Bonus chapter

Start of something new

Author's note:" Title dari high school musical 1"

Hi namaku Elena Star! Kalian tahu kalau aku temanya Flora Marigold dan bisa di bilang teman dekat. Kalian tau kan aku ini di dunia celebritis aku ini akting dan model paling terkenal dan tercantik! Tapi kalau dunia biasa aku cuman murid SMP biasa aja. Nama aliasku itu Stella ini nama aku pakai di dunia celebritis dan aku punya pacar..namanya Edge. Dia sekolah di NASA anak cool dan playboy tapi baik kok... Well enjoy my adventure ^^

Author's note: ini kejadian saat Elena sudah sekolah di NASA. Oh ya aku lupa bilang sesuatu... Credit to winx club! Karena nama Stella dan Flora itu dari film winx club italian cartoon

Stella artinya bintang/star

Flora artinya bunga/Flower

Heheh well enjoy...

Ch 1

Hari yang indahku. Matahari terasa adam dan angin sejuk sekali.

" Stella lihat ke sini"

Tret..tret..tret..

" Wah hasil photonya bagus sekali, dengan gini kita bisa lebih untung" kata orang kamera

" Stella memang cantiknya... Aku iri" kata salah satu model disana yang juga sedang photo shoot

" Stella kerja yang bagus" kata manajerku

" Hehehe makasih" kataku

" Ok break 10 min" kata manajerku

"Aku makan dulu ya" kataku sambil lari

" Iya hati-hati" teriak manajerku

Hari ini hari jumat. Aku udah selesai dan cepat-cepat ke photo studio. Tidak ada seorang pun tau kalau aku ini sebenarnya anak smp biasa yang bernama Elena Star kecuali manajerku.

Aku selalu biarkan rambutku kebawah dan tidak pernah ikat tapi memakai bando biar kelihatan lebih cantik.

" Hey lihat itu Stella" kata seorang

" Wahh rambut emasnya bagus banget ya" kata salah satu mereka

" Aku iri banyak cowok suka sama dia dan selalu minta kencan sama dia" kata salah satu model

" Iya"

Lalu aku sampai di kantin dan ambil makanan dan dudukl di ujung kursi yang sepi...

" Hey Stella"

" Oh hey Heiji" kataku

" Boleh aku duduk disini?" Tanya Heiji

" Boleh aja" kataku

Heiji Sakamoto adalah seorang actor Jepang. Kata orang dia cakep,kaya, dan banyak perempuan suka dia yah seperti Edge lah...

" Aku ga sabar film berikut kamu" kata Heiji dengan senang

" Oh ya? Kenapa? Gara-gara aku akan main di filmmu ya?" Tanyaku

" Hahaha iya, ada aja loh" ketawa Heiji

" Aku gitu loh" kataku dengan sombong

" Dasar sombong" kata Heiji dengan ledek

" Dasar genit" ledek ku balik

" Hey Heiji!" Tiba-tiba terdengar suara yang aku kenal dan aku melihat siapa

" Oh tidak masalah udah datang" kataku di pikiran

" Oh hey Clarista" kata Heiji

Rumor bilang kalau Clarista dan Heiji pacaran tapi banyak orang lebih setuju kalau Heiji jadi pacarku. Aku cuek aja karena aku ga tertarik dengan Heiji biarpun aku setuju Heiji itu tampan tapi tetap aja ga...

" Boleh aku duduk di sini?" Tanya Clarista ke Heiji. Aku mah di cuekon aja. Lalu Clarista duduk di samping Heiji dan kedua temanya dudk di sebelah dia. Aggh sempit. 5 orang di satu bangku. Aku langsung ke baku satunya.

