Disclaimer:Masashi khisimoto

Ending story

Story by Leo prime

Main chara:Naruto and friendsWarning;abal,gaje,typo,author amatir,chara death,dll.

Chapter 4

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Merasa serangan tadi berhasil,naruto dalam wujud jubi-nya mendarat di tanah tepat di sebelah hachibi.

"itu mungkin akan memperlambat kecepatanya" kata hachibi

"aku tahu " kata kurama

Gemuruh masih berlangsung, nampaknya ledakan yang terjadi tadi masih terdengar hingga sekarang. Bagi naruto dan B lawan yang sedang di hadapinya ini mungkin lebih sulit ketimbang melawan jinchuriki jubii

Karena pada dasarnya,mereka telah menilai kekuatan shin sendiri sudah level dewa.

Wusshhhh

"eh?! "

Duahkk

Bugghhh

Secara cepat mungkin tidak terlihat, susanoo shin menghajar dua bijuu itu sekaligus membuat kurama dan hachibi terlempar puluhan meter

"sial" kata hachibi

Hachibi langsung bangkit lalu menyerang dengan menggunakan satu tangannya untuk memukul kepala susanoo shin,namun kali ini seranganya bisa di tebak,satu tangan susanoo itu menahan tangan hachibi

"eh!?"

ternyata susanoo itu tidak hanya menahan,tapi juga menyerang, tangan hacibi di pegang oleh dua tangan susanoo dan dalam satu kali tekanan susanoo shin mengangkat biju ekor delapan itu dan membantingkan seperti pegulat profesional.

Tidak berhenti di sana,hachibi yang mau berdiri di tendang kepalanya membuat biju itu jatuh lagi.

"Gyuki! " kurama yang melihat teman sesama biju nya merasa miris

"ayo serang naruto"

"ikuzoo" kata naruto

Susanoo shin menginjak salah satu tentakel gurita milik hacibi lalu dua tangan susanoo itu memegang tentakel gurita yang lain

"hyaaa" susanoo shin mengangkat hachibi lalu memutar dirinya sekitar 360 membuat hachibi berputar tidak bisa menyeimbangkan tubuhnya

"rasakan ini" setelah beberapa kali di putar,susanoo shin melemparkan biju itu tepat arah kyuubi yang menyerang ke arahnya.

"Menunduk" kata naruto ketika dia melihat hachibi melayang ke arahnya

Wussshhhh

Gyuki terserer ratusan meter akibat di lempar susanoo shin

"Bijudama!"

Blashh

Naruto dalam mode bijuu nya menembakan bom biju mengarah pada shin, tidak dengan satu saja, naruto menembakan bijudamanya berkali-kali

Susanoo itu menyilangkan kedua tangannya untuk menahan bijudama dari naruto,kurama merasa serangan biju nya tidak berhasil beralih ke serangan yang lebih besar damage nya.

Fuiingggg

Energi positive dan negative terkumpul di depan mulut kurama,sama seperti yang tadi tapi bijuudama kali ini sedang

Lalu sesudah tercipta,kurama memakan bijuudama itu untuk membuat damage lebih besar

BHWWUUSSS

ketika kurama membuka mulutnya, bijuudama yang di masuk ke mulut kurama berubah jadi sinar laser terbuat dari bijuudama tadi

Susanoo shin tetap menyilangkan dua tanganya,tetapi kali ini sepertinya ada kemajuan

Susanoo shin di tekan mundur akibat serangan kurama yang seperti laser itu, shin juga mulai perlahan kewalahan karena laser dari kurama tidak berhenti

"kalau begitu" ucap shin dalam susanoo

Dengan reflek yang cepat susanoo shin memutar tubuh besarnya untuk menghindari laser kurama, lalu dengan kedua sayapnya itu dia terbang ke arah kurama

Sedangkan di sisi kurama sendiri dia tidak melihat susanoo itu datang karena dia fokus ke arah lasernya

Akibat kurang waspada, susanoo shin menghajar wajah kurama dengan keras membuat kurama agak ling-lung, tidak sampai di sana susanoo itu juga memukul perut, dada dan kepala secara beruntun ke arah kurama

