"...kalau kau tidak bisa berjalan lagi, ambil jalan kanan atau kiri, atau bahkan ambil jalan yang berbeda, jangan kembali ke jalan sebelumnya... itulah rute kemenangan..."

.

.

Chapter III; Madness on Award
(based on true story~ :D)

Eyeshield 21 punyanya Riichiro Inagaki sama Yusuke Murata. Mau dipelototin sampe mata copot juga gak bakalan jadi punya saya—dan abaikan quote diatas.

FOR ES21 AWARD, AUGUST; RUN TO WIN OLALA~

WARNING: kegembelan apapun yang tak dapat diuraikan... HATI-HATI HUMORNYA GARING YAK! 8D

.

.

.

Mamori Anezaki online on FaceBoth

Mamori Anezaki
Bosen... Boringed... Mau ngapa-ngapain gak enak beuh =3=

Suka. Komentar

Hiruma Youichi
Keh sombong lu gaya... Bosen kayak gitu aja nulis status... Tiap detik buat status, buat lagi.

Mamori Anezaki
Timbang lu, buat ANAK.

Hiruma Youichi
-_-

Hiruma Yuuya
Hush nak Mamo jangan bongkar aibnya Youichi... Ada yang ngamuk loh...

Mamori Anezaki
Ampun ndoro QwQ eh Hiruma, gimana nih MOS-nya? Besok yang terakhir loh!

Hiruma Youichi
Cih, suruh aja tuh adik kelas sialannya buat ANAK. Biar puas lu -_-

Mamori Anezaki
Iya, lu bokepin satu-satu baru gue puas =D
100000 janda menyukai ini. suka

Hiruma Youichi
F*ck you shut up uncute brat. Tenang, gue udah mikirin rencananya. Sekarang, kumpulin semua anak-anak sialan itu. Kecuali yang namanya Khebbo atau apa gitu, tauk ah pokoknya yang mau masuk grup Amefuto.

Mamori Anezaki
Oke mas bro! =D

Akira Nakabo
...nama saya Chubbo... Bukan Khebbo Hiruma-san...

.

.

Pk. 22.30

"HACHING!" Sena batuk-batuk sendiri karena kedinginan.

"Euh kalo batuk jangan ngadep ke gue dong," Monta mengelap wajahnya.

"SAKDHAKJDAH HIRUMA NGAPAIN SEH NGAJAK GUE KE SINI? BELOM SELESE NIH SINETRONNYA AAAA!" Jumonji frustasi sendiri sambil ngacak-acak rambutnya.

"Iya nih! Gue belom selese cebok udah dipanggil duluan!" teriak Kuroki marah.

"Kita mau dibokepin sama dia yak?" batin Togano curiga.

"Bersihkan dirimu dengan Niu Grean Tea~" Yukimitsu promosi.

"Ayo semuanyaaaa, kumpul!" teriak Mamori lari-lari kayak habis dikejar polisi.

"Yo," Hiruma mengadahkan tangannya.

"Yayoyayo aja, cepetan setaaaaaaaan iih gue kremes-kremes baru mampus lu," batin semuanya pada garuk tangan masing-masing.

"Oke, Hiruma. Kebiadapan apalagi yang akan kau pertunjukkan?" tanya Akaba sambil membenarkan kacamatanya.

"Kita mau... Rapaaat," ucap Hiruma.

"Idih bilang aja mau nyabutin keteknya Taki," cibir Kuroki sambil nyengir-nyengir gaje.

"Yah gak jadi dibokepin deh," desah Togano kecewa. NAH LO?

"Rapat kok disini... Gak gawel gituh loow," Riku memelet-peletkan lidahnya saking gawelnya. Ia melihat sekelilingnya; kuburan.

"Eswete deh... Lu mau nyamain gue sama mayat nih?" ucap Kakkei.

"SORRI-SORRI-SORRI JEK! UDAH GUE BILANG GUE MAUNYA DISAMAIN SAMA LIONEL MESSI, YA RABBI!" tiba-tiba Kotaro nimbrung sambil mengadahkan tangannya.

"Muadesuuuuu~" sahut Julie.

"Langsung aja deh Hiruma... Keburu setan-setannya lomba Agustusan," ujar Mamori sambil bergidik ngeri. Hiruma nyengir lagi, kuda mesum mode on!

