"Nee, don't be mad," Ichigo berujar pada pacarnya yang sedang PMS, coret, pacarnya yang sedang jengkel karena tingkah laku dirinya tadi yang kekanak-kanakan. Sebenarnya dia hanya meminta Kensei−sang kekasih−untuk membelikannya es krim. Tetapi cowok dengan muka yang selalu serius itu menolaknya karena Ichigo baru tadi pagi sudah memakan dua es krim. Akhirnya cowok berambut oranye itu sedikit merengek.

"Kau sudah tahu sendiri aku tidak suka dengan perilaku kekanak-kanakan. Dan ingat kau sudah memakan es krim tadi pagi!" balas pemuda berambut silver tersebut.

"Well, today is so hot!"

"Itu tidak menjadi alasan!" Kensei tetap bersikeras.

"Okay, okay, aku mengerti. Huft..."

Kesunyian kembali menyelimuti pasangan tersebut yang sedang duduk di suatu taman di pusat kota.

"Hei, aku mau tanya." Tiba-tiba yang termuda diantara mereka menyelutuk.

"Apa?"

"Kalau kau tidak suka sifat kekanak-kanakan, apakah kau juga tidak menyukai anak-anak?"

"..." Kekasih Ichigo terdiam sambil memikirkan pertanyaan itu.

Cowok bermata hazel itu menunggu sambil mengamati raut wajah Kensei.

"Tidak suka. Makanya aku memilih untuk bersama dengan cowok," jawab Kensei akhirnya.

"Hei! Jadi kau pacaran denganku hanya alasan itu?" Ichigo langsung sedikit menaikkan oktaf nadanya mendengar jawaban sang kekasih.

"Tapi mungkin aku akan senang melihat versi kecil dirimu," sahut Kensei kemudian dengan tampang datar tanpa emosi.

Sedetik kemudian, muka Ichigo memerah dan dia sedikit berteriak, "I AM A FULL FLEDGED MAN!"

~end~

A/N (Author's Note): Yay, update lagi dalam waktu yang cukup singkat dan dua chapter sekaligus. Semoga Saichi masih bisa mempertahankan pace ini untuk ke depannya. Hope for the best! Dan terima kasih untuk HiNa devilujoshi yang terus setia mengikuti drabble ini. Sekian dan terima kasih!

Next chapter: Ootoribashi Roujuurou

See ya in the next chapter!