Chapter 5.

Ending

Vi Chan: HELLO, ALL! Vi ChaN come back! Saya berusaha untuk membuat cerita ini tamat di bab ini supaya tidak membuat banyak hutang(cerita) karena minimalnya waktu untuk menulis. Bahkan memikirkan idenya. So, Enjoy it

Disclaimer: Harvestmoon? Yu Gi OH? NOT MINE!

Setelah berkejar-kejaran, akhirnya Jack kembali ke ruangan tersebut. Meskipun entah kenapa Pegasus kita tidak kembali lagi. Tapi saat ia kembali ke sana, sudah tidak ada satupun orang yang tertinggal. Tiba-tiba kegaduhan datang dari arah luar.

"KUPANGGIL! RA!" Suara sang Firaun terdengar. Jack memutuskan untuk berlari ke sana

"CURANG! Bagaimana mungkin kau memanggil RA tanpa mengorbankan monster?!" Yami protes atas tindakan kakaknya yang licik itu

"CURANG? CURANG KATAMU? KAU YANG PERTAMA KALI MEMANGGIL DARK MAGICIAN TANPA MENGORBANKAN MOSTER DI 'DRAW' PERTAMA!" Atem tidak mau kalah keras dari suara adiknya. Yami hanya mengerutu. Semua kartu dewa sudah jadi milik kakaknya, dia harus bersusahpayah meski masih memiliki kesempatan. Akhirnya, bukannya bertanding, mereka hanya adu mulut. Bahkan mulai tarik ! tarik menarik Yugi lagi.

"HENTIKANNNNNNNNNNNN" Semua langsung terdiam mendengar teriakan histeris dari Yugi yang kesakitan akibat tarikan tangannya.

"Ah…maaf, yugi" kata Atem

"hm…gomen, aibou" Yami juga minta maaf.

"JANGAN! JANGAN MAAFKAN DIA! KAU HANYA MEMAAFKAN AKU YANG PERTAMA KALI MINTA MAAF, YUGI!" Kata Atem setelah mendengar permintaan maaf Yami.

"AP…APA? APA-APAAN ITU? DASAR TAK PUNYA OTAK! *PIIIP*" Yami kembali berteriak pada kakaknya. Yugi mulai kabur setelah aba-aba perang mulut terdengar.

"Apa sih yang terjadi?" Kata Jack polos seraya berjalan ke arah Ann, Gray, dan Claire.

"Perang cinta!" kata Ann sambil tersenyum menonton pertengkaran kakak-adik itu.

"Bagaimana kalau kita pulang?" Tanya Claire

"Pulang bagaimana? Mau naik apa, hah?" Tanya Gray dingin.

"Oh iya ya…" Tanya Claire. Sepertinya penyakit idiot kakaknya menular. Gray hanya menepuk dahinya, melihat tingkah Claire makin hari makin mirip kakaknya.

"Kita berenang!" Jack dan Ann bersemangat, dengan cepat mendapat jitakan dari Gray.

"Kalau kalian mau, aku bisa menyuruh Isono mengantar kalian." Kata Kaiba dingin, sejentik jari dari kaiba. Heli muncul dibelakangnya dan mengeluarkan jaring. Menangkap keempat orang desa tersebut dan membawanya menyebrangi lautan.

"satu masalah beres! AKHIRNYA! HILANG SI PETANI 'BEGO' ITU! CIHUYYYYYY" Kaiba yang stress itu mulai lari-lari geje. Jou hanya sweat-drop sekaligus prihatin.

-Harvest YGO—

"Yami! Pokoknya pergi! Yugi tinggal bersamaku!" Atem ngotot

"Tidak! Aibou tetap akan pulang denganku!" Yami menarik tangan Yugi.

"YUGI! PILIH AKU ATAU YAMI!" Atem besikeras bertanya pada Yugi.

"Aku….ingin pulang!" Yugi menjawab dengan semangat. Yami tersenyum puas sedangkan Atem memutih, membatu, dan hancur menjadi puzzle.

Dan merekapun…menjalani kehidupan biasa kembali. Meski Atem sering telepon ke Yugi dan menghina-hina Yami -_-;

Fin..

Geje? Terlalu Pendek(pasti)? Jalan tersingkat! Maafkan saya dan sikap pemalas serta ekstra praktis. review?

Special thx buat para pereview!

Khususnya pereview bab 4 kemarin : Green Opalus, Dika The Reborned Kuriboh, Mimimifeyfeyfey, aMiciZia Vi miRacOLi, Kyon-Kyon, Marianne Vessalius