Cast : Oh Sehun

Xi Luhan

YAOI,BOYSLOVE

Rate : M

Length : Chaptered

"Sehun..Hentikan semua ini...",

"Apa maksudmu...",

"Sudah cukup Sehun apa kau akan terus seperti ini...",

"Bagaimana jika aku bilang Ya...",

"Apa kau pikir ia akan bahagia melihat kau menjadi seperti ini huh!",

"Pergilah jangan menasihatiku..aku tidak butuh...",

"Kau sudah berubah Sehun..kau sekarang seperti monster...",

"Cih...aku tidak peduli...sudah aku katakan aku akan menghabisi semua yang membuat orang yang aku cintai pergi dari dunia ini...termasuk bajingan ini...",

"Tapi Sehun ...kami mohon sadarlah...",

"Dan aku sudah bilang kalian untuk pergi dari sini ..Cepat pergi...",

"Aku benar-benar tak mengenalmu lagi Sehun...",

BUGH!

BUGH!

"AKU BILANG PERGI CHAN...",

Teriakan Sehun menggema membuat Chanyeoll hanya menghela nafas berat sebelum pergi meninggalkan Sehun yang masih dengan keji memukuli seorang pria didepannya yang bahkan sudah babak belur dan tak dapat lagi melawan .

CKREK

Sehun mengokang senjatanya kemudian menyeringai menakutkan mengarahkan senjatanya tepat ke kepala korbannya .

"Apa ada pesan terakhir...", Tanya Sehun dingin dan

DOR

Tanpa perasaan ia menembak tepat dikepala korbannya "Oh...Aku lupa kau belum mengucapkan pesan terakhir...", ia berbalik meninggalkan gedung tua itu dan sebelumnya menyuruh anak buahnya membereskan sisa pekerjaannya .

Blam

Sehun membanting pintu mobilnya melepas sarung tangannya dan mengelap keringatnya sebelum menjalankan mobilnya menjauh dari tempat itu .

...

...

"Yeoll kau terlihat erh ..Kacau ",

"Ya ..aku benar-benar tidak mengerti apa yang ada di pikiran Sehun...", Kata Chanyeoll menyeruput Kopinya.

"Dia membunuh lagi...",

"Ya kau tahu Kai...aku sudah menyerah padanya dia benar-benar seperti monster haus darah sekarang...", Chanyeoll memijit kepalanya yang tiba-tiba terasa ingin pecah .

"Aku tahu... Dan dimana dia sekarang...", Tanya Kai .

"Entahlah ...anak buahnya bilang dia pergi entah kemana ...mungkin ke pemakaman",

Dan Kai hanya mengangguk paham .

"Eh..Kai...",Panggil Chanyeoll.

"Hm...",

"Siapa dia...",Tunjuk Chanyeoll pada seseorang berambut coklat muda yang menarik perhatiannya .

Kai mengikuti arah pandang Chanyeoll "Ah dia...dia teman Kekasihku...",

"Siapa namanya...",Tanya Chanyeoll lagi masih memandang sosok yang dengan ramahnya melayani pelanggan cafe.

"Aku juga tidak tahu siapa namanya ...kau tertarik padanya..",

"Tidak bukan itu maksudku...Dia cantik...", Kata Chanyeoll tersenyum.

"Yak! Dia bisa murka kalau kau panggil cantik...",Kekeh Kai membuat Chanyeoll mengernyit bingung

"Eh..Wae wanita kan selalu senang bahkan tersipu saat dikatai cantik..kenapa harus marah," Bingung Chanyeoll membuat Kai meledakkan tawanya.

"Kenapa kau tertawa hit-..."

"Dia pria bodoh...",Potong Kai cepat tanpa menghentikan tawanya .

"MWO...", Pekik Chanyeoll keras membuat para pelanggan Cafe melihat kearah mereka berdua .

"Ishh..kecilkan suaramu Bodoh..",Kesal Kai karena malu saat menjadi pusat perhatian .