Kurama sendiri hanya bisa menangkis tanpa bisa menyerang

"Kuso" kata kurama

Bwuussshhh

Grepp

Kali ini kedua tangan susanoo shin di ikat oleh ekor kurama,dengan begitu dia tidak bisa menghajarnya lagi

"ayo serang balik dia kurama" kata naruto dalam mod jubi

"hyyaaaaa"

Duagh

Bughh

Serangan balik terjadi,susanoo shin sama sekali tidak bisa menahan pukulan dari kurama karena kedua tangannya di ikat sangat erat oleh ekor kurama.

Greepp

Tangan kiri kurama mencekik leher susanoo shin tujuannya agar serangannya berhasil, sedangkan tangan kurama yang kanan sudah tercipta rasengshuriken dengan tambahan bijuudama di dalamnya

"Bijudama:Rasengshuriken "

BLAAAMMMMM

DDUUUUAAAARRRRRR

Serangan itu tepat mengenai wajah susanoo shin bahkan sampai membuat setengah wajahnya hancur.

Akibat serangan tadi juga kurama terlempar lumayan jauh,naruto yang dalam mode bijuu nya sudah menyiapkan rasengshuriken di tangan kanan, kali ini jutsu nya itu di tambah senjutsu, lalu di tangan kiri ada rasengshuriken dengan tambahan bijuudama di dalamnya

Jauh di pertempuran antara hidup dan mati di sana,konoha sedang merayakan pesta untuk pernikahan seorang pahlawan, karena saat perang sasuke juga bagian dari pahlawan

Kedua mempelai sasuke dan sakura sudah berdiri di hadapan pendeta,mereka sudah siap dengan janji suci sehidup semati

Sementara itu, keadaan berbeda jauh di rasakan tempat ini,tempat yang tadinya sebuah desa besar layaknya lima desa besar lainya

Tapi sekarang tempat itu sudah hancur total akibat perang dunia ninja ke tiga.

"sebentar lagi,hanya sebentar lagi " kata orang misterius itu di dalam sebuah ruangan yang di mana ruangan itu penuh dengan gulungan fuinjutsu,tapi dari sekian banyak-nya gulungan orang misterius yang kira-kira berumur 50 thn itu memilih gulungan paling besar,buktinya orang itu sedang merapal segel sangat rumit juga panjang dan gulungan besar itu bercahaya.

DDUUUAAAARRRRRRRR

"Hah…. hah…." naruto menghirup udara sebanyak mungkin karena dia terus-terusan bergerak untuk menyerang susanoo shin yang hampir tidak bisa di kalahkan itu,namun sepertinya serangan keduanya ini belum juga berhasil.

Dari kejauhan, naruto dalam mode biju bisa merasakan bahwa chakra shin masih ada bahkan normal seperti biasa,dan anehnya lagi adalah dia merasakan ada chakra lain di sekitar shin

Kurama mencoba mendeteksi siapa pemilik chakra itu, Naruto sudah siaga kembali dan menyiapkan serangan berikutnya

"oy bocah!" kata kurama

"ada apa?" kata naruto

"mungkin kau tidak akan senang dengan ini, tapi chakra itu 100% milik dia " kata kurama menjelaskan

"siapa?" tanya naruto

"Kau akan melihatnya " jawab kurama

Sekitar lima menit berlalu tampaklah aurora chakra berwarna merah menyala seperti api yang besar,ternyata orang yang di maksud kurama juga orang yang melindungi shin dari serangan mematikan milik naruto adalah Seorang uchiha, lebih tepatnya uchiha itachi dalam bentuk edo-tensei

Shin menggunakan jutsu itu dan mengeluarkan itachi sebagai tamengnya karena susanoo itachi di lengkapi pedang totsuka no tsurugi juga cermin yata yang tidak bisa di tembus oleh jutsu apapun dan serangan apapun

