THE WOLF PRINCE CHAPTER 1

Author :: Indah Mirahati

Genre :: Romance, Fantasy, Canon GS

Warning : NEWBIEEE...

Cast ::

Cho Kyuhyun

Lee Sungmin

Choi Siwon

Kim Heechul

Hankyung

Lee Hyukjae

Lee Donghae

Kang Hyunki as shadow

DILARANG COPAS !

DONT LIKE DONT READ !

Buat yang menyukainya, di persilahkan …

^.^

.

.

.

.

-Flasback—

-SSLLEEEEPPP-

Sebuah senapan mengenai dada bidang namja yang sedang bertarung, senapan itu terus menusuk hingga mengenai jantung namja tampan itu .

"kau… berani sekali …." Katanya kepada namja yang telah berhasil menusuknya

"heh" seringainya, "memang kau siapa ? aku lah yang pantas jadi pangeran di sini" lanjutnya

"Choi Siwon apa yang kau lakukan ?" pekik yeoja yang melihat namja yang ia cintai tertusuk oleh senapan.

"Hyunki-ah … mianhae…" kata namja itu seraya menahan rasa sakitnya.

Yeoja itu berlari dan memeluk namja yang di cintainya, "Kyu…. Kau harus bertahan … kau janji akan menikahiku saat kau jadi Pangeran, sekarang kau telah jadi Pangeran Kyu, kau harus bertahan…." Ucap yeoja itu yang sering di sapa Hyunki dengan air yang mengalir di pelupuk matanya.

Kyuhyun, namja yang tertusuk itu mengangkat tangannya perlahan dan menyerka air mata yeoja yang di citainya, "mi.. mianhae chagi … mungkin .. ini sudah takdir ku… bahwa … aku harus … meninggalkanmu …" ucap Kyuhyun terbata-bata. "kau .. kau harus janji … sama aku … kau harus tetap … semangat … bahagia … jangan sedih … walaupun aku tidak ada …. Tetapi … aku selalu ada … di hatimu …." Lanjutnya.

Tiba-tiba tubuh Kyuhyun menghilang menjadi serpihan abu yang berterbangan, Hyunki tambah menangis di lihatnya Siwon dengan tatapan tajam. "kau ….. kau benar-benar jahat Choi Siwon" katanya samabil berjalan kearah Siwon, di tatapnya dengan penuh amarah. "selamat … tepat di hari kematiannya Kyuhyun kau jadi Pangeran di sini … kau sungguh HEBAT" lanjutnya dengan penekanan kata hebat.

"aku harap kau mau jadi permaisuri ku" ucap Siwon seraya mengulurkan tangannya.

"mwo ?" di tepisnya tangan Siwon, "cih, aku tidak akan jadi permaisuri mu .. aku hidup hanya untuk jadi permaisuri pangeran Kyuhyun, walaupun sudah tidak lagi … suatu saat aku pasti akan menyusulnya" lanjutnya seraya pergi dari hadapan Siwon.

"benarkah !"

Langkah Hyunki terhenti, iya memalingkan wajahnya menghadap Siwon. "kalau ku katakana … kau tidak akan lepas dariku dan kau tetap jadi permaisuriku" lanjut Siwon.

"oh ya … itu tidak akan terjadi" kata Hyunki seraya melanjutkan perjalanannya.

"lihat saja nanti" teriak Siwon. Hyunki tidak memerdulikan ucapan terakhir Siwon dan terus berjalan.

Siwon mengepalkan tangannya menahan rasa kesal di hatinya, "lihat saja Hyunki-ah kau akan jadi milikku"

-flasback end—

_ BBRRRUUUKKK_

"suara apa itu ?" pekik yeoja cantik nan imut itu

Terdengar dari arah belakang rumahnya, yeoja yang bernama Lee Sungmin atau sering di sapa Minnie ini mendengar suara dari belakang rumahnya. Perlahan-lahan ia ingin memastikan suara apa yang di dengarnya. Di bukanya pintu rumah belakang dan maju perlahan-lahan menuju taman belakang rumahnya. Ia terkejut menemukan sesosok (?) namja terbaring lemah dan penuh goresan di lengannya, dengan penuh khawatir ia berlari kearah namja tersebut. "yaa.. nugusaeyo ?" kata Minnie seraya mengguncang tubuh namja itu, tetapi tidak ada respon dari sang pemilik (?) .

