Aloha! Ketemu lagi dengan saya, Karuru-chan! Kali ini ceritanya Tentang Ino yang lagi broken heart… Yah, pokoknya, jangan lupa R&R ya!


He's Not The Only One

Chapter I

Seselesainya misi Tim 10, Asuma, Shikamaru, Ino, dan Chouji langsung mampir ke warung Yakiniku Q, warung favorit mereka.

"Ummh, harumnya udah kerasa, nih. Udah lama ga makan yakiniku.. Yakiniku, here I come!" seru Chouji dengan semangat '45-nya.

"Iya, bener tuh! Tapi Chouji, jangan teralu banyak ya makannya. Nanti kamu bias gen—ups, tambah subur, maksudku.. Kasian juga tuh Asuma-sensei, ntar dompetnya yang tipis jadi tambah tipis, lagi. Hi hi hi!" kata Ino jail. Asuma juga ketawa-ketiwi. Kenapa sih?

"Perayaan kali ini kan aku kok yang bayar." Kata Shikamaru malas.

"Ooh. Tumben kamu yang bayarin. Kalah main shogi, ya?" Ino pasang tampang menang.

"Bukan, sih. Aku kalah taruhan. Aku kan kemarin main PS di rumah Shino, terus tanding DDS sama Asuma-sensei, dia yang menang. Yang kalah harus nraktir deh."

Shikamaru, Shikamaru.. Ya iyalah! Orang pemales kaya dia disuruh main PS. DDS pula! Udah tau Shikamaru paling ngga bisa nyanyi sama nari. Dasar si Asuma itu! Menyerang kelemahan orang lain!

"Ooooh, begitu.. Memang sejak kapan Shino punya PS?" kata Ino dan Chouji kompak.

"Sudah.. Sudah.. Ayo masuk." kata Asuma.

Mereka pun masuk. Setelah memesan makanan, Asuma-sensei mulai bersabda, "Misi kita kali ini, bla bla bla bli blu ble blo blo.." Asuma asyik nyerocos.

"Dan sebentar lagi akan ada tamu dalam rangka menjalin silaturahmi antar negara, untuk mewujudkan cita-cita almarhum hokage.. bla bla bla… Dan tamu kita ini dari Suna. Yaitu.."

Baru saja dibicarakan, Temari dan Kankurou masuk. Panjang umur tuh.

"Konnichiwa.."

"Yo! Temari-san! Apa kabar?" Kata Ino semangat. Temari hanya tersenyum dan langgsung mengalihkan perhatiannya kepada Shikamaru.

"Boleh aku duduk disebelahmu?" Tanyanya.

"Tentu, Tema-chan.. Bagaimana perjalanannya? Baik baik saja, kan?" kata Shikamaru sok.

"Ahaha, tentu aku baik-baik saja. Arigatou.."

Shikamaru sama Temari kok akrab ya? Batin Ino.

"Untuk apa? Seharusnya aku yang berterimakasih.." lanjut Shikamaru.

"Atas bantuanmu untuk, yaah kau tahu kan kita tidak bisa membicarakan hal itu disini.."

"Ah, itu.. Sama-sama.. Jadi, apa kau menerima permintaanku?"

"Oh, Tentu. Mungkin kita bisa jalan besok."

"Trims. Kau baik sekali.."

Hah? Besok mereka mau jalan bareng? Ouch God!

Lalu makanan dihidangkan. Mereka sangat menikmati hidangan yang tersaji, sampai ada adegan..

"Uhuk-uhuk!" Temari keselek yakiniku super pedasnya.

"Kamu gak papa. Tema-chan?" kata Shikamaru. Temari Cuma mengangguk sambil menahan air matanya yang mau keluar. (Bukan sedih, tapi kepedesan!) Lalu Shikamaru mengelus pundaknya, dan memberi Temari segelas air putih.

Ih. Sejak kapan, sih Shikamaru manggil Temari pake embel-embel -chan segala? Perasaan mereka bertengkar mulu deh. Lho? Ngapain juga ya aku protes gini? Tapi.. ko kaya ada yang ngeganjel di hati aku, ya? Kenapa siih? Ah, bodo amat! Si amat aja engga bodo!

Lalu Ino cemberut sendiri dan jadi nggak nafsu makan. Padahal, dua orang yang disebelahnya lagi pada berbunga-bunga tuh.