" Oh Hey Stella, aku ga lihat kamu disini" kata Clarista dengan ledek

Tentu saja ga dia kan pura-pura ga tau padahal aku lihat matanya melirik aku kok

" Aku baru sampai sini kok" kataku tapi bohong ya. Percuma aku bilang sebenarnya dia paling-paling bilang "iya deh terserah kamu"

" Oh ya udah" kata Clarista

Lalu selama panjang waktu Clarista bicara dan Flirt sama Heiji. Heiji kelihatanya udah mau muntah tapi karena itu ga sopan dia pura-pura baik aja. Ugh,! Aku mulai muntah tolong keluarkan aku dari sini!

"Hei Stella! Heiji! Waktunya shooting" kata produser film

Akhirnya aku bisa pergi dari sini. Legahnya begitu juga Heiji

" Baik aku akan ke sana" kata Heiji

" Kalau gitu aku pergi dulu ya, maaf mengangu" kataku dengan nada ledek

" Awas kau..." Kata Clarista dengan nada dan suara marah

Lalu Heiji dan Stella tinggalkan Clarista di dalam kemarahannya. " Kamu berlibihan tau" kata Heiji

" Biarin aja" kataku dengan ga peduli.. Aku memang ga peduli dengan perempuan itu kok...

" Baiklah di scene ini Stella kamu akan pura-pura sedih dan Heiji datang untuk cari kamu karena khawatir dan saat itu kamu mengukap perasaan ke Heiji dan Heiji kau juga dan kalian ciuman lalu di ujung tembok teman Kamu( stella) melihat itu dan ga terima" kata produser itu

" Baik" kataku

" Mari kita melakukan terbaik kita" kata Heiji

" Baiklah" kataku

Aku sedang shooting film yang judul "love is mystery". Di cerita ini ada seorang perempuan biasa jatuh cinta sama seorang aktor tapi teman lamanya perempuan itu suka sama dia dan nanti akan ada tradegy and complicated love. Dan aku sebagai toko utama dan perempuan itu! Menyenangkan sekali! Dan Heiji jadi actor itu di dalam cerita dan teman perempuan itu orang lain...

Di hari yang dingin. Aku duduk di lantai. Kakiku ga bisa bergerak karena sedang shock. Hujan turun di langit sebagai tanda kalau mereka nangis untukku.

"Hei kamu ga apa-apa"

Aku melihat ke atas dan aku melihat seorang laki-laki bermabut hitam dan kulit putih. Aku tau laki-laki itu... Dia seorang actor terkenal. Aku bertemu dia dan katanya dia mencintaiku tapi ternyata aku salah...

" Mau apa kamu! Pergi sana" kataku dengan marah

Aku berdiri dan mau kabur. Tapi tanganku di pegang erat sama dia.

" Tunggu Marie" kata laki-laki itu

" Apa yang kamu mau Jasen?" Kataku dengan marah

" Aku khawatir denganmu, tiba-tiba aja kamu pergi dan lari gitu aja" kata Jasen dengan khawatir

" Itu karena aku melihat kamu mencium gadis lain" kataku dengan sedih. Mata ku penuh dengan air dan menetes terus sampai tak ada habisan. Di dunia ini memang mustahil celebrity jatuh cinta pada gadis biasa. Itu hal yang gak mungkin

" Kamu salah paham, dia menciumku tiba-tiba" kata Jasen

" Sudah aku ga mau dengar lagi" kataku dengan marah

" Kenapa kamu peduli? Kenapa?" Tanya Jasen

" Mau tau kenapa! Itu karena aku CINTA kamu!" Kataku dengan teriak. Aku marah kenapa dia ga bisa menyadarkan itu dari dulu.

"Apa?" Kata Jasen dengan kaget

" Iya aku cinta kamu tapi ini sudah berakhir" kataku

Lalu sekali lagi tanganku di tarik dan lariku di hentikan. " Apa lagi sich" kataku dengan penuh amarah. Tiba-tiba aku merasa hangat di bibirku dan seluruh badan ku menempel di badan dia. Ternyata dia mencium aku.

