Hoho. Langsung apdet nih. Lagi ngga ada kerjaan soalnya, hehehe… R&R yah!

Chapter 3

Gedung Serba Guna Konoha…

"Dan yang menjadi lawan Naruto adalah… Pendatang dari Seishun Gakuen, ia sangat manis, ah ah ah… Dan juga baik hati, ah ah ah… Eh, sori soda-sodara, saya tau suara saya jelek, hehehe. Yasud, mari kita sambut, Syusuke Fujii!" terus Ino tepuk tangan, diikuti oleh semua penonton.

Fuji pun melambai-lambaikan tangannya ke arah penonton, sambil kiss bye gituh, ada yang nyalamin, disalamin. Yang dadah, di dadahin. Semua cewek nyaris mati kekurangan darah karena mimisan ngeliat 'senyuman maut' Syusuke Fuji.

"Hai semuanya!" kata Fuji riang sambil berjalan ke tengah lapangan tertutup itu. "Saya Fuji, dari Seigaku, mewakili semua anggota Seigaku, untuk bertanding melawan Naruto!"

Terdengar riuh tepuk tangan dari arah bangku penonton yang tak lain dan tak bukan adalah anggota regular Seigaku. Seperti biasa, Tezuka pasang tampang kul, begitu pula dengan Ryoma. Inui tetep pegang pulpen sama buku catetan lusuhnya, Kaido ketiduran, yang paling heboh yaitu Momo, Eiji, dan Taka yang tangan kirinya pegang raket sambil tereak gajebo, "Burning! Burning!" Biasalah, Taka… Lalu Ooishi yang bisanya cuma senyam-senyum.

(Maap bagi yang ngga tau Prince of Tennis…)

"Waah! Terima kasih atas kedatangannya, Fuji-kun!" kata Ino centil sambil ngeluarin hapenya. "Eh, sori. Foto bareng duku yuu?" lalu Ino dan Fuji pun bernarsis ria pake hapenya Ino.

Cewek-cewek laen yang ada di bangku penonton pada ngiri sama Ino yang udah popotoan sama Fuji, plus dapet kecupan di pipi. Untung Sai lagi narik becak, hehehe…

"Hoi, No! Cepetan napa, sih?" Naruto udah kesel nungguin mulu.

"Oke deh! Nah, hadirin semuanya, seperti yang kalian lihat, di tengah lapangan telah tersedia beberapa gelas air. Dan mereka, Naruto dan Fuji, harus meminum air itu sebanyak banyaknya! Gampil, pan?" jelas Ino.

"Wew! Itu sih gampang! Tinggal minum doang kan?" kata Naruto so' bisa.

"Yaelah, kalian semua belum tau kaan, air itu rasanya kayak gimana?"

Fuji langsung tercekat, buru-buru memalingkan wajahnya ke arah Inui yang udah ketawa terkekeh kekeh. Naruto mengernyitkan dahinya.

(Inui : spesialis bikin minuman 'gendheng' di Seigaku. Sekali lagi maap yang ngga tau Prince of Tennis..)

"Air itu, bernama… Iwashimizu!"

"Iwashimizu? Apaan tuh? Air dari bebatuan?" kata Naruto so blo'on.

(Iwa berarti batu, Mizu berarti air. Jadi air dari bebatuan. Yang suka baca Prince of Tennis pasti tau.)

"Ya sudah. Sekarang kita mulai saja. Siapa yang paling banyak menghabiskan air tersebut, dia yang menang! Yok, Naru, Fuji, siap, sedia, mulai!"

Tanpa pikir panjang Naruto langsung meneguk cepat cepat air itu. Tetapi ia langsung menyemburkan air itu kembali ala mbah dukun yang lagi jampe-jampe. Dilihatnya Fuji, yang ternyata sudah pingsan kekelepekan kayak ayam mau mati, tapi Fuji sudah menghabiskan 5 gelas Iwashimizu.

Naruto ngga mau kalah, meneguk lagi… Oeeekh! Rasanya! Kagak nahaan! Naruto udah batuk batuk, muntah muntah, fusing fusing mengenaskan.

Ino juga sampe bingung. "Na-Naru? Fuji? Kalian masih waras? Gi-gimana rasanyah?"

Naruto dan Fuji masih berjuang untuk meminum Iwashimizu-nya. Meski sebenarnya perut mereka udah menolak diberi Iwashimuzu.

Dengan segenap kekuatan Naruto, ia menjawab pertanyaan Ino. "I,Ino-chan… Rasanyah, enhak banghet!" "Iya! Kamuu, mau chobba jhuggha?" Fuji yang setengah waras menawarkan minuman itu kepada Ino.

"Eng, engga, trims deh!" dengan pasti Ino menolak.

Sekarang Naruto dan Fuji telah berada di atas normal setelah meminum air itu. Mereka joget-joget kayak Mulan Jameela, kayak Dewi Perssik, Inul, Anisa Bahar, sampai Michael Jackson dengan bohaynya. Suara mereka jadi kayak suaranya Cinta Laura gitu. Nyanyi nyanyi : Udhah ujhyan, nggah dah ojhyek, muanna bechyek… Semua cewe yang naksir Fuji jadi il-fil.

"Wah! Sodara-sodara! Apa yang terjadi dengan mereka berduaa? Oh, MY Fuji?! Are u okay?" Ino udah so' panik tapi sama sekali ngga nolong. Takut nular. Semua penonton udah ngeri ngeliatnya. Naruto udah jogged jogged ala cacing kepanasan, Fuji udah mati, kayaknya…

"Halo Halo! Siapakah yang membuat air tersebut? Air apakah itu?" Tanya Ino pada Neji yang duduk di singgasananya. (Halah…)

Neji langsung nyuruh Inui yang membuat air itu untuk menjelaskannya. Inui pun turun ke tengah lapangan.