"pantas saja dia tidak apa-apa, cih " naruto mendecih tidak suka karena serangannya gagal dan malah sekarang kedaannya lebih rumit sekarang. Belum selesai dengan lawan yang pertama dia harus menghadapi lawan yang baru dan lebih parahnya kedua lawannya memakai susanoo

"sekarang bagaimana kurama?" kata naruto bertanya pada hewan peliharaanya

"kita butuh keajaiban " kata kurama

Kedua susanoo beda warna itu melihat kyubi dengan seksama,itachi yang di dalam susanoonya sama sekali tidak bisa berbicara karena dia di kendalikan sepenuhnya oleh shin,dia bisa saja terlepas dari edo tensei kalau saja mata shisui masih ada di dalam tubuh naruto, tapi apa daya,sharinggan milik shisui yang di berikan kepada naruto sudah musnah

Brushh

Hachibi yang di lempar oleh susanoo shin tadi mendarat di sebelah kurama.

"yo-yo bukan kah itu susanoo milik itachi yeah" kata bee (mode biju) dengan rap nya.

"Yah,shin brengsek itu meng edo-tensei itachi agar serangan ku tidak mempan " kata kurama

sekarang keadaan nya menjadi satu lawan satu,naruto dengan kurama akan melwan itachi sementara shin akan melawan bee dengan gyuki

"Ikuuzzoo! " teriak Kurama

Kurama dan gyuki maju bersama, mereka akan menggunakan taijutsu style mereka sendiri untuk melawan susanoo masing-masing,itachi juga ikut maju ke arah kyubi dia berlari di lindungi susanoo yang masih setengah itu

Berbeda dengan itachi,shin melompat ke udara untuk terbang itu memudahkan nya untuk bertarung karena lawannya gyuki tidak bisa terbang.

Shin vs gyuki/bee

"sial, dia terbang " kata gyuki

"Aku akan membereskanku secepat mungkin, lalu berikutnya si ekor sembilan " kata shin di udara sana

"Coba saja kalau bisa" kata gyuki menantang

Fuuiiinggghh

Sayap susanoo itu bercahaya lalu shin menggibaskan sayap susanoo nya ke arah gyuki, secara tiba-tiba pisau chakra yang menghujamnya kembali bermunculan

"Pisau itu merepotkan" kata gyuki sambil ke sana-kemari untuk menghindari serangan tersebut.

"hei, hat-chan kita tidak mungkin menghindar terus yo" kata bee dalam tubuh gyuki

"aku akan menyerang nya" tambah bee

Ketika ada ruang untuk menyerang, bee memanfaatkan itu dengan mengeluarkan bijuudama lagi

"Rinzuko bijudama"

Belasan bijudama di tembakan ke arah shin, tapi sebelum bijuudama itu sampai ke susanoo itu pisau chakra terlebih dahulu membatalkan serangan tersebut sehingga bijuudama bee meledak di pertengahan antara shin dan gyuki.

Itachi vs kurama

"bijuudama!"

BLLAASSHHHH

DDUUAARRR

Tidak tergores, tidak rusak, tidak mengakibatkan dampak apapun,itulah keadaan itachi sekarang bijudama yang di tembakan naruto tidak ada apa-apa bagi itachi selagi dia punya cermin yata tidak ada siapapun yang bisa mengalahkanya.

"Dia terlalu kuat " kata naruto

"bukan, tapi tamengnya itu yang terlalu kuat bahkan mustahil bisa di tembus " kata kurama ikut bicara

"lalu apakah ada cara untuk menyerang itachi? " tanya naruto

"kenapa kau bertanya padaku bocah!" kata kurama

"Hey,aku cuma bertanya " kesal naruto

"kalau aku tau caranya, pasti aku sudah menggukannya dari awal bocah " kata kurama ikut kesal

"oh,benar juga" kali ini otak naruto mulai terhubung

"Dasar otak udang" ejek kurama

"diamlah! "

Wuusshhhh

Secara cepat itachi dengan totsuka no tsurugi menyerang kurama,tapi kurama juga tau akan serangan itu jadi dia menghindar sejauh mungkin

Susanoo itachi memang tidak bisa di tembus tapi rata-rata orang yang memakai susanoo pergerkannya akan menjadi lambat,karena beban chakra yang di bawa oleh si pengguna itu. Tapi naruto heran kenapa susanoo shin bisa sangat cepat dan gesit seperti tidak ada halangan apapun saat susanoo itu bergerak.

