Chapter 1

Choi mirae, namaku. Perempuan yang sangat beruntung telah mengenal Jeon Jungkook, suamiku. Kami baru saja menikah 4 bulan. Tapi rasanya sudah lama bersama.

Emang kami pacaran sekitar 1 tahun lebih. Dia bos dikantor saat aku magang. Dia baik, juga pintar. Tapi siapa tau, dibalik sifat ke-bossy-annya dia sangatlah childish.

Bahkan aku sering menjadi korban kemanjaannya yang tak tertolong. Oh, tapi percayalah dia sangat manis saat ber-aegyo.

Umur 27 tahunnya tidak terlihat saat dia sedang bersamaku, perbedaan umur kami lumayan jauh. Umurku yang baru saja menginjak 22 tahun, tapi orang-orang selalu mengira Jungkook beda setahun-dua tahun dengan aku. Padahal tidak.

Tetangga sering bilang ke aku, katanya Jungkook selalu pulang malem dan bajunya suka acak-acakan. Tetangga disini udah mikir yang engga-engga. Beda dengan ku, Aku tau jelas suamiku sedang stress dengan perkerjaannya.

Ia juga sering lembur, makannya juga tidak teratur, eh tapi tetap saja jika ketemu aku dia langsung manja gajelas. Bergelayutan dilenganku, Memeluk dari belakang, Memberi kecupan pipi tiba-tiba.

Dia selalu begitu, tapi itulah yang aku suka, dia tau cara membuatku selalu merasa beruntung memilikinya. Bagiku dia nyaris mendekati sempurna, hanya saja terkadang ia suka memaksa.

Menjadikan seluruh hal untuk alasan dia agar mendapatkan yang dia mau, itu juga daya tarik bagiku sebenarnya.

Ah sudahlah, sampai seribu lembar kertas juga tak mampu menggambarkan betapa jatuh cintanya aku akannya. Dia Jeon Jungkook, suami yang sangat tidak terbayangkan. Aku menyayanginya kini dan nanti.