"Ada yang punya usul buat MOS besok?" tanya Hiruma serius, memancarkan muka gantengnya yang dua belas banding sebelas sama Tarno-sensei.

"Pesta Barbeque!" teriak Gaou ngiler.

"PENCERAHAN ROHANI!" duet Kurita dan Kotaro langsung menyahutnya.

"Upacara penutupan MOS!" teriak Banba yang sepertinya kepengen banget.

"FASHION SHOW BAJU RENANG!" teriak Agon nafsu.

"Penelitian massal terciptanya UFO!" teriak Yukimitsu dan Takami.

"Lomba baseball massal!" teriak Kuroki semangat.

"Ih bilang aja kalo lomba pembokepan masal," cibir Togano sambil mesam-mesem.

"Asem! Semuanya pada bilang ini bilang itu, mana nih yang bener?" tanya Hiruma esmosi.

.

.

.

Krik krik krik.

.

.

"Penghargaan... Um?" tiba-tiba Sena menyahut.

.

.

.

Krik.

.

.

"CAMPUR-CAMPUR TAHU CAMPUR!" tiba-tiba saja pedagang tahu campur lewat. Eh?

.

.

.

"OOOOU TIDAK BISAAAAAA!" Kotaro dan sekutu nari piring*?*.

"Tumben otak lu encer," Mota menyikut punggung Sena.

"IIH ITU IDEKU KETRANSFER DI OTAKNYA SENA YAA?" protes Suzuna sambil menuding Sena.

"GOTCHA! DEIMON AWARD-LAH YANG DITERIMA!" teriak Hiruma kegirangan.

"IHIE SENA DITERIMA JADI UKENYA HIRUMA NIH CIEEEE!" teriak semuanya saling nyaut-menyaut. Sementara Suzuna dan Kuroki cemburu. He?

"DOUJINSHI! DOUNJINSHI!" tiba-tiba Togano ngambil sesuatu di tasnya.

Oh tidak, semuanya sudah siap nyawa mudik.

.

NEXT MORNING

"MOS TERAKHIR! YAHUUUUUUI~!" tiba-tiba teman Chubbo nari-nari gajelas.

"DIEM LU MALU-MALU-IN TAUK!" teriak Chubbo.

"Yah namanya orang kegirangan~" jawab teman Chubbo.

"Perasaan gue seneng nggak gini-gini amat," pikir Chubbo heran.

"CHUBBOOOO!" teriak Monta sambil menggeleng-gelengkan tangannya.*?*

"Monta-sa—EEK KOK BAU BESI SAMA DARAH NIH?" tanya Chubbo dengan sigap menutup hidungnya.

"Ini...," Monta garuk-garuk kepala.

"Ehehee," Sena nyengir.

"Abis ngelahirin yak?" tanya teman Chubbo bego.

"ASTAUGHFIRRULLAH NAJIS!" semuanya langsung muntah.

"Mereka semua abis tabokin sama Hiruma," ucap Mamori tiba-tiba muncul.

"Apa? Abis di ta... Bo... Bokin... Abis dicebokin?" ulang teman Chubbo yang rada tuli.

"Nantang lu ya, heh?" Kuroki saking esmosinya siap menghajar teman Chubbo.

"Hei! Kumpul di aula!" teriak Monta.

"Iya nih! Hiruma-san sudah berkontraksi—eh, berinteraksi—eh, tauu deng pokoknya cepetaaaan!" teriak Sena.

"ROGER!

.

"APAAN NIH?" teriak Ha Ha Bros kaget.

"Rapinya!" teriak Sena kagum.

"Kita 'kan mau ngadain Deimon Award, jadi kita harus membuatnya bersih seperti ini!" ucap Mamori tenang.

"Hei semuanya, ayo ngumpul!" teriak Monta. Semuanya mengangguk dan duduk di barisannya masing-masing.

"HELLO EVERYBODY DO YOU MARRY ME MASBRO?" tiba-tiba Hiruma naek ke sana, sambil loncat-loncat gajelas.

"KEPEDEAN LU DINIKAHIN AMA GUE HUUUU!" teriak semua uke dan perempuan disana.

"Gak Kurita gak Hiruma, yang jadi MC pada sarap semua," Mamori nepok jidat sambil geleng-geleng kepala.

"Naaah, semuanya! Sekarang, kalian harus membuat yel-yel menarik dari kelompok masing-masing! Masing-masing ada lima orang, Timnas Jepang juga ikutan!" teriak Mamori yang berasa paling waras.