"hei kurama apa menurutmu pedang itu bisa menggoresnya? " tanya naruto pada kurama

Sedangkan kurama tau pedang apa yang di maksud naruto

"entahlah,tapi coba dulu " kata kurama

Setelah mendapat respon dari kawannya, naruto menon-aktifkan mode biju nya sehingga sekarang dia seperti biasa.

Naruto mengeluarkan gulungan fuinjutsu di kantung ninja nya, lalu membuka gulungan itu secara cepat

"baiklah ini dia" ucap naruto ketika dia menggigit jempolnya untuk mendapatkan darah yang mana darah digunakan untuk gulungan fuinjutsu tadi.

Boofff

Asap keluar dari sana,menutupi seluruh tubuh naruto

Syuutttt

DUUUAAAARRRRR

Karena lama menunggu itachi dalam pengaruh edo-tensei menyerang terlebih dahulu dengan senjata pedangnya,akibatnya tempat yang di pijak naruto tadi hancur berantakan

Itachi diam ketika tidak melihat sesosok naruto di sana, padahal serangan tadi cukup membuat meratakan satu gunung

"kau mencari apa? " ucap seseorang di belakang itachi

itachi berbalik dengan susanoo yang masih setengah dia bisa melihat orang itu, orang yang selamat dari seranganya tadi yaitu naruto, tapi kali ini berbeda,naruto terlihat membawa sesuatu di tangan kananya

"perkenalkan ini sejata baruku berupa pedang" kata naruto

"oh ya pedang ini juga punya nama, dan namanya adalah Devavelir "

FLASHBACK

(Warning: ini adalah kelanjutan flashback di chapter 2)

"i-ini.."

"hei siapa di sana?! " kata seseorang di belakang naruto sekaligus membuat naruto terkejut

Dengan takut-takut naruto berbalik melihat orang yang memanggilnya tadi,setelah berbalik naruto baru bisa melihat orang itu.

Orang itu kira-kira berumur 50 tahun,dia memakai jubah putih agak coklat pokoknya semua pakaiannya berwarna putih dan agak coklat kecuali warna rambutnya yang berwarna merah.

Kakek itu terlihat tenang, tapi dari raut wajah dan mata yang tajam melihat naruto,membuktikan kakek itu bukan kakek biasa.

"dari mana kau datang anak muda? " kakek itu bertanya pada naruto dengan suara laki-nya.

"A-aku dari konohagakure jii-san" ucap naruto setengah ketakutan.

"konoha? Oh… punya nama?" Tanya nya lagi.

"em… aku naruto " kata naruto

"owh… itu mudah dikenal, jadi naruto? " kakek itu masih menanyakan perihal nama naruto

"Uzumaki" sambung naruto kembali

"uzumaki?" tanya kakek itu

"ya uzumaki" kata naruto agak heran

"owh… aku Arashi, Uzumaki Arashi" kata kakek yang bernama arashi itu

"kau juga Uzumaki?" tanya naruto bila dia salah dengar

"tentu, memang kau tidak dengar tadi? " kata Arashi

"ehm, bukan gitu, tapi kata ibuku clan uzumaki sudah tidak ada hanya menyisakan beberapa saja " ucap naruto menjelaskan.

"siapa ibumu?" tanya arashi

"Uzumaki Kushina " jawab naruto

"kushina?, hahaha…. dia itu buyutku " kata arashi dengan tawanya yang hambar

"hahah, aku tak menyangka setelah penyerangan puluhan tahun yang lalu ternyata masih ada uzumaki yang masih hidup,sini nak, aku akan memperkenalkanmu dengan tempat ini " kata arashi sambil berjalan ke sebuah pintu

"oh ya terima kasih" kata naruto sambil mengikuti kakeknya

Kret

Setelah pintu itu di buka ternyata di dalamnya adalah sebuah ruangan yang amat luas, di sana ada patung hias kolam dan sebagainya

Arashi memperkenalkan satu-satu ruangan itu pada naruto, karena arashi yakin naruto baru pertama kali menginjakan kakinya di tanah Uzushiogakure.