Akhirnya di gotong tubuh namja tersebut dan di bawanya masuk untuk di obati. Minnie meletakkan tubuh namja ini di sofa ruang tengah, segera ia berlari untuk mengambil alcohol untuk membersihkan lukanya, dengan sangat hati-hati ia membersihkan luka namja ini agar tidak terasa perih. Setelah tangan selesai ia membersihkan luka yang berada di wajah namja ini. Di lihatnya wajah namja ini "tampan sekali … manis" ucap Minnie sepelan mungkin agar tidak menmbangunkannya. "aku heran kenapa kau bisa berada di sini ?" tanyanya pada diri sendiri. Setelah selesai membersihkan lukanya Minnie berniat mengambil selimut untuk menutupi tubuhnya dan meninggalkannya untuk beberapa waktu.

_Kyuhyun POV_

Mataku terbuka perlahan-lahan, yang di ingatnya hanyalah dimana aku tertusuk senapan dan tiba-tiba pandanganku kabur enatah kemana. Terasa pusing dan sakit sekali, ku lihat sekelilingku "kenapa aku berada di sini ?" . tanganku terasa perih, ku lihat terdapan goresan di sekitar lenganku. "aakkhh… kepala ku pusing sekali"

"hai … kau sudah bangun ?"

Ku tengok (?) kepala ku ke sumber suara, 'yeoja itu' batinku. Serasa hangat sekali saat aku melihat wajahnya, tanpa memperdulikan rasa sakitku ini langsung ku peluk dia tak peduli rasa sakit ini yang penting aku bahagia melihatnya kembali.

"yaa.. lepaskan" ronta yeoja itu, ku lepaskan pelukanku. 'ada apa dengan dia ?' pikirku. Ku tatap matanya terlihat dia kebingungan tak perduli bagaimana perasaan dia langsung ku peluk dia kembali, betapa rindunya aku dengannya. "yaa … kau siapa ? cepat lepaskan aku !" rontanya kembali.

Ku lepaskan kembali pelukannku, dia tidak mengenal aku ada apa ini.

"nuguya ?" tanyanya

"kau … tidak mengenalku ?" tanyaku memastikan, tetapi jawaban yeoja ini hanya menggelengkan kepalanya. "jeongmal .. kau tidak mengenalku sama sekali ?" tanyaku sekali lagi, tetapi responya masih sama dia tetap menggelengkan kepalanya dan bertatapan bingung.

'ada apa ini ? kenapa dia tidak mengenalku ?' pikirku . "kau bukannya Kang Hyunki ? yeoja cinguku ?"

_KYUHYUN POV END_

_Sungmin POV_

"kau bukannya Kang Hyunki ? yeojacingu ku ?"

Mataku terbelalak 'mwo yeojacingu ? Kang Hyunki ?' pikirku.

"mianhae … kau salah orang, aku bukanlah Kang Hyunki" ucapku lembut.

"ani, kau memang hyunki"

Aiissshh,, namja ini benar-benar keras kepala. "yaa dengarkan … aku bukanlah Hyunki tapi aku Sungmin .. LEE SUNGMIN" kataku seraya member penekanan di namaku.

Terlihat wajahnya yang kebingungan 'kenapa sih ?' batinku. Namja itu berjalan kearah sofa dan duduk dengan tangan menompang dagunya, 'menyebalkan tapi dia manis sekali' batinku. Entah kenapa saat di peluknya terasa sangat hangat dan tiba-tiba saja jantungku berdegup kencang. Ku duduk di sampingnya, "waeyo ?" tanyaku seraya memegang pundaknya. Sunggu aku penasaran kenapa dia menyebutku Kang Hyunki yang jelas-jelas aku bukan orang yang dia maksud.