"...bisa lancar gak ya?" batin semuanya curiga.

"Waktunya satu jam dari sekarang!" timpal Mamori. Semuanya langsung berkumpul mencari pasangan yang benar.

.

.

.

"Satu... Dua... Tiga... WAKTUNYA SELESAI!" teriak Mamori semangat. Semuanya langsung diam, kayak manekin.

"ADUH GIMANA NIH YEL-YEL-NYA KAYAK ORANG PROMOSI SEDOT WC!" teriak Monta kacau.

"GUE MALAH KAYAK ORANG PROMOSI KONDOM!" teriak Kuroki pede.

"DUUUUUH SENA GOYANGANNYA KURANG MANGSTAB!" teriak Mizumachi.

"Gu—gue gak bisa goyang... Pantat gue lagi disegel... Hiks," Sena pundung di pojokan.

"Disegel sama Hiruma tuh!" teriak Kotaro semangat.

"IYA SOALNYA KEMAREN DI*piiiiiiiiip*SAMA HIRUMA!" teriak Akaba nafsu.

"DIEM ADA YANG CEMBURU LOOOH!" teriak Togano sambil ngelirik Kuroki.

"DIEM LU SEMUA GUE POTONG *piiiip* LU SEMUA NIH!" teriak Hiruma sadis. Semuanya langsung diam dan berbaris sesuai kelompok.

"Untung gue gak punya *piiiip* ya," Suzuna mengelus-elus dadanya.

"Keberuntungan setiap orang dinilai dari sifat sehari-harinya," ucap Herachles.

"Nah, gue akan melempar durian ini ke kalian semua. Jikalau salah satu dari kalian mendapatkannya, kelompok kalianlah yang maju duluan!" teriak Mamori sambil memamerkan durian yang ketajamannya sudah mencapai satu inchi.*?*

"BUSEEET LU!" teriak semuanya pada protes. Tanpa ba-bi-bu lagi, Mamori melempar durian itu.

Dan—JEBLEB.

...

.

.

.

.

"HIYAAAAAAAAA!" Kuroki mengelus-elus kepalanya yang tertancap oleh sang durian.

Mamori hanya tersenyum—dengan inosennya.

"ANAK ORANG TUH WOI MALAH MESAM-MESEM AJA!" teriak semuanya khawatir.

"Alhamdullilah bukan gue, bukan gue," batin kelompoknya Kuroki.

Akhirnya, Kuroki, Shin, Takami, Banba dan Ikkyu maju kedepan. Mereka berlima mengambil ancang-ancang yang entah untuk apa itu.

"GOOD MORNING, YA NONA NAMANYA SIAPA?" Kuroki menggigit setangkai mawar.

"SYALALALALALALA~" semuanya pada nyaut-nyautan.

"OH TUAN, YA NONA NAMANYA RETJA,"

"SYALALALALALALA!"

"KALAU NONA BINGUNG MAU APA,"

"SYALALALALALALA!"

"LEBIH BAIK, BELI KONDOM SAJA! ANDECAAA, ANDECIII DABORA BORA BORI, ANDECAAA ANDECI, DABORA BORA BORI!" teriak semuanya pada napsu.

"IIIH BERABE TUH JADINYA!" teriak Mamori geleng-geleng kepala.

"SPECIAL DARI AIR MEDITASI IKKYU HOSOKAWA LOOOH! YANG MAKE BAKAL KENA PELET SAYA!" Ikkyu promosi.

"Kasian Shin sama Takami, tiga orang dari kelompoknya pada rame sendiri praktekin caranya makein *piiiip*," batin semuanya.

"Uhm," Mamori berdehem sebentar, "kelompok selanjutnya!" Mamori kembali melempar durian yang sudah dipenuhi dengan darah.

Lalu—JLEB, GUESS WHO 'THAT PERSON'?

.

.

.

'CUUUR'

.

.

"HIGYAAA DURENNYA NANCEP DI BOKONG GUE!" teriak Monta frustasi.

"NAH LO SUKUR GAK BISA BOKER LU NYET!" Jumonji menyumpah-sumpahi bokong Monta yang darahnya memancur-pancur.

"Darah dari bokong Monta sangat indah... Lebih dari air pancur yang lain," ujar Takami yang ternyata physco juga. SAYANGNYA PHYSCONYA DALAM URUSAN BEGENEAN.

