Summary :

Hiro, dia adalah orang yang tidak memiliki tujuan, hanya mengikuti arus dan apa apa yang sekitarnya inginkan. Dia tidak memiliki pendirian, tidak menyuarakan keinginannya dan hanya menurut kepada keinginan orang lain. Sampai pada akhirnya muncul dia, wanita berambut merah muda yang menjadikannya memiliki tujuan dan keinginan atas sesuatu kembali.

...

Hiro bangun dengan lenguhan, rasa dingin menjalar ke tubuhnya yang bertelanjang dada. Dia tidak bisa mengingat apa yang terjadi semalam, dia mencium bau alkohol dari mulutnya yang sebelumnya tidak pernah terjadi sekalipun.

"Uhh.. apa yang ku lakukan semalam?" Hiro melenguh sekali lagi dan memegang kedua pergelangan tangannya "Ah! Eh? Luka? Seperti aku memaksa lepas dari sesuatu dengan keras" Dia melihat ke sekeliling dan menemukan borgol dengan kunci yang masih terpasang disitu. Bukan itu saja, dia juga menemukan pakaian yang bukan miliknya, jika dilihat baik baik maka itu seperti milik wanita.. tunggu, milik wanita?!

Dia menghampiri pakaian itu dan memperhatikannya. "Hm.. apa semalam ada sesuatu yang terjadi?.. Jangan jangan?!" Dia sudah memikirkan kemungkinan tersebut, namun dia menolaknya jauh jauh, sayangnya sudah cukup bukti untuk menguatkan prediksinya tentang itu.

Hiro juga secara samar mendengar shower menyala dari tadi. Tapi sekarang bunyi shower tersebut berhenti dan terdengar juga suara pintu bergeser. Dia menoleh ke sumber suara dan dia melihatnya, perempuan yang semalam bersamanya meninggalkan pesta

Flashback

Ada pesta malam yang di berlangsung di rumah seorang mahasiswa dari sekolah, Hiro datang kesana bersama teman temannya. Awalnya mereka berkumpul bersama, sampai akhirnya terpisah pisah. Goro bersama Mitsuru. Ichigo, Kokoro dan Miku. Zorome bersama Futoshi. Disitu Hiro akhirnya sendiri dan tanpa ada niatan untuk mencari teman temannya dia pergi kearah tempat minuman berada.

Pesta tidak pernah menjadi sesuatu yang menyenangkan baginya selama ini. Ramai, penuh dengan orang asing, itu semua membuatnya merasa sesak dan tidak nyaman. Namun dia tetap datang hanya untuk sekedar minum dan menemani teman temannya saja walau akhirnya mereka meninggalkannya sendiri.

Saat dia mengambil gelas ke limanya, Hiro melihat gadis itu. Gadis dengan surai merah muda panjang dengan mata emerald yang entah mengapa terasa begitu familiar. Namun karena ia merasa itu hanya karena dia mabuk dia memutuskan untuk mengabaikannya dan akhirnya pergi dari sana untuk mencari tempat yang hening yang cocok dengannya.

Pada akhirnya dia berada di bagian atap rumah, hanya ada beberapa orang yang mencari keheningan dari pesta sepertinya yang berada di sana. Tanpa dia sadari, perempuan berambut merah muda tadi mengikutinya sampai ke atap dan memperhatikannya. Lalu secara perlahan, perempuan itu mendekati Hiro dan menepuk pundaknya. Hiro yang merasa di sentuh akhirnya membalikkan badan dan melihat perempuan yang tadi dilihatnya saat dibawah.

"Hai, apa kau sendirian?" Perempuan itu bertanya dengan nada menggoda. "Ah.. tidak, aku bersama dengan teman temanku kesini" Hiro menjawab apa adanya "Tapi aku tidak melihat kau bersama yang lain, apa kau di tinggalkan?" Hiro yang mendengar itu menundukkan sedikit kepalanya "Ya, begitulah. Aku tidak terlalu suka dalam keramaian. Aku bersedia untuk ikut kesini hanya karena mereka mengajakku" Ucap Hiro dengan wajah yang agak memerah melihat paras perempuan di depannya yang menarik baginya.

"Apa kau butuh teman?" Wanita itu mulai mengalungkan tangannya di leher Hiro. Hiro yang diperlakukan seperti itu agak gugup bahkan setelah dia mulai mabuk "Uhm" Hiro mengangguk. "Aku cukup menyukaimu, apa kau ingin menjadi Darling ku untuk semalam?" Lagi lagi Hiro mengangguk mengiyakan ucapan perempuan itu.

"Bagus, mari ikuti aku" Perempuan itu menarik tangan Hiro, melihat alamat rumahnya yang ada di kartu identitasnya dan mengajaknya pergi dari tempat pesta dan kembali ke suatu apartemen tempat Hiro tinggal.

Flashback End

"Ku rasa kau sudah bangun hm? Darling" Hiro hanya terdiam, menata memorinya yang berantakan akibat minuman semalam "Kau kenapa bisa berada disini? Apa yang terjadi semalam?" Perempuan itu terlihat agak terkejut lalu tersenyum "Aku tidak menyangka kau semabuk itu semalam hingga tidak bisa mengingat yang terjadi semalam"

"Aku.. tidak mengingatnya secara jelas.. namun.. apakah kita melakukan hal yang tidak seharusnya semalam?" Lagi lagi perempuan itu terperanjat atas apa yang dia dengar "Kau.. ya, kau melakukan itu bersamaku semalam. Apa kau merasa tidak puas dengan itu?" perempuan itu berkata dengan nada sedikit tidak suka. Hiro menutup wajahnya ketika mendengar itu dan wajahnya agak memerah "Ma- maaf, bukannya aku tidak puas, namun a- aku.. itu.. adalah pengalaman pertamaku.."

Perempuan itu amat terkejut atas reaksi Hiro atas dirinya. Dia tidak sekali ini saja bermalam dengan pria dan melakukan 'itu', biasanya para pria itu setelah melakukan 'itu' di pagi harinya akan langsung menanyakan namanya lalu mengungkapkan keinginannya tanpa menahan diri dengan senyuman seolah olah mereka mengontrol semua yang terjadi dan itu membosankan baginya. Namun Hiro.. dia berbeda, tidak seperti yang lain, dia tidak melakukan hal yang mereka lakukan dan itu membuatnya tertarik

"Jadi aku mengambil pengalaman pertamamu huh.. tidak buruk, aku menyukai bagaimana reaksimu semalam dan pagi ini. Maa.. kurasa aku harus pergi sekarang, sampai jumpa nanti Hiro" Perempuan itu mengambil peralatan, pakaian dan tasnya lalu berjalan menuju ke arah pintu kamar "Tunggu! Boleh aku tahu siapa namamu? Maksudku, aku belum tahu namamu walau sudah.. uhm" Perempuan itu menahan tawanya melihat ekspresi Hiro "Kau memang menarik Hiro" Perempuan itu tersenyum ke arah Hiro

" Zero Two, kau bisa memanggilku dengan nama Zero Two"

TBC

Uhm.. hai, bisa dibilang ini fic pertamaku dan aku cukup bangga dengan ini walau aku sedikit meniru Fic Shared Wings karya Aroband. Tapi aku berusaha sekuat mungkin untuk membuatnya beda dari fic milik beliau walau memiliki awalan yang mirip

Silahkan tinggalkan kritik dan saran di kolom riview jika berkenan, jika tidak juga tidak apa apa. Sampai jumpa di chapter berikutnya ^-^