22.15 Selasa, 22 Maret 2022


Disclaimer: Naruto by Masashi Kishimoto

.

[Naruto Uzumaki x Hinata Hyuuga]

.

Genre: Romance General

.

Warning: Newbie, AU, One-Shot, Typo, Gaje, Bad Summary, Ancur-ancuran

.

Summary:

Sekilas pertemuanku dengan seorang gadis cantik penjaga apotik yang entah mengapa malah membuatku gugup

...Apakah aku, jatuh hati padanya?...

.

.

.


Begin

Naruto's POV

Udara malam yang dingin perlahan

mulai menusuk ke kulitku. Aku mengeratkan jaket tebal berwarna oranye ku sembari mempercepat langkahku agar bisa segera sampai di apotik yang kira-kira berada tepat 100 meter di depanku.

DRAP! DRAP! DRAP! DRAP!

Suara langkahku mengiringi sunyi nya malam ini, hanya sedikit orang yang berlalu lalang padahal ini belum terlalu larut. Mungkin karena malam ini cuaca sangat dingin, sehingga orang-orang malas keluar dan lebih memilih menghangatkan badannya di rumah.

DRAP! DRAP! DRAP!

Langkahku terhenti tatkala telah sampai didepan apotik "Hyuuga Pharmacy". aku lalu mendorong pintunya dan masuk ke dalamnya. Namun aku dikagetkan oleh suara yang menyapaku

"Se-selamat datang di Hyuuga Pharmacy, ada yang bisa sa-saya bantu?"

Aku menoleh ke meja resepsionis dan ku dapati seorang gadis cantik dengan surai indigo dan sepasang bola mata lavender yang seakan menghipnotisku dengan keindahannya.

Gadis itu malah gugup dan salting karena aku terus menatapnya

"A-ano, ada yang bi-bisa saya ba-bantu?"

Aku pun tersadar dari lamunanku dan jadi gugup karenanya. Aku bisa melihat semburat tipis di kedua pipinya

"A-ah, ma-maafkan aku, a-aku ingin membeli obat penurun de-demam untuk adikku yang be-berusia 8 tahun"

Ughh, sial, kenapa aku malah ikut-ikutan gugup saat melihatnya gugup.

"Ba-baiklah etto?

"Naruto Uzumaki"

"Baiklah u-uzumaki-san, si-silakan tunggu di bangku itu!"

Kulihat dia bergegas menyiapkan obat pesananku sambil berlari-lari kecil dan sedikit gugup, yang malah menambah kesan imut nya
'Oh come on Naruto, kenapa kau malah gugup didepannya. Ayolah bersikap biasa, Tarik nafaaaassss, hembuskan! '
"Huffft"
Aku berusaha menenangkan hatiku agar tidak gugup
"U-uzumaki-san"
Aku kembali tersadar dari lamunanku, saat gadis resepsionis itu memanggilku. Kulihat dia telah menyiapkan obat nya, akupun berdiri untuk mengambil obat nya
'Ayo Naruto, jangan gugup, kau pasti bisa'

Akupun mengambil obatnya lalu membayarnya, kulihat dia semakin gugup saat aku berhadapan langsung dengan nya, meskipun masih sedikit menundukkan pandangannya. Tiba-tiba dia menaikkan pandangannnya

"A-arigatou, jangan lu-lupa datang la-lagi" ucapnya

Iris Sapphiredan Lavender bertemu membuat kami saling menatap seolah terhipnotis. Tiba-tiba

"Eehm Eehm"

Sebuah suara mengistruksiku hingga tersadar dan melihat pria yang kira-kira berusia 40 tahunan

"Mau sampai kau memandang anak gadisku, pemuda?"

sontak aku menunduk meminta maaf, dan kulihat si gadis itu malah salting dengan semburat merah di pipinta

"Ti-tidak apa-apa U-uzumaki-san"

Akupun pamit undur diri, dan bergegas keluar dari apotik tersebut,

"Hufft, hampir saja jantungku meledak karena terus menatapnya"

Dan aku baru menyadari kebodohanku

"Ughh sial, aku lupa menanyakan namanya"

Akupun dilema untuk kembali ke apotik itu untuk menanyakan namanya, tapi takut kalau kalau ayahnya yang bermuka sangar malah melempariku dengan meja dan kursi.

Namun sayup-sayup ku mendengar suara ayahnya

"Hinata, saatnya apotik ini untuk tutup"

"Hai', Tou-sama"

Ouhh, ternyata nama gadis itu lucu itu Hinata. entah kenapa aku merasa senang karena telah mengetahui namanya

"Ughh, ada apa dengaku?"

"Apakah aku... Jatuh Cinta? ah entahlah, aku harus segera membawa obat ini pulang untuk adikku"

Aku menatap langit malam bertabur bintang

"Yosh, kalau memang aku errr jatuh cinta, maka aku akan berusaha mendapatkanmu, Hinata!"


The End

.

.

.

A/N: hai semuanya, salam kenal, ini fic pertama saya, mohon maaf kalau penulisan saya ancur berantakan. Maka dari itu, mohon kritik dan sarannya agar saya bisa lebih baik kedepannya :)


08.02 Rabu, 23 Maret 2022