Di dalam perjalan, arashi menceritakan asal usul clan-nya sampai habis di bantai oleh tiga desa besar.

"jadi clan uzumaki mengalami kekalahan dan semua uzumaki di sini terbunuh terkecuali uzumaki yang ada di luar sana seperti ibumu yang ada di konoha saat itu " ucap arashi menjelaskan sambil terus berjalan melewati lorong-lorong yang penuh dengan bunga.

"tunggu dulu, kau bilang semua mati, tapi kenapa kau masih hidup? " tanya naruto

"ya memang, tapi clan kami mempunyai kelebihannya,fuinjutsu bukan hanya untuk menyegel saja, tapi juga bisa menghubungkan antara dunia ini dengan dunia lain,dengan kata lain aku ini sudah mati tapi jiwa dan semua orang yang di sini masih tersegel di tanah ini " jawab arashi.

"K-kau h-hantu" sumpah, kali ini naruto ketakutan.

"bisa di bilang begitu, tapi terserah lah,walaupun kami arwah tapi kami juga bisa menyentuh, seperti halnya aku menyentuh mu naruto " tambah arashi.

"o-ok,bisa kita lanjutkan " kata naruto, kalau boleh jujur, kaki nya sekarang sudah gemetar karena takut.

Dia memang bisa menghadapi lawan sekelas madara tapi dalam hal mistis dia bukan ahlinya.

"Ah,aku belum tau tujuan mu ke sini, jadi ada apa? " tanya arashi.

Sambil menahan takutnya, naruto berusaha menjelaskan apa tujuannya ke tanah uzushio yang tak lain adalah untuk belajar fuuinjutsu.

"jadi kau datang ke sini untung belajar fuuinjutsu karena lawanmu sekarang lebih kuat? Begitu? " kata arashi

"i-iya seperti itu"

"sepertinya tidak bisa, karena jangka waktunya sangat pendek" kata arashi

"tapi, bagaimana aku bisa mengalahkanya, aku butuh sesuatu yang baru " kata naruto

"hmm… iya, karena fuuinjutsu itu harus belajar sangat lama, sedangkan kau bertarung dengan orang itu hanya sekitar satu bulan lagi. Tapi aku punya cara lain " kata arashi

"benarkah?, apa itu?" tanya naruto wajahnya mulai ceria lagi

Kembali arashi dan naruto berjalan di sebuah ruangan, naruto melihat banyak senjata di sana,naruto juga tak mengenal betul senjata-senjata itu.

"nah,ini adalah ruang persenjataan,kau bisa pilih senjata sesuai keinginanmu " kata arashi sambil memperkenalkan semua senjata yang ada di sana.

Naruto berjalan dekat lemari penuh dengan senjata kecil seperti kunai, shuriken, dll.

Naruto juga mengangkat sebuah pedang besar seukuran dengan pedang kubikiriboucho.

"ini pedang apa? " tanya naruto

"ah, pedang itu terbuat dari vibranium,logam terkuat di bumi,keistimewaan pedang itu bisa jadi tameng juga menyerap chakra " kata arashi sambil menjelaskan pedang yang di pegang naruto.

"semacam samehada ya " gumam naruto tapi tak di dengar arashi

Lalu naruto menyimpan pedang itu dan melanjutkan pilih-pilihanya.

"kalau ini?" kata naruto, sambil menunjukan senjata sejenis tombak.

"ah itu,tombak samudra, sesuai namanya, tombak itu memiliki element air yang dahsyat " kata arashi

"hah,aku hanya punya element angin " kata naruto kecewa

Waktu dia mau menyimpan tombak itu, naruto melihat sebuah pedang yang ukurannya sama besar dengan samehada.