"WTF KALIAN SEMUA GAK PADA NOLONGIN GUE KEK!" teriak Monta nangis.

"Jijik banget harus nolongin bokong lu," ucap semuanyakompak.

Akhirnya, bokong Monta harus diperban dengan selotip bolak-balik; yang entah kegunaannya untuk apa. Monta, Jumonji, Akaba, Kakkei dan Habashira(dengan pakaian pria muminya) maju kedepan.

"READY MAS BRO, YEAAAH!" Akaba mengangkat jari tengahnya setinggi-tingginya.

"Mengapa bokongku cenat-cenut tiap ada kamu," ucap Monta sambil ngelusin bokongnya.

"Selalu merinding bulu ketekku tiap kau sentuh aku," kali ini gantian Jumonji yang berargumen.

"Mengapa lidahku keseleo tiap kau panggil aku," Kakkei mulai berargumentasi saudara-saudara...

"Slalu ingin kusedot WC yang ada di rumahmu~ I know you WC~WC I sedot you, WC miss you!" semuanya langsung dance kayak orang kesambet noni-noni Belanda.

"EEEH KOK GITU SIH LAGUNYA?" protes Mamori.

"Kan sedot WC mesti men'cenat-cenut'kan bolongan WC! Sangat kreatif bukan?" Habashira menjelaskan dengan biadapnya.

"Perasaan gue gak pernah denger yang namanya sedot WC bisa begituan," pikir semuanya bingung.

"Ah, yang ini juga gajelas," keluh Mamori, "oke, selanjutnyaaa!" SWING! Mamori segera melemparkan durian itu—dengan inosennya bagian dua.

.

.

.

.

JBLEB! Lemme see...

"UWAAAA! MAIIII LUVLY KETHEKS!"

Tidak jadi. It's over disgusting.

"NAHLO RAMBUT KETEKNYA TAKI JADI WARNA MERAH!" teriak Jumonji sambil nunjuk Taki.

"Gue bakal ngasih lima milyar buat orang yang pengen makan durian sinting itu," batin semuanya kompak.

Akhirnya—dengan secara sangat amat terpaksa—Taki, Kotaro, Togano, Mizumachi dan Sena maju kedepan. Eh, Unsui ikut?

"PI EL EI WAI BI O WAI BI O WAI," gemerlapan cahaya menghiasi kelima pria itu dengan pantat erotis yang bergoyang-goyang.

Kotaro dan Taki—yang masih tertempel duren di keteknya—berbalik badan sambil menelusuri tubuhnya dengan tangan sendiri; layaknya seorang remaja yang nyari bisul di seluruh tubuhnya.

"PI EL EI WAI BI O WAI BI O WAI," Kotaro dan Taki memelet-peletkan lidahnya; berusaha untuk tampil se-erotis dan se-seksi mungkin. Padahal yang liat udah muntah duluan.

"Eeee... Boy... Boy... Boy... RA, RA, ORA KUAT! RA, RA, ORA KUAT! KULA ORA KUAT, KARO PLEBOI PLEBOI!" semuanya pantatnya goyang sedari menaikkan celana masing-masing; memperlihatkan paha mereka yang naujubillah menjadi perternakan rambut.

"ASEEEEK!" semuanya langsung goyangin pantat.

"RA, RA, ORA KUAT! RA, RA, ORA KUAT! KULA ORA KUAT, KARO PLEBOI PLEBOI!" semuanya langsung bergaya se-seksi mungkin.

"AKDSAKFALDALJDKAS PASIEN TAMAN LAWANG NIIIIH!" teriak Suzuna dan Mamori kebingungan.

"Mama, lima orang disana kok pada rame ya?" tanya anak kecil numpang lewat.

"Hush, jangan diliat nak! Itu calon penghuni Taman Lawang yang sedang di razia!"

.

.

"Huff," Mamori menghela nafas.

"Perasaan MOS-nya nggak ada yang bener deh," batin Suzuna geleng-geleng kepala.

"IH SENA PANTAT LU KOK GOYANG TERUS SIH?" teriak Monta sambil menunjuk Sena.

"Sorry Mon! Abis tadi gue semangat banget goyangnya, sampe sekarang gak bisa berhenti!" ucap Sena berusaha menghentikan goyangannya.