"Kau berbohong padaku ya hitam..yang benar saja...", Ujar Chanyeoll tak percaya .

"Aku tidak bohong...Dulu saat aku pertama melihatnya juga aku mengira dia wanita ..dan saat aku memujinya cantik ...Kyungieku memukul kepala belakangku sambil berkata kalau temannya itu pria... Saat itu aku belum percaya sebelum melihat dadanya rata tidak seperti wanita pada umumnya walaupun suaranya sangat lembut...",kekeh Kai saat membayangkan kejadian beberapa minggu lalu .

"Tapi Kai apa kau tak berpikir dia mirip dengan seseorang...wajahnya tidak asing ", Chanyeoll mengernyitkan dahinya .

"Benarkah...aku juga merasa begitu sebenarnya... Dan sampai hari ini aku masih memikirkan hal itu ..",kata Kai.

Chanyeoll mengetuk-ngetukkan jarinya berpikir beberapa saat . Sebelum ia menoleh cepat menatap Kai didepanya .

"Sehun..", Pekik Chanyeoll tiba-tiba membuat Kai yang sedang mengunyah kuenya menatapnya bingung.

"Sehun...ada apa dengan Sehun ...", Tanya Kai bingung saat Chanyeoll mengucapkan nama Sehun.

"Kau pernah melihat foto mendiang Istri Sehun kan Kai... Bukankan dia sangat mirip dengan...-.."

"MENDIANG ISTRI SEHUN..." Kata mereka bersamaan sambil melotot .

"Astaga-astaga ..kenapa aku baru menyadarinya ..",Kai memukul kepalanya berulang-ulang .

"Bagaimana bisa ada orang yang bisa semirip itu Kai apa mendiang istri Sehun punya saudara kembar...", Tanya Chanyeoll .

"Tidak..Mendiang istri Sehun bukankah anak Tunggal...",Balas Kai.

"Kai..bagaimana mungkin ini bisa terjadi...dan aku rasa mereka hanya berbeda jenis kelamin benarkan...",

"Entahlah Yeoll ...",

"Kai ...bagaimana jika-..", Chanyeoll mengantungkan perkataannya dan menyuruh Kai mendekat membisikkan apa rencana yang ada dikepalanya . Kai dengan cepat menjauhkan kepalanya saat Chanyeoll selesai memberitahu rencananya dan menatap horor pada Chanyeoll yang saat ini memandang pria cantik itu dengan smirk diwajahnya .

"Apa kau gila...",Kesal Kai mendengar rencana gila Chanyeoll.

"Apa salahnya mencoba...", Balas Chanyeoll acuh dan beralih pada kopinya meminumnya sedikit.

"Kau Tahu bagaimana dia...sekarang saja Sehun sudah seperti psikopat",

"Aku tahu...mungkin pria itu bisa mengembalikan Sehun seperti semula dan melupakan rencana balas dendamnya ..kau tahu sendiri Kai ,Sehun sudah benar-benar tak terkendali dia terlalu banyak membunuh ...mungkin saja -.."

"terserah Kau saja...",Kai mengacak rambutnya frustrasi membuat Chanyeoll terkekeh

"Kyungsoo bisa membunuhku karena rencana gilamu itu Dobi ...", Geram Kai dan Chanyeoll meledakkan tawanya keras membuat Kai mengeram jengkel dan memukul kepala Chanyeoll cukup kencang .

...

...

...

"Hei Sayang aku datang...",Sapa pria pucat itu dan berjongkok mengelus nisan mendiang istrinya dan meletakkan bunga mawar putih dipusaranya .

