SOMEONE P.O.V

Aku benci keadaan seperti ini, aku ingin lari. Tapi jika aku melakukannya, aku tidak akan mempunyai tempat tinggal.

Sudah kuputuskan, aku akan bertahan beberapa tahun lagi, selama mereka masih membiayaiku.

END SOMEONE P.O.V

He's Different

Naruto

Disclaimer : Masashi Kishimoto

Genre : Adventure, Friendship

Warning : OOC chara, TYPO berhamburan, not like canon.

" CEPAT BANGUN BODOH!." Bentak seorang perempuan berambut Merah terang seperti tomat, kepada pemuda atau mungkin anak kecil berumur 10 tahun di hadapan 'Kaki-nya' tersebut.

Anak kecil itu kemudian bangun dari alasnya tidur setelah merasakan sedikit nyeri pada bagian pinggang nya yang tadi tertendag oleh perempuan di hadapannya.

" Baguslah kau sudah bangun, sekarang cepat bersihkan kamar adikmu, kemudian cuci piring, dan bersihkan seluruh rumah ini, aku tidak ingin melihat noda sedikit pun dalam rumah ini setelah aku pergi berlibur. Kau mengerti BODOH!." Ucap atau perintah perempuan didepan bocah tersebut sambil menarik rambutnya untuk mendongak keatas melihat wajah perempuan tersebut.

" Ugh... H-Ha'i O-Okaa-sama. " Ucap bocah tersebut sambil memegang tangan perempuan tersebut agar segera melepaskan tarikan pada rambutnya.

" Baguslah, dan cepat kerjakan pekerjaan rumah mu sekarang. Aku akan pergi bersama keluarga ku dahulu ke Hokkaido untuk berlibur. " Ucapnya sambil berbangga hati. Dan melangkah pergi dari tempat bocah tadi tertidur.

" BRAK... "

Bocah tadi menutup matanya saat melihat pintu atau kayu tersebut dibantingnya. Dirinya kemudian merangkah dan melihat beranda halaman rumah yang ditempatinya dan melihat sebuah sosok figure lelaki berambut pirang dengan jambang yang mencapai dagunya tersebut bersama seorang anak perempuan yang ia tahu umur nya 10 tahun kurang 9 bulan itu menggenggam tangan lelaki tersebut, dia bisa melihat wajah bahagia terdapat pada bocah perempuan tersebut. Dirinya iri, ya dia sangat iri akan apa yang terdapat pada kehidupan bocah tersebut, kasih sayang yang didapat bocah tersebut. Pokoknya semuanya, dia ingin seperti itu.

Bocah tersebut kemudian mengalihkan pandangannya dari jendela tersebut dan menatap datar langit kamarnya, bukan kamar tetapi atap loteng yang ia tempati tersebut, ia bisa melihat awan bahkan birunya langit dari sini, terdapat jendela yang mengarah ke arah langit, dirinya menyukai ini. Menatap langit yang bisa menemaninya tersebut.

Dirinya kemudian ingat akan perintah dari permpuan yang ia sebut Okaa-sama tadi. Ia lantas bangun dan merapikan sedikit tempat yang ia jadikan tidur tersebut, dan kemudian membersihkan debu yang ada pada pakaiannya dan mengecheck apakah terdapat luka pada pinggangnya yang tertendang tadi dengan sepatu High Heels tadi.

SOMEONE P.O.V

" Kenapa?."

Semua pertanyaan yang berada pada kepalaku semua berawalan dengan kata Kenapa.

Aku lantas bangkit dan meninggalkan 'kamar' ini dan mulai bersih bersih rumah yang akan kuisi sendiri mulai dari sekarang hingga beberapa minggu kedepan ini.

Dalam melakukan kegiatan ku ini, aku selalu bertanya kenapa akau yang harsu mengalaminya. Apa yang telah aku lakukan bahkan kesalahan apa yang telah aku lakukan hingga mereka dengan kejamnya memperlakukan ku layaknya budah sampah atau samsak yang mereka bisa gunakan semaunya.

