Disclaimer

Nor Even Wish

Masashi Kishimoto-Sama

Alternative Universe

X-MEN : DARKER

©LONGLIVE AUTHOR

HOMO SAPIENS SUPERIOR

Konoha Gifted Youngster Mansion, 10.15 A.M

"Jika kehidupan sekitar satu miliar tahun yang lalu, kita harus menunggu 400.000 tahun untuk melihat penyimpangan sel saraf pertama. Di sinilah kehidupan seperti yang kita kenal dimulai. Pembentukan otak hanya beberapa miligram. Masih belum mungkin untuk menentukan tanda kecerdasan apa pun. Hal ini lebih seperti refleks. Satu neuron, kau hidup. Dua neuron, kau akan bergerak, dan dengan bergerak, kita mulai bisa melakukan banyak hal."

Seorang pria berambut keperakan setengah duduk di meja di depan kelas di dalam Konoha Mansion. Ada sekitar dua puluh anak dengan range usia 12 sampai 19 tahun. Mereka dengan tenang mendengarkan guru mereka membahas tentang perkembangan otak manusia. Layar proyektor menujukan beberapa gambar seperti bumi, hewan-hewan, dan sel mahkluk hidup.

"Kehidupan hewan di bumi sudah ada sejak jutaan tahun lalu. Namun, kebanyakan spesies hanya menggunakan 3 sampai 5% dari kapasitas otaknya. Tetapi tidak sampai kita, manusia berada di puncak rantai makanan, akhirnya ada spesies yang menggunakan lebih banyak kapasitas otaknya." Ya, sederhananya Kakashi sedang membahas ilmu biologi pada murid-muridnya. Namun mungkin akan terdengar sedikit berbeda dari ilmu biologi yang di ajarkan di sekolah biasa.

"10% mungkin tidak terlihat banyak, tetapi banyak sekali hal yang sudah kita lakukan hanya dengan 10% kapasitas otak, semua penemuan dan sejarah manusia, dari dulu hingga sekarang." Kata Kakashi lagi. Mata sayunya melengkung memperllihatkan wajah yang tersenyum di balik masker hitamnya.

"Sekarang mari kita bahas kasus khusus." Kakashi berdiri dari tempatnya.

"Satu-satunya makhluk hidup yang menggunakan otaknya lebih baik dari kita, ialah lumba-lumba. Diperkirakan hewan yang luar biasa ini menggunakan hingga 20% dari kapasitas otaknya. Secara khusus, ini memungkinkannya memiliki sistem ekolokasi yang lebih efisien daripada sonar mana pun yang ditemukan oleh umat manusia. Tetapi lumba-lumba tidak menemukan sonar, ia mengembangkannya secara alami, dan ini adalah bagian penting dari refleksi filosofis yang kita miliki saat ini. Secara alami, jutaan tahun yang lalu ternyata ada manusia yang bisa menggunakan kapasitas otaknya lebih dari 10%. Homo Sapiens Superior. Karena sel mereka telah bermutasi dari pada kelompok Homo Sapiens biasa."

"Sir! Apa artinya Homo Sapiens Superior itu adalah mutan?" Tanya salah satu anak.

"Ya, itulah intinya. Homo Sapiens yang bermutasi memiliki kemampuan untuk menggunakan kapasitas otaknya lebih dari 10%, merekalah yang disebut mutan. Kita." Kakashi menjeda.

"Dengan mutasi yang berbeda-beda, dari sana lah asalnya mutan memiliki kemampuan yang berbeda juga, dan menariknya semakin besar kapasitas otak yang digunakan. Semakin besar pula kemampuan yang dimiliki seorang mutan." Kakashi menjelaskan dengan semangat.

"Bayangkan, seperti apa hidup kita jika kita bisa mengakses, katakanlah, 20% dari kapasitas otak kita? Tahap pertama ini akan memberi kita akses untuk mengontrol tubuh kita sendiri. 100 miliar neuron per manusia, dan hanya 15% yang diaktifkan. Ada lebih banyak koneksi dalam tubuh manusia daripada jumlah bintang di galaksi. Kita memiliki jaringan informasi raksasa yang hampir tidak dapat kita akses.

Tahap selanjutnya adalah mengendalikan orang lain. Tapi untuk itu, kita perlu mengakses setidaknya 40% dari kapasitas otak kita. Setelah mengendalikan diri kita sendiri dan orang lain, tahap selanjutnya adalah mengendalikan materi." Kata Kakashi panjang lebar.

"Dengan kata lain, mutan sebenarnya bisa menggunakan kemampuan otaknya sekitar 20% sampai 40%, Sir?" Tanya salah satu murid perempuannya lagi.

"Ya, meski tidak pasti. Tapi dengan melihat kemampuan seorang mutan, kalian bisa tahu berapa banyak kapasitas otak yang sudah bisa mereka akses." Jawab Kakashi.

"Um, Sir! Lalu sejauh mana seorang manusia atau mutan jika dia bisa menggunakan 100% kapasitas otaknya?" Tanya seorang anak laki-laki tinggi di belakang.

"Seratus persen?" Kakashi tanya balik.

"Sepanjang hidupku. Hanya satu orang yang ku tahu memiliki kemampuan otak lebih dari 40%. Yaitu mendiang, Profesor Sarutobi. Jika kau bertanya apa yang bisa manusia lakukan apabila dia bisa mengakses 100% kemampuan otaknya? Aku tidak tahu." Jawab Kakashi.

Tok tok tok!

"Ya?" Seseorang mengetuk pintu kelas Kakashi. Seorang pria tinggi brewok terlihat membawa sesuatu seperti sebuah paket.