"Apa kabarmu hari ini hum!...Apa kau kedinginan..apa kau kesepian sayang.. ",

Kepalanya menunduk dan tersenyum miris "Aku kesepian Lu...Aku-..aku merindukanmu sayang...",

Dan pria itu-Sehun-mencium nisan istrinya "Maafkan aku...aku hanya belum sanggup menerima kenyataan ini...-"

"Dan aku akan membalas semua orang yang membuatku tak dapat melihat wajahmu lagi...Aku akan memastikan mereka menerima akibatnya... ", Sehun berdiri "Aku akan mengunjungimu lagi besok sayang...Aku pergi Hum!Aku mencintaimu dan akan tetap seperti itu...", kemudian ia berjalan meninggalkan makam mendiang istrinya . Memasuki mobilnya dan menjalankannya meninggalkan areal pemakaman .

...

...

...

"Baconnn~ Berhenti memberinya kue astaga...dan kau aku sudah bilang jangan terlalu sering makan makanan manis dasar anak nakal...",Pria bermata burung hantu itu menarik telinga kedua pria cantik didepannya .

"Kyung lepaskan ish~telingaku sakit tau...",Protes pria mungil berambut pink muda itu.

"Siapa suruh kau memberi kue lagi padanya dan kau..aku sudah bilang berapa kali bahkan tadi pagi aku juga sudah mengatakannya kan ...itu tidak Sehat ...",Omel Kyungsoo dan melepaskan kedua telinga pria mungil didepanya dan mengambil piring berisi bermacam-macam kue didepannya

"Kyungie~ kenapa diambil aku belum selesai makan... Kyungie kembalikan~" Rengek pria mungil lainya yang berambut coklat muda dan mencoba meraih kembali kue-kuenya .

"Rusa jelek berhenti makan makanan ini... Ini tidak baik untuk kesehatanmu ...kau harusnya makan sayur dan buah itu lebih sehat ...",Marah Kyungsoo membuat pria mungil itu melengkungkan bibirnya ke bawah dan menatap Kyungsoo berkaca-kaca.

"Tapi aku ingin kueku Kyung~",

"Tidak pokoknya... Kau juga baru sembuh dari demam dan kau lupa kata dokter kau harus banyak mengonsumsi sayur bukan kue ..",Kyungsoo memakan kue itu .

"Sudahlah Kyung berikan saja kue itu pada Luhan... Ini sudah hari ke 7 sejak ia terakhir makan kue-kue itu . "Kekeh Baekhyun merasa Kyungsoo sudah seperti Ahjumma cerewet .

"Baek kenapa kau malah membela Siluman rusa ini Astaga...", Kyungsoo menepuk dahinya yang terasa pening tiba-tiba.

"Lihat Kyungsoo sudah tidak sayang aku lagi..cuman Baekkie saja yang menyayangiku...",Rengek Luhan memeluk erat Baekhyun yang terkekeh melihat kelakuan temannya ini.

"Aku menyayangimu Lu..",Ucap Kyungsoo.

"Kalau kau menyayangiku..berikan kuenya Kyung Ya ya...",Rengek Luhan menyatukan kedua tangannya memohon dan jangan Lupakan mata rusanya yang berbinar sambil mengerjap-ngerjap imut membuat Kyungsoo menghela nafas dan menyerah lalu memberikan sepiring Kue-kue itu pada Luhan .

"Yey! Kyungie yang terbaik aku menyayangimu...",Pekik Luhan girang saat Kyungsoo mengembalikan kuenya .

"Kenapa hanya Kyungie ..memangnya kau sudah tidak sayang padaku Lu...",Tanya Baekhyun berpura-pura kesal

Namun bukannya menatap Baekhyun bersalah Luhan malah menatap Baekhyun polos sambil mengunyah kue-kuenya "Aku menyayangi kalian berdua ..",Katanya lagi sebelum kembali sibuk mengunyah .

"Ya aku tahu...dan Kyung aku rasa kita punya bayi sekarang...",Kekeh Baekhyun.

"Kau benar Baek ..bayi rusa..",Balas Kyungsoo tertawa.

"Isshhh~ aku bukan bayi...",Kesal Luhan yang masih sibuk dengan piringnya .

...

...

...

