Title : " Hey ! you make me tremble"

Main cast : - C.N Blue : Jung Yong Hwa, Lee Jong Hyun

- Ft. island : Lee Jaejin

Rated : T

Genre : romance

Author : Choi Leo Goo

Message : maaf, mungkin di chapter ini ceritanya masih monoton. Berhubung belum semua karakter muncul, jadi mohon dimaklum :)

Summary : "begini… sebenarnya aku sedikit ragu untuk mengatakannya… mungkin kau adalah orang pertama yang melihatku seperti ini … ini sedikit sulit dipercaya … tapi aku benar-benar membutuhkanmu… maukah kau…-"

Happy Reading :) :) :)

.

.

.

"Hey !" seseorang menepuk bahuku dari belakang. Aku memalingkan pandanganku pada sosok pria yang menepukku tadi…

"Yak.. kau kemana saja ! aku menunggu lama sekali disini !" bentakku padanya. Bayangkan saja, aku sudah menunggunya selama 2 jam. Bagaimana aku tidak kesal padanya.

"mian, tadi aku ketiduran hehe.." jawabnya sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya sama sekali tidak gatal.

"haah, selalu saja seperti itu. Kapan kau akan datang tepat waktu Jin !"

"aku kan sudah minta maaf. Lagipula kenapa kau mengajkakku kesini malam-malam, kau tau sendiri kan biasanya jam segini aku sudah tidur. Harusnya kau bersyukur aku masih mau datang !" omelnya sambil mengembungkan pipinya

"kau fikir dengan meminta maaf, 2 jam yang aku lewati akan selesai begitu saja ! kau tau betapa bosannya aku menunggumu disini ?.. aku tidak suka menunggu Jin… kau tau itu ! dan lagi-…"

"ssstttt… kau yang disana ! bisakah kau tidak berteriak-teriak ! aku ingin mendengar nyanyiannya !"

Salah seorang pengunjung kafe itu tiba-tiba berteriak padaku

"Aish, memangnnya siapa kau ! seenknya saja kau membentakku seperti itu !" aku menggerutu mendengar perkataannya.

Jae jin hanya terkikik geli melihatku diperlakukan seperti itu oleh orang lain…

"yaa. Jin ! berhenti menertawakanku !"

"ah… baik… baik.. mian hehe" Jaejin duduk di kursi sebelahku

"dasar orang tidak tahu diri !" aku masih saja menggerutu kesal.

Kutempatkan salah satu tanganku didagu agar menopang kepalaku. Kuperhatikan sekelilingku, semua mata tertuju pada sosok namja yang tengah bersiap melantunkan lagu untuk menghibur mereka. Bahkan Jaejin pun ikut memperhatikannya

'mmmhh, memangnya sebagus apa nyanyiannya… !' ucapku dalam hati

Ia mulai memetik senar demi senar yang terpampang digitarnya…

Seketika suasana sangat hening saat pria itu mulai menyanyi… hanya terdengar suaranya yang membuat semua pengunjung terbius olehnya…

Tanpa kusadari… akupun terbius oleh alunan-alunan lagu yang dilantunkannya… suaranya… ekspresinya… bahasa tubuhnya… dan petikan-petikan senar itu benar-benar mengagumkan… nada-nada yang dia nyanyikan terdengar sangat merdu… dan itu membuatku tidak bisa berkata apa-apa…

Tiba-tiba ada telapak tangan yang hilir mudik tepat didepan wajahku…

"hey ! Hyun, gwaencana ?"

"umh… ah… ne gwaencana… tadi kau bicara apa Jin ?"