"aku berada dimana ?" tanyanya menatapku.

Tatapannya sangan hangat enah mengapa aku suka saat dia menatapku, "kau di rumahku" kataku tanpa melepaskan tatapannya.

Ia berpaling ada rasa sedikit kecewa, "ini di dunia manusia ?" tanyanya lagi.

Aku makin tidak mengerti pertanyaan namja ini, "yaa terntu saja memangya kau siapa ? atau jangan-jangan kau bukan manusia?" tanyaku canda ku lihat ekspresinya yang berubah.

"keuchi, aku memang bukan manusia!"

DEG … jantungku makin cepat berpacu, "bu .. bukan manusia … maksudmu ?"

"aku the prince wolf … kau tidak tau aku ?"

'The Prince Wolf' kata-kata itu berhasil mengejutkanku, berarti dia .. dia manusia serigala. "mwo ? mau apa kau kemari?" kataku dengan nada tinggi. Mungkin dia mengerti perubahan sikapku, ia menundukan kepalanya "yaa.. jawab aku mau apa kau kemari ? kau mau membunuhku ?"

Namja itu langsung menatapku sedih, 'kenapa dia?' ia memegang tanganku tan menataku penuh arti aku makin tidak mengerti apa maksud dia . "akan ku ceritakan semuanya, tapi ada syaratnya" katanya yang masih menatapku lembut.

"sya .. syarat, apa itu ?"

"kau harus janji jangan memberitahu cerita ini sama siapa pun, dan …." Potongnya, aku menunggu lanjutan darinya penasaran apa yang mau di katakannya. "dan ijinkan aku untuk tinggal di sini" lanjutnya.

"mwo ? tinggal di sini ? waeyo ?"

"aku tidak punya tepat tinggal, dan yang ku punya hanyalah kau" katanya. Pasti saat ini wajahku layaknya udang rebus. "kau kenapa, wajahmu memerah kau sakit ?" katanya seraya meletakkan tangannya di kening ku.

"gwaenchana" kataku seraya menepis halus tangannya. "ne, ceritakanlah aku janji tidak akan memberitahu kepada siapa pun" kataku dan dia langsung menceritakan kisahnya.

Setelah ku tau apa yang menyebabkannya dia memanggilku Hyunki, ternyata permisurinya mirip denganku. Aku tak menyangka setiap ceritanya dia. Dia 'The Prince Wolf' beda dengan dunia ku. "arasseo, tapi ngomong-ngomong siapa namamu ?"kataku yang lupa menanyakan namanya.

"cho Kyuhyun, pamggil saja aku Kyu" katanya seraya memelukku.

Enatah mengapa aku tak bisa berontak saat dia memelukku, ku balas pelukanku terasa sangan hangat sekali, "annyeong kyu, panggil saja aku Minnie. Selamat datang di dunia manusia, jika kau butuh apa-apa jangan sungkan untuk menyakannya padaku" kataku. Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya.

"kau mirip sekali dengan Hyunki, aku rindu padanya" katanya.

Perih, hatiku terasa sakit saat mendengar kata-kata Kyuhyun barusan. 'ada apa ini, hatiku sakit sekali' ku lepaskan pelukan Kyuhyun dan tersenyum manis menatapnya. "sekarang istirahatlah kamarmu ada di sebelah sana" kataku sambil menujukan kamarnya yang dekat dengan kamarku. "aku mau istirahat dulu, jika kau membutuhkan sesuatu tanyakan saja padaku" kataku seraya berlalu dari hadapannya.

Tetapi tanganku di tahan olehnya, aku menatapnya yang juga menatapku "gomawo" katanya sambil tersenyum lembut.