Kukuruyuk, kuruyuk, kuruyuuk.. (Tu ayam lama banget ya berkokoknya?) Eh bukan deh, itu kan suara perut Ino yang tereak-tereak minta makan.. (Beneran ayam, dong?)

Lapeer.. Gara-gara tu orang, aku jadi ga nafsu makan. Dianya untung tuh, aku penghemat biaya.. Lapaar! Males kebawah lagi. Ayah pasti udah ngorok. Duuh. Euweuh gawe gini.. Hmm.. Telepon Sakura aja aah..

Ino segera mengambil HPnya dan menelepon Sakura.

"Nee? Sakura? Ino desu.. Gimana, ada gossip baru ngga? Haah? Masa? Neji sama Tenten jadian? Ngga salah tuh? Terus gimana nasib si Lee? Oooh, patah hati tu anak. Udah bunuh diri lon? Eits! Jangan teriak dong! Iya, iya! Aku bercanda kok! O iya! Si Kotetsu dan Izumo tadi.. bla.. bla.. bla.. Hahahaha! Eh, Sakura-chan. Besok aku main ke rumah kamu nih. Mau minjem komik Yakitate! Japan.. Pliis ya? Hah? Ngga bisa? Kenapa? Iiiih! Mo nonton ko aku ngga diajak sih? Pokoknya besok aku ikut! Eh, siapa aja yang ikut? Oooh.. Neji, Tenten, aku, kamu, Lee, Kiba, ama Naruto n Hinata? Nonton apa? Hah? Gimana Neji? Ocee.. Jam 11 di Konoha 21 yaa.. Arigatou!"

Tidak terasa, ternyata Ino udah ngobrol sama Sakura lebih dari seperempat jam. Ino segera mengecek pulsanya. Fiuh.. Untung cuma habis lima ribu. Pake IM7 sih, setelah 90 detik tarifnya 0,000…7 per detik. Padahal baru aja kemarin isi pulsa (tepatnya transfer (nyuri) pulsa) dari Chouji). (Kasihan Chouji..)

Esoknya..

"Ino! Kita disini..!" kata Sakura semangat.

"Konnichiwa minna! Gomen! Lama nunggu ya? Aku telat bangun niih.."

"Gapapa laah.. Lagian kita udah beli tiketnya kok. Yup. Pas 8. Aku, kamu, Neji, Lee, Tenten, Naruto, Kiba, Hinata. Tapi.. maaf ya Ino.. Mungkin kamu ga satu baris sama kita.."

"Iiih, ko gitu sih?"

"Salah sendiri kamu telat! Masih mending aku dari subuh ngajentrung beli karcis!" Kata Kiba protes. "Guk!" Akamaru setuju.

"Ah" kata Lee tiba-tiba. "Mana Sasuke?"

"Dia ada misi sama Kakashi sensei..." Jawab sakura

Oooohh..

"Hare gene ada misi! Cape deeh!"

"Kalo ngga salah, Shino juga ngga bisa ikut. Iya kan, Neji?" Kata Tenten.

"Iya, dia lagi sibuk main PS Bleach. Katanya Ichigo dkk. udah masuk Soul Society."

"Hah? Udah nyampe situ! Gila, keren tuh si Shino. Diam-diam menghasutkan." Yaa, akhirnya datang juga.. Ini dia dialog pertama pahlawan kita.. Naruto Uzumaki! (Pahlawan apanya?)

"Diam-diam menghanyutkan, Naruto-kun.." Hinata mengoreksi.

"Oh, ha ha iya, aku lupa!"

"Lupa, apa memang baka?" Seru yang lain. Kemudian aksi bak buk bak buk nya Naruto dkk. Dan tawa lepas yang terdengar sangat indah. (apaan sih? Ga penting deehh..)

Duuh, temen-temen tega banget sih? Bersenang senang di atas penderitaan sang Ino! Ini nih! Shikamaru yang terlihat mesra sama Temari! Batin Ino.

Sekarang Ino yang beraksi. "Kalian ini!" Ino menjitak semua yang berpartisipasi dalam pertengkaran kecil-kecilan itu. "Malu tau diliatin orang!"

"Oh ya, Emang kita nonton film apa?"

TBC…

Haha? Garing ya? Aku bingung alurnya bageimana… Apakah –piip-? Atau –piip-? Maaf, maaf… Masih belum ada konfliknya… Tapi, makasih ya udah mau baca fic jelek ini… Hixz…

Aiioh ripiuu!