"hmm.. sudah kuduga kau melamun ckck" ucap Jaejin sambil menggelengkan kepalanya

"a…a…aniyo … aku tidak melamun !" aku menepis tuduhan Jaejin terhadapku

"benarkah ? kalau begitu, apa kau mengerti apa yang kubicarakan tadi ?" tanyanya

Aku berfikir sejenak 'benar juga ya.. apa yang dia bicarakan tadi ? bagaimana ini… aku tidak tau sama sekali'

"hmmm.. aku tidak tau…" aku menenggelamkan wajahku dimeja yang ada dihadapanku.. mau bagaimana lagi ? aku benar-benar tidak tahu apa yang dia bicarakan…

"hahahaha… dasar babo, aku memang belum bercerita apa-apa .. hahaha" Jaejin tertawa sejadi-jadinya

"Jaejin ! berhenti tertawa… ini tidak lucu !"

"hahaha… aku tidak bisa menahannya… ekspresimu tadi benar-benar membuatku ingin tertawa… kau juga ? mengapa kau memasang ekspresi seperti itu dihadapanku hahaha, owwh perutku sakit" ucap Jaejin sambil memegang perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa..

"Jaejin ! berhenti menjahiliku ! sopanlah sedikit padaku, aku ini lebih tua darimu !"

"hahaha…" Jaejin masih belum berhenti tertawa

Waktu berlalu begitu cepat…

"hey… kalian berdua, mau sampai kapan mengobrol disini ? kafe ini sudah akan tutup" ucap salah satu pegawai dikafe itu..

Aku menengok kekanan dan kiri tetapi semua pengunjung sudah tidak ada, hanya tinggal aku dan Jaejin

"ah.. oh.. mmm… baiklah, kami permisi.. maaf membuatmu lama menunggu" aku dan Jaejin membungkuk dan meminta maaf… aku benar-benar merasa malu, ditambah lagi pada saat si pegawai itu datang aku sedang teriak-teriak.. benar-benar memalukan…

~~~Skip~~~

At the college

Hari ini adalah hari pertama Jong Hyun dan Jaejin masuk kuliah…

"Oppa…Oppa… bolehkah aku berfoto denganmu.."

"Oppa, mengapa Oppa bisa menjadi sangat tampan…"

"Ayolah Oppa… berikan nomor handphonemu…"

"Oppa… aku ingin tanda tanganmu…"

Segerombolan yeoja sedang mengerumuni seseorang dan meminta berbagai hal padanya, foto, tanda tangan, nomor handphone dan masih banyak lagi…

Jika diperhatikan, sebenarnya dia cukup risih dengan banyaknya yeoja disekelilingnya…

"maaf, tapi saat ini aku sedang sibuk… lain kali saja ya… permisi…" namja itu tersenyum lalu pergi meninggalkan para yeoja tadi…

"mengapa ada banyak yeoja berkumpul disini ya ?" aku jadi bertanya-tanya

"entahlah…" Jaejin menanggapi pertanyaanku tadi

Namja itu keluar dari segerombolan yeoja yang sedari tadi mengelilinginya. Dia berjalan melintas tepat dihadapan Jonghyun dan Jaejin…

"Jin… bukankah itu pria yang menyanyi dikafe semalam ?" aku bertanya sambil memukul-mukul bahu Jaejin

"hey ! Hyun ! kau boleh bertanya, tapi jangan sambil memukulku seperti itu !" protes Jaejin

"hehe,, mian… aku tidak sengaja "

"kurasa kau benar Hyun, itu memang dia. Ternyata dia kuliah disini juga ya" ucap Jaejin sambil memperhatikan namja itu

"hmm, kelihatannya dia orang populer disini" akupun jadi ikut memperhatikannya

"ahh , tunggu ! apa kau tau siapa dia ?" Jaejin bertanya pada murid lain dikampus itu

"Yang mana ?"

"Yang itu ?" Jaejin menunjuk namja tadi

"Oh, yang itu… memangnya kalian tidak tau ?" murid itu terlihat cukup kaget ketika kami menggelengkan kepala

"kalian pasti murid baru… karena sejauh ini aku baru menemukan orang yang tidak mengenalnya… dia adalah orang yang sangat populer disini. Namanya Jung Yong Hwa, dia sangat pandai bernyanyi, bermain alat musik, pintar menulis lagu hingga mengaransemennya sendiri, dan… oh ya… satu lagi, dia adalah ketua dijurusan musik"

"Ooh, jadi dia itu ketua dijurusan musik hmm…" tanggap Jaejin sambil menganggukkan kepalanya

"APA ? JURUSAN MUSIK ?" teriakku dan Jaejin secara bersamaan sembari langsung saling berhadapan

Murid yang Jaejin tanya tadi menatap mereka dengan heran lalu pergi begitu saja

Aku mulai membuka pembicaraan…

"Jin… setauku, bukankah kita juga masuk jurusan musik ?"

Jaejin mengangguk menanggapi apa yang kukatakan…

"jadi, dengan kata lain… dia adalah… KETUA DIJURUSAN KITA !"

Mereka masih tetap saling menatap satu sama lain…

Yah, begitulah mereka, sepasang sahabat yang disisi satunya bisa serius tapi disisi lain mereka adalah sahabat yang konyol…