" Marie aku juga cinta kamu, dari dulu dan udah lama sekali" kata Jasen. Aku bisa melihat matanya penuh dengan air. Ini baru pertama kali aku melihat dia nangis.

"Aku akan selalu bersamamu. Maka marilah kita ulang dari awal" kata Jasen

" Baiklah tapi ga ada tipuan " kataku

" Baiklah"

Di lain pihak ada seorang melihat kita berdua. Wajahnya penuh Marah dan dendam.

" Jasen aku ga akan terima ini! Aku akan balas kau! Lihat saja nanti"

" CUT! Ok cukup sampai sana" kata produser film itu

" Kerja yang bagus Stella" puji manajerku

" Makasih" kataku dengan senang

" Seperti biasa untuk Stella, hebat dan sempurna" kata Heiji yang jadi Jasen

" Ah biasa aja kok" kataku

" Stella aku sungguh senang bisa kerja bersamamu" kata laki-laki yang menjadi teman character Utama

" Aku juga Lynee" kataku

" Baik shooting selesai, stella kamu boleh pergi pulang" kata Produser itu

" Ah makasih banget" kataku dengan senang. Akhirnya selesai juga biarpun aku suka jadi actor tapi sebenarnya melelahkan. Lalu aku ganti baju dan pulang dengan mobilku . Sampai rumah aku ganti baju dan lepaskan wigku yang aku pakai untuk menyamar jadi actress dan model dan kontak lenseku lalu ambil handphoneku untuk aku memanggil seorang...

" Hey Flora! Apa kabar" kataku

" Hey Elena ! Gimana shootingnya?" Tanya Flora

" Baik aja, besok kita jadi hangout kan?" Tanyaku dengan ga sabar

" Tentu saja" kata Flora

Flora adalah seorang medical dokter terkenal. Banyak Pria suka dia karena baik dan lembut. Dia juga seorang astronaut sejak kita semua masuk NASA. Berkat pacarnya Flora adalh Brett Flora jadi seperti dulu lagi dan ketemu impiannya sekali lagi.

" Hey Edge mau bicara sama kamu nih" kata Flora

" Apa? Flora tunggu" telat Flora sudah kasih handphonenya ke Edge

" Hey Elena" kata Edge

" Hi Edge" kataku

" Kamu lagi ada acara? Kenapa ga datang" tanya dia

Lega. Aku kira Edge tau aku lagi shooting saat Flora tanya.

" Iya ada masalah keluarga" bohongku

" Oh I see... Jadi besok mau kemana? Mau aku jemput?" Kata Edge

" Edge kamu kan ga bisa setir mobil" kataku

" Memang ga tapi rumahmu dan aku dekatkan" kata Edge

Astaga! Kenapa bisa tahu! Kalau Edge kerumah kok rahasia aku sebagai selebritis bisa ketahuan. Biarpun kita belum jadian dan udah jadi teman. Aku belum bisa mengatakan sebenarnya. Terlalu beban dan bahaya.

" Eh ga usah kita ketemu di bus stop aja ya" usulku

" Yah udah, sekali-kali aku mau lihat rumahmu" kata Edge dengan kecewa

" Kapan-kapan deh" kataku

"Baiklah, goodnight" kata Edge

" Iya goodnight" kataku

Lalu handphone aku matikan. Dan aku lemparkan badanku ke kasur dan matikan lampu lalu tidur...

" Edge... Kapan ya dia tembak aku? Aku berharap dia suka sama aku" kataku di pikiran

" Tapi apa bisa? Aku kan seorang celebritis dan juga high school girl, ga terlalu berat apa?" Tanya ku di dalam hati

" Udah lah, aku mau tidur" kataku

Dan dengan begitu aku tidur di malam yabg dingin...

Author's note: selamat menikmati cerita bonus ch ini... Ini cerita extra untuk cerita "heart beat". Cerita OC 3 ku Elena Star. Aku harap ini ga panjang bgt, kalau iya lama-lama jadi ceritaku kaya Heart beat. Hahahaha