"Aku kira kau sudah tidak mau datang lagi Yeoll..."Tanya Sehun dingin saat memasuki ruang tengah rumahnya dan mendapati Chanyeoll duduk disana dengan sebuah koran ditangannya .

"Aku ingin membicarakan sesuatu padamu...",

"Apa..." Tanya Sehun lagi dan mendudukkan tubuhnya pada sofa didepan Chanyeoll .

"Memang bukan sesuatu yang penting ...Hanya ingin mengajak makan siang bersama. Kai yang mengajak ...", Ujar Chanyeoll.

"Tumben sekali Kai mengajak makan siang bersama ...dan bagaimana jika aku menolak ...",Jawab Sehun sedikit bingung namun tetap bertampang datar .

Chanyeoll mengedikan kedua bahunya "Itu terserah Kau mau datang atau tidak ... Jika kau ingin ,datanglah ke kafe milik kekasih Kai aku rasa disana makanannya sangat enak ...",

Chanyeoll merapikan bajunya dan berdiri "Aku akan pergi...Kami menunggumu siang ini... Itupun jika kau ingin datang kalau tidak ...itu bukan masalah..",

"Ya baiklah aku akan datang siang nanti. Aku harus menyelesaikan beberapa berkas kantorku pagi ini...",Kata Sehun santai.

"Baiklah aku akan menunggumu...",Balas Chanyeoll berlalu pergi dari hadapan Sehun dengan senyuman tercetak dibibirnya .

...

...

Sehun baru saja selesai menyelesaikan tumpukan berkasnya yang butuh ditanda tangani . Ia merenggangkan otot-ototnya yang terasa kaku melirik jam tangannya yang sudah menunjukkan pukul setengah dua belas siang . Ingat memiliki janji dengan kedua temannya Sehun menyambar kunci mobilnya Dan keluar dari ruangannya untuk pergi menepati janjinya pada kedua temannya .

...

"Yeoll...apa kau berpikir dia akan datang..", Tanya Kai pada Chanyeoll didepannya yang sibuk bermain ponsel .

"Dia akan datang... Kau tahu walau sekejam dan sebrengsek apapun Sehun... Bajingan itu bukan orang yang suka mengingkari janjinya ...", Kata Chanyeoll terkekeh kecil diikuti Kai .

"Ya kau benar di termasuk Bajingan yang suka menepati janji...",Kekeh Kai.

"Aku mendengarmu Khamjong , Berani sekali kau...",Ucap Sehun yang baru tiba dan mengeplak keras belakang kepala Kai .

Kai yang mendapatkan pukulan dikepala belakangnya meringis sambil menyengir saat mengetahui Sehun sudah duduk disampingnya .

"Hey!albino aku tak menyangka kau akan datang.. ",Kata Chanyeoll .

"Aku berpikir kau sudah cukup mengenalku Yeoll...",Balas Sehun santai .

"Ya aku tahu...",Jawab Chanyeoll.

"Dan apa kau keberatan jika kau yang memesan makanannya kali ini ...",Kata Kai memulai rencananya .

Sehun mengernyit lalu memutar bola matanya malas "Berani sekali kau memerintahku ..Bosan hidup Kau...",

Kai terkekeh "Aku hanya meminta bukan memerintah Tuan Oh yang terhormat...",

"Ya baiklah...",Ujar Sehun menyerah dan berdiri hendak memesan .

Sehun melangkah malas hendak memesan Ayolah itu sangat tidak keren biasanya dia adalah seorang raja yang selalu dilayani dan saat makan begini ia bahkan hanya butuh duduk dan mengangkat tangannya.

"Anda ingin memesan apa Tuan...",Tanya pegawai Cafe . Sehun menyebutkan beberapa makanan dan minuman yang hendak ia pesan sedikit memiliki pikiran jahil untuk memberi pelajaran pada kedua temannya yang terlihat sedang menertawakannya dalam diam sekarang .