~~~Skip~~~

Saat ini Yong Hwa sedang berhadapan dengan kepala kampus…

"begini, aku memanggilamu kesini karena ada hal yang ingin ku sampaikan. Bulan depan akan diadakan pentas dikampus kita. Aku ingin kau mempersiapkan dan mengatur semuanya dimulai dari poster, set panggung, tata cahaya, susunan acara, dan satu lagi, aku ingin kau membuatkan lagu untuk pentas kita. Bagaimana ?" kepala kampus menyampaikan hal yang direncanakannya

"baiklah, aku akan berusaha" Yong Hwa menanggapinya

"bagus, aku percayakan semuanya padamu"

"terimakasih, kalau begitu aku mohon permisi"

"silahkan"

~~~Skip~~~

Jonghyun sedang berjalan-jalan di kampus…

Tanpa sengaja dia melihat seseorang disebuah ruangan yang dilewatinya… dia memundurkan lagi langkahnya… melihat dengan jelas siapa yang ada diruangan itu…

'dia… itu kan… si ketua jurusan musik… apa yang dia lakukan ya… kelihatannya serius sekali…'

Aku jadi penasaran dengannya…

'sepertinya dia tidak terlalu buruk… ternyata jika dilihat dari dekat, dia lumayan tampan' aku tersenyum sendiri sambil memperhatikannya

"siapa itu ?" Yong Hwa hyung menyadari keberadaanku

'Aish… dia melihatku…. Bagaimana ini… ahh, lebih baik aku lari saja…'

"tunggu !"

'hah.. aku kalah cepat !' aku menghentikan langkahku dan berbalik menghadapnya

Dia menghampiriku…

"hey, apa aku boleh minta bantuanmu ?"

"ah…. i… iya… bantuan apa ?" aku sedikit gugup berbicara dengannya

"ikut aku" Yong Hwa hyung mengajakku masuk keruangan tadi

"apa benar kau yang bernama Lee Jong Hyun ?"

"y…ya.. darimana kau tau ?"

"ahh… maaf, mungkin ini terlalu mendadak untukmu, tapi aku merasa kau adalah orang yang kucari, kau adalah orang yang tepat untuk…-"

…Ddrrtt…ddrrtt…

"angkatlah…" Yong Hwa menghentikan bicaranya dan menyuruhku mengangkat telepon lebih dahulu

Aku menganggukkan kepalaku..

"yeoboseo ?"

"Hei ! kau dimana ? aku menunggumu dari tadi !" bentak seseorang yang meneleponku

Aku sedikit menjauhkan handphone itu dari telingaku..

"Aish… Jin, mian, sepertinya hari ini aku pulang lebih sore… kau tidak perlu menungguku… kau pulang duluan saja"

"hah ? wae ?"

"emmh, hari ini aku ada urusan… dah.." 'klik' aku memutuskan sambungan telepon dari Jaejin

"apa kau sedang buru-buru?" Yong Hwa hyung bertanya padaku

"ahh, tidak… aku tidak buru-buru… tadi, apa yang mau kau bicarakan ?"

"begini… sebenarnya aku sedikit ragu untuk mengatakannya… mungkin kau adalah orang pertama yang melihatku seperti ini… ini sedikit sulit dipercaya… tapi aku benar-benar membutuhkanmu… maukah kau…-" Yong Hwa terlihat ragu dengan apa yang akan disampaikannya

'jangan jangan… dia akan menyatakan…. Tapi aku kan baru kenal… Ahh tidak-tidak… tidak mungkin itu… Jonghyun kau terlalu berfikir berlebihan'

Yong Hwa menatap Jonghyun dengan serius…

'sebenarnya apa yang akan dia katakan… mengapa dia menatapku seperti itu'

Tubuhku mulai gemetar… apa yang terjadi ya…

"maukah kau membantuku menciptakan lagu yang bagus untuk pentas bulan depan ?"

Aku masih diam tak berkata-kata..

"aku tau… ini sedikit sulit dipercaya… berhubung aku jarang sekali meminta bantuan orang lain dalam bidang ini, tapi… kudengar kau masuk ke universitas ini dengan nilai musik yang hampir sempurna, jadi… aku mohon bantuanmu"

'Jonghyun.. kau benar-benar babo… bagaimana bisa seseorang yang akan meminta bantuanmu kau berfikir kalau dia akan menyatakan cinta…'

Sepertinya mukaku sudah seperti tomat matang karena menahan malu… untunglah dia tidak menyadarinya…

"k…kau tidak apa-apa ?" Yong Hwa hyung bertanya padaku, sepertinya dia sedikit menyadari tingkahku yang bisa dibilang sedang salah tingkah

"a…a…hh.. ne, aku tidak apa-apa…"

"syukurlah, bagaimana kau mau membantuku ?"

"baiklah, aku akan membantumu sebisaku.."