'aku suka kau tersenyum seperti itu' batinku. "ne cheonman, istirahatlah" kataku lalu pergi ke kamarku. Sebelum masuk ke kamar ku lihat Kyuhyun juga masuk ke kamarnya .

"ada apa ini ? kenapa aku begitu hangat dan nyaman di dekatnya" ucapku pada diri sendiri. "apa mungkin ? aah tidak mungkin" ku rebahkan tubuhku di atas tempat tidur dan mulai memejamkan mataku.

_SUNGMIN POV END_

.

.

.

.

.

.

_ AUTHOR POV _

Kyuhyun membuka pintu kamarnya, ingin sekali ia menghampiri Minnie dan mendekapnya seperti tadi namun ia urungkan niatnya. Kyuhyun tau kalau ia bersikap seperti itu terhadap Minnie, mungkin Minnie akan menolknya. "aku tak akan menyakitimu Minnie, kau sunggung mirip dengan Hyunki".

Kyuhyun merebahkan dirinya di atas kasur, "kenapa aku di pindahkan ke dunia manusia ? apa aku sudah menjadi manusia ?" gumamnya. Kyuhyun menghela nafas berat, wajah Minnie masih sajah terbayang-bayang, "aaahhh, Hyunki-ah bogosipheo". Kyuhyun tertidur pulas sambil memegang dadanya yang terasa sakit karna merindukan Hyunki-nya.

.

.

.

.

.

.

.

.

"hhoooaaaammmhhh….."

Minnie meregangkan badannya dan berjalan menuju kaca rias, membereskan rambut indahnya yang terurai bebas.

TING TENG BLUKK TING TING…

"aiissshh… bunyi apa an sih ?" tanya nya seraya berjalan keluar kamar. Ternyata bunyi suara itu terdengar dari arah dapur, Minnie melangkahkan kakinya menuju dapur terdapatnya Kyuhyun sedang membuat sesuatu. "Kyu…" ucap Minnie menghampiri Kyuhyun yang entah sedang apa .

"eh, Minnie sudah bangun ?" tanya Kyuhyun

Minnie mengangguk, "kau sedang apa ?"

"masak" jawab Kyuhyun singkat *ini bener2 tidak nyata, hanya pemikiran author saja*

"kau masak apa ?"

Kyuhyun membalikan tubuhnya dan menghadap Minnie, "kau duduk saja yaa" kata Kyuhyun yang mendorong tubuh Minnie ke ruang makan. "biar aku saja yang membuat makanan untukmu" ucapnya seraya mengusap puncak kepala Minnie.

Minnie tertegun dengan perlakuan Kyuhyun padanya, "mwo ?" tanyanya pada diri sendiri, Minnie menggeleng-gelengkan kepala nya agar fikiran-fikiran aneh tidak berkeliaran di otaknya.

"kau kenapa ?" tanya Kyuhyun membawa makanan yang telah jadi dan meletakkanya di meja, "kajja kita makan" lanjutnya.

"ne" Minnie mengambil makanan yang telah di masak Kyuhyun, matanya membelalak kagum "kyuuu… mashita *jangan percaya yaa, kalian tau kan Kyuhyun gak bisa masak. Maunya author ajjah*, hehe" ucap Minnie dengan aegyeo nya. Kyuhyun yang melihat Minnie seperti itu jadi salah tingkah.

"benarkah, hehehe" ucap kyu seraya menggarukan tungkuknya yang tidak gatal. "ya usdah makanlah yang banyak".

"ne ^_^"

Minnie melahap makanannya dengan rakus, Kyuhyun terkekeh melihat tingkah Minnie di depannya ini. "Minnie" panggil Kyuhyun.

"waeyo ?" jawab Minnie tanpa mengalihkan pandangannya dari makanan yang sedang di makannya.

