"Orang yang bernama Naruto itu pasti sangat ceroboh! Apa dia gak tau kalau kepala Rumah Sakit ini Tsunade-sama?" bisik seorang gadis cantik berambut kuning pucat kepada seseorang di sebelah kanannya.

"Kalau dia gak tau, berarti dia enggak serius di bidang kedokteran ini. Bisa-bisanya dia telat di hari pertama magang, padahal susahnya setengah mati pas ngajuin permohonan magang disini. Iya gak pig?"

"Bener banget tuh forehead!" teriak Ino.

"KALIAN YANG DI DEPAN BISA DIAM ATAU TIDAK?"

oOo Practical Training to Love oOo

All characters in this story is a part of Naruto © Masashi Kishimoto

a Story by Newbie Kepo

Romance/Drama

Warning : Typo(s), abal, gaje, OOC, dll.

Sakura's POV

Naruto no baka. Belum pernah ketemuan saja sudah bikin masalah. Aku bersama dengan peserta practical training lainnya-ditambah lady Tsunade sudah menunggu lebih dari setengah jam. Aduh... Kenapa enggak ditinggal aja sih? Bikin bad mood setingkat Janshin-sama nih! Ditambah lagi dari raut wajahnya lady Tsunade, bikin nyali ciut.

That's man so damn high!

Kaki mulai pegal juga berdiri terus dari tadi. Semangat juga mulai luntur. Mungkin jika orang yang bernama Naruto itu muncul aku akan langsung memukulnya, menendangnya, meninjunya, melemparnya, dan lain-lainnya— Mungkin. Tapi tidak mungkin.

Argghhh...

Ditengah kegalauanku ini, aku membayangkan ada seorang pangeran tampan datang kepadaku dan menciumku dengan lembut. Fairy tale. Dongeng sebelum tidur yang sejak kecil selalu dibacakan oleh orangtuaku tidak pernah hilang sepenuhnya. Sampai sekarang, aku bahkan sering membayangkannya. Tinggal di istana bersama pangeran tampan yang sangat mencintaiku.

Hah— tapi aku sadar itu hanyalah dongeng, tapi mungkin aku bisa membuat dongeng modern versi 'ku sendiri. Happily ever after? Memang enggak mungkin, tapi aku akan pastikan bahwa hidupku dengan pasangan nanti selalu saling melengkapi—

"Hoooiiiiii..."

Sial. Ada saja yang mengganggu 'ku hari ini. Tadi karena orang yang bernama Naruto, sekarang siapa?

Sakura's POV end

.

.

.

.

"Hoooiiiiii..." seseorang dengan sepatu roda meluncur dengan cepat dan berhenti di depan rombongan peserta magang dengan mulusnya.

Sakura menatapnya dengan sebelah alis berkerut. Jadi ini orang yang mengganggunya? Jika dilihat sekilas, pemuda yang satu ini termasuk dalam kategori tampan. Sangat tampan. Penampilannya— Rambut kuning acak-acakan, menggunakan jaket berwarna jingga—tanpa dikancing dengan T-shirt berwarna merah di dalamnya dan celana panjang berwarna biru dongker. Ditambah lagi sebuah tas selempang berwarna hijau tua dan sepasang sepatu roda berwarna hitam di kedua buah kakinya. Penampilannya memang oke banget, tapi— dia tidak tau apa yang ada di belakangnya. Seseorang bertenaga monster sedang mengeluarkan aura membunuhnya. Dan—

"Halo teman-teman magang, ak— AWW! HEIIII! ITTAIIIIIII!" Tsunade memukul kepala orang yang sedari tadi memunggunginya itu dengan tenaga yang tidak bisa diremahkan. Bahkan di pelupuk mata korban pemukulan, air mata melesak keluar— saking kerasnya, saking sakitnya. Baru saja sang korban berbalik untuk menceramahi orang yang memukulnya, tapi yang terjadi malah sebaliknya.

"HEI NAMIKAZE NARUTO! INI HARI PERTAMA MU DAN KAU SUDAH MEMBUATKU MENUNGGU LEBIH DARI SETENGAH JAM! BISA-BISANYA KAU TER—" bentakannya terhenti saat pemuda Namikaze itu menempelkan jari telunjuk tangan sebelah kanan di bibirnya.

"Ssssttt... Jangan berisik, ini di Rumah Sakit!" bisik Naruto dengan nada cemas— ckckck, cara menghentikan teriakan-teriakan seorang Tsunade. Sementara Tsunade, yang wajahnya masih merah— karna marah langsung menjauhkan telunjuk Naruto yang masih setia menempel di bibirnya.

"Namikaze Naruto, Kau tau jam berapa sekarang?" tanyanya dengan nada selembut mungkin.

"Umm— jam sembilan kurang, dattebayo!" jawabnya dengan wajah innocent.

"Dan..."

"Dan..."

"ARTINYA KAU TERLAMBAT BAKA!" sekali lagi dia berteriak. "SEKARANG KAU BERBARIS! CEPAT!"

"Oh, oh, oh... Santai saja baa-chan, ingat! Ini di Rumah Sakit!" ucap pemuda itu sambil menyeringai. Segera saja dia berbalik, baru saja melangkah—

BRUKK

Chu~

"NO... MY FIRST KISS..." seseorang gadis berambut merah muda berteriak kesetanan.

To Be Continue


24-06-2013