"Apa hanya itu Tuan...",Tanya pegawai itu lagi dan Deni Tuhan suaranya terdengar begitu lembut ditelinganya . Sehun mengangguk dan hendak melihat ke depan dimana pegawai cafe itu berada namun sayang si pegawai sudah terlebih dulu berlalu untuk mengambil pesanannya .

Sehun membalikkan Tubuhnya beranjak ketempat dimana Chanyeoll dan Kai yang sudah menunggunya dengan ponsel di masing-masing tangannya. Kai sedikit melirik kearah Sehun yang mengeluarkan ponselnya dan mulai menyibukkan diri sama sepertinya dan Chanyeoll. Dibawah meja kaki Kai menyenggol kaki panjang Chanyeoll membuat si pemilik kaki melirik ke tempatnya dan sedikit berbisik sebelum sibuk pada ponselnya lagi dan itu membuat Kai mendengus kesal .

"Permisi...ini pesanan Anda... ",Suara pegawai tadi tapi hal itu hanya mendapat respon anggukan oleh Sehun . Namun berbeda dengan Kai sebuah senyuman terpatri dibibirnya sekarang dan setelah usai meletakkan pesanan mereka dan hendak pergi terdengar suara Kai memanggil namanya .

"Lu dimana Kyungsoo...",Tanya Kai membuat Luhan yang hendak kembali ke tempatnya membalikkan badan dan memberikan sebuah senyuman pada Kai dan Chanyeoll yang menatap kearahnya .

"Oh Kau kekasih Kyungsoo Ya...kalau tidak salah namamu Kai...",Jawab Luhan mengetukkan jarinya kedagu dan kemudian menunjuk Kai dengan jari telunjuknya .

Mendengar suara itu kembali membuat Sehun menolehkan kepalanya hingga matanya menemukan sosok Luhan yang berdiri disampingnya dengan sebuah senyum dan mata berbinar bak rusa . Dan itu seperti Halnya Luhan yang merasa diperhatikan menolehkan kepalanya hingga pandangannya bertemu dengan mata tajam Sehun . Terdiam beberapa detik sebelum Luhan mengalihkan pandangannya membuat kontaknya terputus . Luhan hanya merasa jika waktu berhenti sesaat dan dapat ia rasakan degup jantungnya yang tak seperti biasanya . Melihat Sehun dan Luhan membuat Chanyeoll maupun Kai bersorak dalam hati sebelum Kai kembali membuka suara .

"Ya Lu...aku Kai...",Balas Kai .

"U-umh!Ya...D-dan Kyungsoo ada dibelakang..e-emh kalau begitu aku permisi Kai-ssi...",Pamit Luhan yang merasa suasananya menjadi canggung apalagi mata Sehun terus menatap wajahnya tanpa berkedip .

Sehun terus saja memandangi punggung Luhan yang menjauh dari tempatnya . Berbagai pikiran hinggap diotaknya .Sehun terpana pada wajah Luhan yang tak bisa ia pungkiri benar-benar menakjubkan dan mirip dengan Luna mendiang istrinya . Rasa rindu kepada istrinya seketika lenyap saat melihat sosok Luhan walaupun tak dapat dipungkiri mereka bukan sosok yang sama . Sehun tau jika Luhan pria tapi wajahnya membuat Sehun teringat dengan wajah mendiang istrinya yang masih sangat ia cintai .

Dan setelah tahu ada sosok seperti Luna membuat sebuah pikiran terbesit diotaknya . Dan sebuah keinginan obsesi tumbuh dihatinya untuk mendapatkan sosok pria manis bernama Luhan . Untuk dimilikinya , menjadi miliknya seutuhnya karena satu yang dipikirkan Sehun Sebab Luhan seperti reinkarnasi Luna sosok pemilik hatinya yang sudah tiada .

"Aku harus mendapatkanmu..memilikimu dan kau harus jadi milikku bagaimanapun caranya ",

...

...

...

TBC!