PANDORA HEARTS' fanfiction

Genre: Romance, Tragedi

warning: AU, OOC banget, Gaje, Abal, n of course Don't like? Don't Read.

Konichiwa Minna...

Atashi wa Alice Espoir...

ini adalah fic pertama saia... ternyata susah ya nyari waktu luang bagi saia untuk menulis fic... alhasil saia menulis fic pendek seperti ini! =,=

Ini fic gaje tentang Cheshire... =w=... So akan jadi abal. Akhhh sudahlah...=A=

ENJOY IT!^^

AliceEspoir

Pandora Hearts-Jun Mochizuki

POV: Cheshire

'GARDER VOTRE'

'Aku hanya seekor kucing yg lemah... Bahkan tak bisa melindungi majikannya'


Aku tinggal bersama seorang gadis bernama Alice. Dia di kurung di menara ini oleh keluarga Baskerville. 'Cheshire' itulah nama yg ia berikan pada ku. Hanya aku dan boneka-boneka kesayangan-nya lah yg menemani hari-hari sepinya.

Aku dan dia pun tak mengetahui sebab dan alasan mengapa dia dikurung dalam 'sangkar' ini.

Pada suatu hari Alice sedang menatap langit sangat lekat. Mata violetnya bagai memohon sesuatu pada langit. Dan tiba-tiba ada seorang lelaki berambut pirang dan dikepang sangat panjang, irisnya berwarna hijau bening yang tiba-tiba terjatuh dari atas pohon dan langsung mendarat di semak-semak.

Lelaki itu bernama 'Jack Vessalius'. Seorang anak ketiga dari keluarga bangsawan kelas tiga yang tidak berguna itu *d'hajar fans Jack*.Mulai dari saat itu dia sering kemari untuk menemui Alice. Menceritakan hal-hal yang tak diketahui Alice, mengajari Alice berbagai hal dan membuat Alice selalu tersenyum.

Aku tentunya cemburu... Walau begitu jika Alice tersenyum, itu saja sudah cukup.

"Aku ingin terus melihat Alice tersenyum... Selamanya aku ingin bersamanya, melihat senyumnya dan menjaga serta melindunginya".

Walau berharap begitu...

"kenapa... Tiba-tiba dunia menjadi gelap!... Apa yg terjadi?". Saat itu yang ku ketahui hanyalah ada seorang anak kecil yang mempunyai iris berbeda di kedua belah matanya. Yang satu berwarna merah dan yang satu berwarna kuning emas.

Saat itu dia membawa sebuah gunting, entah apa yg ingin ia lakukan saat itu. Dan sekarang aku tahu. "Aku benci... Benci... Sangat benci pada bocah bernama Vincent itu... Sangat benci... Dia, dia sudah merenggut mata ku".

Walau sudah tak bisa melihat apapun lagi, tapi aku tahu kalau Alice tetap selalu menyayangi ku.

Tapi... Saat tragedi Sablier Alice... Alice mati?... Ah tidak, dia memang telah meninggal, tapi sekarang dia dan kami hidup dalam kegelapan dunia yang bernama Abyss ini.

Tapi sekarang, saat aku bisa melihat kembali, lagi-lagi Alice lepas dari genggaman ku. Yang tersisa hanyalah serpihan ingatan Alice yang ku simpan dan ku lindungi selama 100 tahun ini dan berharap Alice akan kembali ke sisi ku.

Tapi pada akhirnya sama saja. Serpihan ingatan itu telah direbut oleh orang berambut silver yang sesungguhnya adalah pemilik sah dari satu bola mata berwarna rubi yg ku pakai untuk melihat dunia ini lagi. Dia adalah orang yang pernah bertemu dengan Alice di Abyss. Dia mempertaruhkan jiwanya hanya untuk mengubah masa lalu yang akhirnya akan sama saja.

"Alice... Alice... Alice... Maafkan aku aku tak berguna, ta bisa melindungi dan menjaga mu...".

'Cheshire... Apa kau tahu... Ternyata dunia ini tak seburuk dugaan ku... Apa kau mau terus bersama ku?'.

~END~


Arigato minna... Karena udah mo ngebaca Fic gaje nan Abal ini... dan lagi fic ini sangat singkat...*plaaaak*. Maukah Minna-san memberikan koment, kritik, saran apalagi review... Saia akan sangat berterima kasih apalagi karena Minna udah mau baca Fic Abal bin Gaje ini... Arigato...(_ _)"

AliceEspoir...