"Ada apa Asuma?" Tanya Kakashi.

"Ada yang perlu kita bahas." Jawab Asuma. Air mukanya sedikit aneh.

"Kita bahas ini lebih lanjut, kelas selesai." Ujar Kakashi, seketika anak-anak membubarkan diri.

Kakashi berjalan keluar kelas diikuti Asuma menuju ruangannya di salah satu sayap mansion. Ruangan Kakashi kini adalah ruangan lama mendiang Profesor Sarutobi, karena kini dialah yang menjadi kepala sekolah.

"Ada berita apa?" Tanya Kakashi setelah mereka menutup pintu.

"Yakushi Industry! Kabuto, orang itu yang jadi tangan kanan Orochimaru delapan tahun yang lalu. Mereka akan mengumumkan proyek terbaru mereka besok pagi. Aku mendapatkan draft pers nya lebih awal dari salah satu informan ku." Ujar Asuma memberikan paket yang ternyata berisikan draft pers untuk mempromosikan proyeknya ke anggota dewan.

-PROYEK SENTINEL-

"Jadi, Kabuto Yakushi benar-benar kembali setelah menghilang begitu lama? " Tanya Kakashi.

"Delapan tahun lalu ketika serangan besar-besaran Akatsuki di danau Alkali Kabuto hilang tanpa jejak. Orochimaru mati, mayatnya sudah terkonfirmasi. Sejak saat itu juga Y Industry di kabarkan berganti direktur oleh kepala ilmuan sebelumnya, bernama Takamura. Tapi, siapa yang tahu? Mungkin saja selama ini Kabuto tidak pernah menghilang, dia hanya sembunyi dan tetap menjalankan perusahaannya. Sekarang dia muncul di publik dengan Proyek bernama Sentinel, Kabuto sendiri yang memimpin proyek ini." Jawab Asuma.

"Bisa kau jelaskan lebih lanjut?" Kakashi mendengarkan dengan seksama.

"Singkatnya, Proyek Sentinel adalan sebuah proyek yang menciptakan robot dengan kemampuan yang mereplikasi mutan. Mereka ingin menjadikan Sentinel semacam robot yang bisa melawan mutan. Di dalam proposal, mereka menyebutkan pembuatan Proyek Sentinel bertujuan untuk menciptakan pasukan robot yang setara dengan mutan. Mereka akan mengajukan proposal ini ke kemiliteran. Ini omong kosong Kakashi, Sentinel akan menjadi alat untuk mengekang dan mengancam mutan! Darui, Ketua Dewan Tinggi Mutan dari Kumo juga sudah menerima draft ini juga, dia murka!" Jelas Asuma.

"Kenapa Kabuto melakukan hal itu? Bukankah dia dulu tangan kanan Orochimaru? Mereka berdua mutan juga. Kenapa membuat sesuatu yang merugikan mutan juga." Ujar Asuma frustasi.

Hening sejenak.

"Ini bukan lagi soal mutan dan bukan. Dari dulu Kabuto menggunakan kepintaran dan kemampuannya untuk membuat alat-alat yang membantu medis. Para petinggi sudah tahu kalau Kabuto dari dulu adalah mutan, tapi mereka tidak tahu tentang Kabuto yang bekerjasama dengan Orochimaru. " Ujar Kakashi akhirnya.

"Orochimaru selalu berpikir mutan lebih baik dari manusia, percobaan biologinya untuk menyempurnakan mutasi gagal karena dia tidak bisa mendapatkan Sakura Haruno mutan kelas Omega. Orochimaru selalu ingin mengubah manusia biasa menjadi mutan yang bisa dia kendalikan. Orochimaru juga tewas dalam serangan danau Alkali. Kita tidak bisa membuktikan kalau Kabuto terlibat dengan Orochimaru. Tapi kurasa Kabuto masih ingin mewujudkan cita-cita Orochimaru." Ucap Kakashi. Ia duduk di kursinya seraya menerawang jauh keluar jendela.

"Apa maksudnya? Bagaimana mungkin Sentinel yang jadi alat untuk mengancam mutan jadi sejalan dengan cita-cita Orochimaru yang ingin mutan menjadi lebih superior dari manusia biasa? " Asuma tidak mengerti.

"Bagaimana jika Sentinel hanya alat untuk memantik pertikaian? Y Industry memiliki banyak prestasi dan kepercayaan dari publik maupun pemerintah. Sekarang dia menciptakan alat untuk melawan mutan. Percaya atau tidak percaya pemerintah pada Kabuto, proyek ini terlalu hebat untuk dibiarkan. Pemerintah kemungkinan besar akan mengambil risiko untuk percaya pada Kabuto dan mewujudkan proyek ini untuk kepentingan militer. Jika sudah ada ikut campur militer, proyek ini akan menjadi program pemerintah. Kelompok anti mutan akan pecah, dan ini akan memicu kemarahan dari para masyarakat mutan dan Dewan Tinggi Mutan." Ujar Kakashi.

Asuma membelalakan mata.

"Jadi maksud mu… "

"Ya, Kabuto membuat Sentinel hanya untuk menarik militer mengambil alih program itu dan memancing kemarahan Dewan Tinggi Mutan. Selama ini kita terus mengedepankan kedamaian, tapi jika pemerintah memiliki Sentinel yang akan mengancam kelangsungan hidup mutan. Bahkan Dewan Tinggi Mutan pun pasti akan tersulut."

*** TBC ***

A/N : Been so long, mind to like and review. Any question will be answered in the next chapter.