Naruto pun berjalan ke arah pedang itu.

"pedang ini aneh sekali " kata naruto melihat pedang yang mirip dengan baling-baling helikopter karena pedang itu memiliki dua mata pisau di dua sisi.

"hey arashi-jiisan, apa kau tau pedang ini? " teriak naruto karena arashi sedang jauh darinya entah sedang apa.

Arashi menghampiri naruto dan melihat apa yang di depannya

"hmm…. Pedang ini bernama Devavelir, jaman dahulu, ketika clan ini di buat ada 10 orang membuat fuuinjutsu agar bisa berteleportsai ke alam lain,bisa di katakan mesin waktu,mereka berhasil membuatnya tapi setelah pulang mereka hanya tersisa kenapa aku juga tidak tau, karena saat itu aku belum lahir, cerita ini juga dari kakekku,dari lima orang itu satu di antaranya membawa pedang ini " kata arashi menunjuk pedang besar itu, naruto dengan senantiasa mendengar cerita si kakeknya itu.

"tapi,keanehanya pedang ini hanya bisa di angkat oleh orang itu,itulah yang membuatnya spesial dan semenjak orang yang membawa pedang ini mati hanya ada dua orang yang bisa mengangkat pedang ini yaitu, orang pertama itu dan kage pertama uzushio, setelah itu pedang ini di simpan karena tidak ada orang yang bisa mengangkatnya " kata arashi menjelaskan asal usul pedang besar berwarna perak itu

"dengan kata lain pedang ini hanya bisa di angkat oleh orang yang layak begitu? " kata naruto

"bisa di bilang begitu" jawab arashi

"Pedang ini terbuat dari apa?" tanya naruto, entah kenapa dia begitu penasaran dengan pedang mistis itu

"entahlah,kata orang pertama yang menemukan pedang ini juga menjelaskan setengah nya saja, katanya pedang ini terbuat dari bintang yang sudah mati "

"APA! BINTANG?" kata naruto terkejut, ini benar-benar di luar nalar manusia, bagaimana bisa clan uzumaki bisa sejauh itu membuat fuuinjutus sampai bisa menelusuri bintang di angkasa, mungkin karena itulah clan uzumaki di takuti semua clan.

"aku akan mencoba mengangkatnya" kata naruto sambil memegang handle pedang itu.

Krek

Dengan mudah naruto berhasil mengangkat pedang itu.

"hah… hahaha…. aku layak ternyata" kata naruto tertawa karena dia berhasil mengangkat pedang legendaris itu.

"hahah… selamat naruto, kau orang ketiga yang bisa mengangkat pedang itu " kata arashi ikut tersenyum.

"hahaha…. aku tidak percaya " naruto mengayunkan pedang itu tampak lebih ringan

"nah, naruto.. ini " arashi memberikan dua kertas fuuinjutsu pada naruto.

"apa ini? " tanya naruto sambil menerima dua kertas itu dengan tangan kanan, karena tangan kirinya memegang pedang devavelir.

"itu fuuinjutsu tingkat atas, bahan-bahanya pun hanya ada sekitar 10 tahun sekali jadi kertas itu sangat langka, kegunaan dari kertas itu bisa menyembukan semua jenis penyakit juga bisa menghidupkan orang yang sudah mati " kata arashi memjelaskan

"wow luar biasa nya clan uzumaki, tapi kenapa jiisan memberikanku dua kertas fuuinjutsu? " kata naruto heran

"itu karena aku tau kau bertarung bersama temanmu yang punya gurita itu bukan?" Tebak arashi

"Eh?,kenapa arashi-jiisan tau kalau aku mau bersama paman-bee " kata naruto terkejut

"hahaha… jangan remehkan clan uzumaki nak" kata arashi tertawa

"benar-benar clan yang mengerikan" kata naruto

"oh ya… kemungkinan aku bisa membantumu naruto saat bertempur nanti "

"Arigato jii-san" naruto membungkukan badanya, dia senang ada bala bantuan datang.

Flashback end

.

.

.

.

To be continued