Ino menerahkan mic nya pada cowok berkacamata tebal itu. "Hai. Nama saya Sadaharu Inui, kelas 3 SMP Seishun Gakuen, tim regurel tennis Seigaku, umur 14 (mungkin?), keahlian tennis data, dan saya orang paling ganteng di sigaku (enggak! yang paling ganteng itu Ryoma!). Dan saya akan menjelaskan komposisi komposisi air itu. Iwashimzu. Bukan air dari bebatuan, tapi perasan ikan sarden."

(Iwa bisa juga berarti sarden. Mizu berarti air. Jadi, perasan ikan sarden.)

"Komposisinya, ya ikan sarden lah. Ditambah sake, terasi, bayem, pupuk kandang, bedak deo, kol, kencingnya saya, kencingnya kuda, alkohol, cuka, spiritus, dan sebagai pelezat, saya tambah susu yang udah kadeluwarsa."

"Haah?!" para penonton sweatdropped, Inui malah ketawa terkekeh kekeh. Fuji yang biasanya 'kebal' terhadap 'eksperimen' Inui, sekarang udah mati (pingsan deh, aku gag tega membunuh MY Fuji…)

Sedangkan Naruto, bola matanya udah ampir keluar dari tempatnya, belum dia ngompol. Memalukan! Masa udah gede masih ngompol! batinan orang-oarang yang pro-Neji. Anak kaya begitu mau dinikahin sama Hinata? Cape deeh!

"Ooh, gi-gitu, ya? Inui-san…? Ka-kalo gitu, silahkan embali pada habitatmu…"

Inui berjalan ke bangkunya sambil terkekeh-kekeh, tidak lupa menawarkan kepada setiap orang produk andalannya. Dan semua menjawab : 'no, tengs, ditawarin 1 M pun, sampe mati pun, saiya ngga mau! Trims!'

"Nah, sodara sodara!" Ino mulai lagi dengan suara toanya. "Siapakah pemenangnya? Siapa yang menghabiskan paling banyak Iwashimizu?"

Sfx : Jeng jerejeng jejeng!

Ohiya. Tentu Naruto dan Fuji telah dilarikan ke ruang UKS. (Emang di GOR ada uks yah? Ceritanya ada deh…)

Lalu panitia yang ternyata bernama Ghee (pereview pertama, nih!), menghitung jumlah gelas yang tidak berisi alias telah habis diminum Fuji. "Syusuke Fuji, 10 gelas!"

'Yee!' 'Suit suit!', tereak paa FG nya Fuji.

Lalu Pink-Violin (pereview pertama chap dua nih…), menghitung gelas kosong punya Naruto. "Punya Naruto… dua belas gelas!'

'Yee!' 'Suit suit!', para pendukung Naruto kegirangan.

"Yep. Trims ya, Ghee dan Pink-Violin! Jadi, semuanya… Pemenangnya adalaaahhhh… Naruto!"

Sfx : jeng jeng jeng!

Ada yang standing applause, ada yang sujud syukur, dan ada pula yang tepuk tangan maksa alias para pendukungnya Neji.

Neji pun sweatdropped. Ngga di sangka, ternyata, si Naruto itu… Cih! Gua kalah!

Naruto yang sedang terkapar di UKS langsung sujud dyukur. Akhirnya, gue menang! Gua nikah ma Hinata! Hinata, gue menang! Sayang, elo ngga ada di sini! Hinata! Abang menang! Batin Naruto dengan lebaynya.

"Oke semuanyah! Jadi, skornya, 1-0! Naruto unggul satu poin!"

Malam hari, di depan GSG Konoha…

"Naruto, kamu ngga papa kan?" Tanya kiba, shino, sakura, semua pendukung Naruto deh.

"Iyalah, ngga apa-apa! Gua gitu lho!"

"Gua khawatir ma kamu, Naruto…" diantara semua pendukung Naru, Sasuke yang paling hariwang sama Naru. Biasalah, soulmate.

"Kaga papa gue bilang, Sas-cakes…! Airnya enak koq!"

"Yasud. Lo mending sekarang istirahat ajah, besok kan udah ada tantangan kedua, kata Neji, tantangan untuk besok melibatkan mental. Jadi lo harus istirahat!" kata Ino.

"Iya, deh, temen temen, tengs ya udah dukung gue… Kalian emang sahabat terbaik gue!"

Semua pada ngangguk-ngangguk sumringah. "Iya dong! Kita selalu dukung elo, Nar!"

"Nah, Naruto! Mulai sekarang, lo harus rajin latihan! Biar lo tambah kuat biar ngadepin tantangan! Dan lo kayaknya harus punya menejer deh, buat ngurusin jadwal latihan lo." Kata Sakura.

"Bener juga, ya. Gue kan ceroboh. Hahaha! Makannya, para pembaca! Ayo review, siapa tau bisa jadi menejernya saya! Hahaha!"

"Yah, dasar elo, nar!" Naruto dijitak semuanyah.

TBC…

Maaf ya, kalo ficnya jadi tambah aneh begono… dan makasih banyak yang udah mau baca dan mereview! Saya senang sekali, ternya masih ada orang yang mau baca fic saya… Hiks, sroth! Nyusut ingus.

Ohiya, untuk next chap, bintang tamunya dari anime lain juga! Tapi belom tau anime apah, bingung saya…

Review yah! Dua pemenang yang beruntung akan menjadi menejernya Naru dan yang satu lagi bakalan jadi menejernya lawan naru ntar. Mengerti? Aiio ripiuhh!