"SIAPA YANG MENANG, SIAPA YANG MENANG?" sahut Kotaro gak sabaran.

"Pengumuman award dulu gih!" ucap Kurita sambil nepok punggung Kotaro hinggamental berpuluh-puluh mili.

"Semuanya kumpul! Acara terakhir MOS nih!" teriak Musashi mengomandani. Semua siswa akhirnya baris sesuai kelompok.

"Yak, karena semua yel-yel-nya tidak sesuai dengan apa yang diinstruksikan—dan kayaknya kebablassen, kita mulai saja Deimon Awardnya," ucap Hiruma.

"Untuk kategori pertama, SISWA TERBEGO, jatuh kepada...,"

"Semoga bukan gue, semoga bukan gue," batin semuanya baca Yasin.

"Semoga gue, semoga gue!" kumpulan siswa bego membaca Yasin.

"Kalo hadiahnya bagus, gue rela jadi siswa terbego di Deimon...," ucap Takami.

"Tapi 'kan elu bukan siswa Deimon goblok," jawab Akaba. Takami nepok jidat.

"Jatuh kepada... RAIMON (snack) TAROOOO!"

SRING! Gemerlapan cahaya menyinari langkah Monta. Monta langsung jejingkrakkan sendiri. Seneng gara-gara menerima award, walaupun itu untuk kategori siswa terbego.

Mamori mengalungkan kalung kerupuk dengan hiasan bulu ketek alami di leher Monta. Monta juga menerima piala berelemenkan*?* kardus dengan tulisan 'SISWA TERBEGO OF THE YEAR'.

Monta naik ke podium, "Makasih... Makasih buat semuanya yang udah milih Monta jadi siswa terbego tahun ini... Makasih buat Emak sama Babeh yang ada di rumah, Monta sayang kalian... Kalo gak ada kalian, Monta gak bisa jadi sebego ini... Buat generasi penerus saya, jadilah orang yang lebih bego dari saya! I HEART YOU ALL!"

Semua bermuka mesem, "Gue harap lu jadi generasi terakhir siswa terbego di Deimon,".

"Well then, untuk kategori kedua, SISWA TERMESUM, jatuh kepadaaaa," Hiruma mengambil ancang-ancang.

"AH! Kalo gue gak mungkin dapet yang begituan!" ucap Kotaro pede.

"Ih ngomong begituan padahal kemaren liat bokep lima kali," cibir Akaba.

"Waduh, Kotaro bakal dapet 80 persen menjadi calon siswa termesum!" ucap Mizumachi.

"OOOU TIDAK BITZAAAAA! Gue udah taubat, gue udah taubat, weeek!" Kotaro memeletkan lidahnya.

"IYE SOALNYA LU TAUBAT BARENG MIYABI!" teriak Julie kayak pendemo.

"...dan... Kategori siswa termesum... Jatuh kepada... KOTARO SASAKI!"

Prok, prok, prok. Semua pada bertepuk tangan. Kotaro yang tadinya nggak mau dapet penghargaan kategori ini malah jejingkrakkan sendiri.

Kotaro naik ke atas podium, "YA RABBI YA ALLAH! Akhirnya... Semenjak negara api hilang, gue bisa kembali menjadi siswa termesum... Subhanallah... Makasih buat Miyabi-sensei... Yang udah nemenin saya taubat... Saya nggak tau harus berbuat apa lagi... POKOKNYA MAKASIH BANYAK, MIYABI NANTI NGABUBURIT BARENG SAYA LAGI YAAA!"

Dan—DUAK! Sandal bermerek Sly Wears mendarat tepat di wajah Kotaro.

"Leave the madman, kategori selanjutnya, SISWA TERALIM, jatuh kepada...,"

"GUE! Nama gue bakal dipanggil tuh!" ucap Ikkyu pede.

"Elu mah ALIran Maling," ucap Agon gak mau kalah.

"Jiah, ngimpi banget lu! HABIS PROMOSI KONDOM LU, UDAH GAK SUCI LU!" teriak Marco.

"Gue tuh!" tiba-tiba Kotaro ikutan nimbrung.

"ASKJAHSLKJ LU BELUM SUCI, SISWA MESUM!" teriak Julie mentabok Kotaro.

"MESUMNYA GAK KETULUNGAN TUH!" teriak Akaba ngamok.

