berbohong Tuan Wu.."

"Aku serius. Memang kapan aku pernah berbohong kepadamu ...itu terserah padamu..", Kris mengedikkan bahunya acuh hendak menutup kembali kordennya namun ditahan Luhan.

"Baiklah. Kau harus menyiapkan dompetmu kalau begitu...",Kata Luhan tertawa .

"Jangan Khawatir ..bahkan aku bisa membelikanmu dengan Kafenya sekalian...", Jawab Kris sombong dan mereka tertawa bersama . Setidaknya Kris bisa sedikit mengurangi rasa sedih dan sesak dihatinya saat mengetahui orang yang sudah ia cintai sejak lama sudah memiliki kekasih .

Walaupun ini bukan untuk pertama kalinya namun rasa sakit dan sesak yang ia rasa masih sama dan tak berubah sedikit pun.

...

...

...

...

Tbc!

Ini New story buat gantiin Love is yang aku hapus . Kenapa aku hapus sebenarnya aku udah nulis sampai chap terakhir yang kurang lebih jumlahnya 7 chap . Dan yang paling aku sebel dan jengkel tiba-tiba aja si laptop aku eror dan menyebabkan data didalamnya ilang semua .

Dan maaf ya jadinya aku hapus aja soalnya sangking jengkel nya aku . Udah capek-capek nulis malah ilang. Btw ini cerita bisa dibilang kebalikan dari NG tapi aku pastiin bakal beda seratus persen alurnya .jadi kalo berminat ya mohon review ,fav,dan follow ya.

Untuk NG bakal update hari jumat atau sabtu ya. Udah begitu dulu and see you next chap.