~~~Skip~~~

"gomawo, kau telah banyak membantuku dan mian jadi membuatmu pulang malam"

"cheonmaneyo, aku juga senang bisa membantumu"

"Hyun, Apa kau sudah makan ? bagaimana kalau kita makan malam bersama"

"mm… baiklah"

"kau mau pesan apa ?"

"aku… spaghetti dan orange juice saja"

"baiklah, aku pesan 2 spaghetti dan 2 orange juice" ucap Yong Hwa hyung pada salah satu pelayan disana

"baik tuan, apakah anda mau pesan yang lainnya ?" Tanya pelayan itu

"apa kau mau pesan lagi ?" Yong Hwa hyung bertanya padaku

"tidak, itu sudah cukup"

"baiklah kalau begitu, silahkan menunggu sebentar…" pelayan itu pergi meninggalkan Yong Hwa dan Jonghyun

"ini pesanannya tuan, silahkan menikmati" pelayan itu berlalu setelah mengantarkan pesanan kami

Aku memakan spaghetti itu dengan lahap, aku benar-benar lapar…

"kenapa hyung tidak memakannya ? ini lezat sekali" aku bertanya padanya begitu menyadari kalau Yong Hwa hyung tidak memakan pesanannya dan malah sibuk melihatku makan

"h..h…h…" Yong Hwa hyung menutup mulutnya sambil menahan tertawa

Aku tidak mengerti mengapa dia tertawa, apakah ada yang lucu ?...

"h..h..h ckckck" Yong Hwa hyung mencondongkan tubuhnya kearahku dan membuat jarak diantara kami semakin menipis …

… semakin dekat … dan semakin dekat … terus mendekat … hingga aku bisa benar-benar melihat wajahnya dengan jelas..

Deg … deg … deg … deg …

'Mengapa lagi-lagi aku berdebar seperti ini … apa yang akan dia lakukan..'

Aku memejamkan mataku dan ….

To be continue...

.

.

.

thanks for reading :)