"dunia manusia ternyata lebih menyenangkan ya" ucap Kyuhyun, kali ini Minnie meninggalkan pandangannya dari makanan dan beralih memandang Kyuhyun dengan rasa iba, "ne, di sini bebas tidak tertekan yang penuh peraturan seperti di sana. Aku bahagia bisa ke dunia manusia dan bertemu dengan mu, goamwo" lanjutnya sambil menatap lembut mata Minnie.

Minnie yang di pandang seperti itu hanya bisa menunduk malu, wajahnya berubah merah menahan malu. "kau sakit Minnie ?" tanya Kyuhyun yang melihat perubahan wajah Minnie.

"aahh, aniya … gwaenchana, makan lagi" kata Minnie dan langsung melanjutkan makannya yang tertunda tadi.

"tapi min, kenapa rumahmu ini sepi sekali ?" tanya Kyuhyun yang baru menyadari hanya tinggal mereka berdualah di rumah ini.

"eomma dan appa beda rumah dengan ku, mereka berada di mokpo. Dulu aku tinggal serumah dengan eonniku, tapi karna eonniku sudah menikah dan ikut dengan suaminya terpaksa aku tinggal di rumah sendirian. Yaah untung saja ada kau jadi aku tidak sendirian lagi deeh ^^" kata Minnie yang mengeluarkan aegyeo nya kembali.

"tapi kenapa kau pisah rumah dengan orang tuamu ?"

"karna aku ingin kuliah di seoul, makannya aku pidah dan appa membelikan rumah ini untuk tempat tinggal aku dan eonniku" jawab Minnie lagi.

Kyuhyun hanya menganggukkan kepalanya.

PPRRRRAAAAANNNNNGGGGG

Terdengar suara pecahan kaca dari belakang rumah Minnie, "a apa itu kyu ?" tanya Minnie takut.

Kyuhyun berjalan ke belakang rumah dan di ikuti Minnie di belakangnya. Benar saja kaca jendela di belakang rumah minnie pecah, "kenapa bisa begini ?" tanya Kyuhyun tak mengerti.

"kyuu.." ucap Minnie yang membawa botol yang berisikan kertas.

Kyuhyun mengambil botol itu dan membukanya, mengambil kertas yang berada di dalamnya. Perlahan Kyuhyun membuka kertas itu. Mata Kyuhyun terbelalak kaget "dari mana dia tau ?" tanya Kyuhyun panic.

"waeyo ?" tanya Minnie dengan penasaran, ketika Minnie ingin melihat isi surat itu tangan Kyuhyun berhasil merobek surat itu menjadi potongan-potongan kecil, Minnie mengembungkan pipinya kesal. "aku kan belum baca isinya" ucap Minnie.

" sudahlah tidak terlalu penting" kata Kyuhyun seraya meninggalkan Minnie yang masih setia berdiri.

"kyu waeyo ?" teriak Minnie. Minnie merapihkan potongan-potongan surat tadi, setelah selesai dan semuanya beres Minnie membaca surat itu "ommona" pekik Minnie setelah membaca surat itu. Minnie langsung berlari ke dalam rumah mencari Kyuhyun, tetapi yang di carinya tidak ada di tempat. "kyuu…. Dimana kau ?" teriak Minnie, tak ada respon dari Kyuyun. "Kyuu jebal keluarlah aku ingin bicara Kyu.." Minnie mencari Kyuhyun dan berjalan ke teras rumahnya. Di dapatnya orang yang di cari, Minnie langsung berlari kearah Kyuhyun dan langsung memeluknya dari belakang, "Kyuu jebal bertahanlah" kata Minnie yang tanpa sadar telah meneteskan butiran butiran bening dari pelupuk matanya.

"waeyo ? WAAEEEYYOOO !" teriak Kyuhyun.

"tenang Kyu, tenang" kata Minnie menenangkan Kyuhyun.

Apa yang terjadi dengan Kyuhyun ?

Dan apa isi dari surat itu ?

Dan bagaimana Sungmin bisa menenangkan Kyuhyun kembali ?

RIVIEW JUSAEYO~

RIVIEW +10 POSTING KILAT