"...dan... Yang menerima penghargaan ini adalah... KURITA RYOKAAAAAN!"

"HE'S THE ALIMNESS STUDENT OF THE YEAR! UNBELIVEABLE!" teriak semuanya tak percaya.

BUM! BUM! BUM! Kurita segera berlari ke arah podium.

"GEMPA BUMI LAGI! UAAAA!" teriak semuanya frustasi.

Kurita naik ke podium, zzzt, podium hampir rusak.

"Uhm, Assalammualaikum para jamaah yang terhormat," Kurita membentulkan syal yang entah kenapa bisa sampai disitu, "oke, JAMAAH?"

"IIIH?" teriak semua nyahut-nyahutan.

"OOOH JAMAAAH?"

"IIIIH?"

"ALHAMDU?"

"LILAAAAAAH!"

...

Zzzzt... Spreb beb beb...

Oh ya, syaraf otak putus bagian dua.

"SEMUANYA! BERLINDUNG KE MANAPUN SAJA, GAJAH BLEDUG AKAN MENDARAAAAAAAT!" komando Hiruma. And then, the truth was complicated.

.

.

BASECAMP DEVIL BATS

"MOS SELESAI! YAHUUUUUUUUI!" teriak Monta dan Sena kegirangan.

"Akhirnya... Penderitaan ini berhenti sudah...," tiba-tiba Mamori nangis sambil ngiris bombay.

"WE ARE THE CHAMPION MY FRIEND! FREDOM! MERDEKA! SATOE HATI SATOE TUJUAN, MERDEKAAAAAA!" teriak Akaba dan Mizumachi gawe rusuh.

"HUSH, DIEM! Lagi liat bokep nih!" suruh Kotaro sambil memandangi layar hapenya.

"Nak Kotaro... Di bulan penuh berkah ini, kita harus mengendalikan emosi kita. Dan yang Anda lihat, adalah tontonan setan," ucap Kurita tiba-tiba.

"Tapi pak... Udah PW pak... Saya udah terlalu khusyu untuk menjalani semua ini, pak," tiba-tiba Kotaro mendramatisir suasana.

"HAHAHAHA BERARTI KOTARO SETAN ASLI DONG!" teriak Ha Ha Bros senang.

"Halah bilang begituan... Padahal tiap ada film bokep langsung booking yang VIP," cibir Kotaro kesal.

"Hei, menurut kalian, apa sih arti dari kemenangan?" tanya Sena yang tiba-tiba OOT.

"Film bokep yang tiada akhir," ucap Kotaro mangstab.

"GUE GAK NANYA YANG BEGITUAN," ucap Sena tiba-tiba OOC.

"Kalo menurut gue... Yah, perasaan yang gue alami waktu Devil Bats menang di Christmast Bowl, walau banyak rintangannya," jawab Hiruma mantab.

"...dan, gue pernah bilang; titik kelemahan gue adalah tidak pernah dikalahkan. Gue gak pernah kalah dan gak mau ngalah, gue pengen menang. Soalnya kemenangan itu jalan yang paling aman, gak ada polisi tidur di sana. Kekeke," tambah Hiruma lagi. Semuanya langsung terpesona.

"Hiruma... Hiruma kesambet ketua MENPORA ya?" ucap Mamori bingung; perkataan Hiruma persis banget kayak ketua MENPORA.

"HUSH! Khusyu nih! Ganggu dikit bisa berabe!" sahut Kotaro.

"...dan, kalau kau tidak bisa berjalan lagi, ambil jalan ke kiri atau ke kanan," ucap Kuroki menambahi.

"...atau mungkin, ambil jalan yang berbeda, jangan ambil jalan sebelumnya," ucap Togano tiba-tiba muncul.

"...itulah rute kemenangan...," ucap Jumonji.

"...karena kemenangan itu...,"

"...diciptakan...,"

"...dan harus digapai," ucap Mamori menambahi. Semuanya tersenyum.

"Gue bangga... Punya sahabat kayak kalian semua, haus sama kemenangan masing-masing," ucap Suzuna.

"Gue juga bangga... Punya sahabat kayak Miyabi... Yang selalu memberikanku video bokep," tiba-tiba Kotaro nimbrung.

"NGOMONGIN *piiiiip* terus aja lo! Gue *piiiiip* baru lu sukur nih!" ancam Marco.

"Kalian... Gila semua," ucap Kurita tiba-tiba.