Aku bingung, otakku dipenuhi pertanyaan yang tak bisa terjawab, yang kutahu aku harus bertahan dirumah ini karena walaupun perlakuan mreka kejam padaku, mereka tetap menyekolahkan ku dan memberikan aku pakaian dan tempa tinggal disini.

Jujur jika dikatakan benci. Aku benci keadaan ini, aku ingin lari, tetapi jika ku lakukan aku tidak akan mempunyai tempat tinggal kembali.

Sudah kuputuskan aku akan bertahan selama beberapa tahun hingga aku menginjak dewasa atau mungkin saat aku bisa mencari pekerjaan dan memenuhi bahkan mencari tempat tinggal.

END SOMEONE P.O.V

TIME SKIP. (7 YEARS)

" OEY BAKA. CEPAT KEMARI!. " Teriak gadis berambut kuning keorenan entah pada siapa.

" Ha'i Naruko." Ucap Pemuda lebih tua dari perempuan berambut kuning ke orenan bernama Naruko tersebut.

" Sudah kukatakan jangan panggil aku dengan nama ku. Mana sopan santunmu disini sebagai pembantu, harusnya kau memanggilku Ojou-sama. Bukan Naruko. Kau disini hanyalah pembantu. PEMBANTU, bahkan SAMPAH." Ucap Naruko pada orang dihadapannya, dengan teriak.

" Sekarang aku ingin kau mengerjakan Tugas Fisika dan Ilmiah ku Naruto-sampah. Aku ingin nilai tertinggi, dan jangan sampai Okaa-sama tahu atau kau akan mati. " Ucap Naruko pada Naruto sambil merapikan pakaiannya dan melenggang pergi.

Naruto atau bocah yang dulu disiksa hingga sekarang Cuma bisa menunduk dan tak melawan, dirinya masih ingat dengan perkataan pada umur 10 tahun dahulu. Dimana akan bertahan hingga dirinya mendapatkan perkerjaan. Dirinya masih berpegang teguh dengan pendiriannya, tinggal beberapa bulan lag ia bisa pergi dan mencari pekerjaan atau pergi berkelana ke negara lain dengan cara menjadi tentara atau apapun agar jauh dari tempat ini.

Naruto atau bocah yang dulunya disiksa sekarang berubah menjadi kepribadian dingin, datar, pintar, dan penutup.

Naruto lantas mengerjakan tugas Fisika dan Ilmiah Naruko, bisa dikatakan tugas ini sangatlah mudah bagi dirinya yang selalu lompat kelas karena otaknya yang terlebih encer. Berterima kasih lah dia walaupun engga kepada Otou-sama nya yang menurunkan kepintaran nya pada nya dan menurunkan kobodohan Okaa-sama nya pada Naruko.

Setelah selesai kemudian Naruto pergi keatas loteng dan mulai merapikan buku pelajarannya dan bergegas tidur, dirinya ingat besok adalah tes untuk mengikuti pelayaran bahkan ada juga tes untuk masuk militer elit yang diadakan oleh pemerintahan jepang kepada beberapa anak yang memiliki kelebihan pada otak dan lainnya.

Dirinya tidak tahu kenapa bisa mendapatkan sebuah surat yang menyatakan dirinya masuk kedalam program kemiliteran elit yang didirikan oleh pemerintahan jepang, atau mungkin saja dunia.

Who knows, dirinya hanya menebak dan mencoba tidur terlelap agar besok tidak terlambat dalam tes tersebut.

To Be Continous.

Yo!

Yoroshiku minna~

Nama saya ... panggil saja Q, saya Author Newbie yang mengisi waktu luang yang kosong dengan cara menulis fic yang aneh bin gak jelas ini.

Dimohon tinggalkan review jika anda berkenan dan tolong berikan saran letak kesalahan dan kekurangan dalam fic hamba yang hancur ini.

Itu aja and Wassalam.

See you At nex time.