"Harus dong! Kita menggapai kemenangan dengan 'kegilaan' masing-masing!" ucap Monta semangat.

"HEI SEMUANYA! Untuk merayakan 'kemenangan' kita, mari kita minum jus!" ucap Pak Doburoku sambil membawa sekuntum mawar merah—eh.

"Untuk kegilaan kita,"

"Untuk kemenangan kita,"

"...dan untuk pelampiasan dendam kita!"

Semua mengambil gelas satu-satu, "CHERS!"

.

.

.

SELESAAAAAAAAAAAAI 3

.

.

BHAHAHAH HAI SEMUAAAAA! MAKASIH YA SUDAH BACA CHAPTER TERAKHIR YANG PALING PANJANG INI! SAMPE NGALAH-NGALAHIN PANJANGNYA BAYINYA SEMUT!

Humornya kerasa ga? Kemenangannya kerasa ga? MIMIIIIIIN! KALO KEMENANGANNYA GAK KERASA BILANG YA! NANTI AMBO DELET!

Thanks for Siebte Gloxinia, timamiYIPPIE, riidinafaa, undine-yaha, Lavenz Aru, ChoiHirumaKim, aajni537, Ve-chan, HirumaManda, Just 'Monta –YukiYovi, hana-chan kirei, sakuraba-chan, shiroo(a.k.a paul). DAN SEMUANYA YANG UDAH BACA TAPI GAK SEMPET REVIEW DAKU BENAR-BENAR BERTERIMAKASIIIIIH!

BUAT MIMIN TERCINTA YANG UDAH NYELENGGARAIN FESI AWARD! BUAT KAKAK SAYA YANG SEKARANG ULANG TAHUUUN! TRAKTIRANNYA MASBRO XDD

Well, Salma minta maaf kalo saya punya salah disini... Mohon maaf lahir batin... *sungkem*. Dari sekarang sampe awal September Salma bakal mudik~ bye-bye all :D

Ayo, review, concrit dan flame diterima :D

.

.

OMAKE

"...apa-apaan nih...," Sena memandang ke arah teman-temannya yang sedang mabok.

"Ahaha, Sena, ini jus! Jangan khawatir!" ucap Pak Doburoku.

"Pak, sampeyan yang bodoh atau saya yang bodoh. Tapi semua orang berkata ini adalah 'wine'," jawab Sena benar.

"Muahaha! Kau sudah dewasa, jadi tak ada salahnya mencoba wine!" ujar Pak Doburoku.

"Tapi Pak... Teman-teman ada yang lebih dewasa daripada saya, tapi kok mereka semua mabok?" tanya Sena sedari menunjuk ke arah teman-temannya.

"ASEK BAAANG GOYANG BAAAANG ASEEEEEEK!" Hiruma muter-muterin jempolnya sambil naik ke atas meja.

"Low taw ga seh? Akuew slamah iniih cumaah cintha ma elu! GUE SAYANG AMA ELU, TAPI ELU KOK SELINGKUH! HEI, KOK DIEM AJA SIH? OKE! LO? GUE? END!" Mamori marah-marah sendiri kepada vas bunga.

"TETE-NYA KURITA GEDEEE!" teriak Monta ndeso sambil menunjuk dada Kurita.

"TETEKU LEBIH GEDE WEEEEK!" tiba-tiba Gaou membuka bajunya.

"AYO ANAK-ANAAAAAK, TETE, TETE APA YANG GEDE?" tiba-tiba Jumonji ikutan nimbrung.

"This is me, this is real, im excited we're supposed to be now, and the light shine on me, HIK!" tiba-tiba Akaba nyanyi dengan suara yang sangat indah.

"CHILLA PENGEN ODONG-ODONG UWEEEE!" tiba-tibaTakami nangis ga karuan.

"Buka matamu, buka hatimu. Allah terangilah, hidupku dengan sinarmu~" dalam keadaan mabok-pun Kurita masih menjadi alimness.

"APA-APAAN NIH KAMERA? PERGI SANA, PERGI SANA!" Kotaro tiba-tiba ngerusuh sendiri.

"Sena-san," Chubbo yang tidak mabuk berbalik arah ke Sena.

"Hn?" dehem Sena.

"Ano... Ini rumah sakit jiwa atau SMU ya?"

.

Madness to Win (c) S. Salma. N 2011