BASKETBALL LOVE STORIES.

.

.

Minna! Ketemu lagi sama- mpfftt mpftt*dibekep Miku*

Miku:*bekep Bakauthor* Udah deh lu diem aja. Aku mau fic ini cepat selesai. Ok? *memberikan evil smirk kepada Bakauthor*

*ngangguk ngangguk*

Miku:Ok! BAKAITO BACA DESCLAIMER AND WARNINGNYA!

Bakaito:HA'I!


WARNING:GAJE, GAK NYAMBUNG, TYPO, TIDAK SESUAI DENGAN EYD, ANEH, DAN LAIN LAINNYA

DESCLAIMER: VOCALOID BUKAN MILIK SAYA, TAPI CERITA INI MILIK SAYA SELALU


Pairing:

Gakupo x Luka

Kaito x Miku

Len x Rin

Mikuo x Kaiko

Piko x Miki

Gumiya x Gumi

Lui x Ring

PLEASE ENJOY~


Last episode...

"Ini semua salahmu tau!"Bisik Miku

"Enak aja!Kok yang disalahin aku sih?"Bisik Kaito.

"Ahh udahlah yang salah itu kamu! Pokoknya kamu!"Ucap Miku.

"Ahhh terserah lah!"Ucap Kaito lalu ia melanjutkan makan dengan mengumpat Miku dengan suara makan mereka kembali ke bis dan mereka sudah terisi tenaga sehingga kini mereka sudah siap untuk bertanding.

.

.

.

.

"Sudah komplit belum Luk?"Tanya Kiyoteru sensei.

"Sudah Pak! Capcus yuk!"Ucap Luka yang sebelumnya menghitung teman temannya.

"Wokehh!"Ucap Kiyoteru lalu tancap gas menuju ke... TOKYO!

.

.

.

SKIP TIME

Sekarang mereka sedang turun dari bis. Langsung saja Mereka mendaftar ulang di depan gedung.

"Pak kita mau mendaftar ulang pertandingan basket putri dan putra."Ucap kiyoteru.

"Baik pak. Dari sekolah mana ya pak?"Tanya petugas yang bernama Tone Rion.

"Dari Vocaloid Gakuen. "Ucap Kiyoteru.

"Ah baiklah Vocaloid Gakuen. Tolong tanda tangan di sini ya pak."Ucap Tone Rion sambil menyerahkan sebuah papan yang berisikan daftar pemain yang bertanding. "Ah ya pak untuk basket putri dimulainya 1 setengah jam lagi. Kalau basket putra mulainya 15 menit lagi."

"Ah iya. Terima kasih mbak."Ucap Kiyoteru sensei lalu menandatanganni papan tersebut.

"Silahkan masuk pak."Petugas itu mempersilahkan Miku dkk mereka di dalam mereka menemukan basket putri Sakura Gakuen bertanding dengan Basket Putri Fanloid Gakuen bertanding bersama. Di liat dari poinnya kayaknya Sakura Gakuen yang menang deh. Gimana gak kedudukan sekarang aja 50-29. Sakura Gakuen aja 50. Gimana caranya Fanloid Gakuen menang?

"Basket putra. Pemanasan. Luka dan lainnya cari tempat duduk kalian dan beritahu saya dimana tempat duduk kalian."Ucap Kaiyoteru sensei. Setelah itu mereka semua(basket putra) turun ke lapangan karena pertandingan tadi dimenangkan oleh Sakura Gakuen dengan skor 53-32.

.

.

.

Kaito P.O.V

"Harap ketua masing masing berkumpul di dalam lingkaran karena permainnan segera dimulai."Ucap seseorang lewat Megaphone. Sekarang kami melawan basket putra dari Hankan Gakuen. Yah kalau dilihat sih lawan mudah dimenangkan tapi belum tentu kan?

"Ok siap 1... 2..."Wasit bersiap siap melemparkan bola ke atas. "Dan 3!"Wasit melemparkan bola ke atas dan berhasil ditepis oleh Gakupo.

"Gakyun! Oper!"Ucap Len. Ah Gakkyun sepertinya akan mengoper ke len tapi sebenarnya tidak karena aku tau triknya. Dan pluk ! Aku berhasil mendapatkannya. Aku berlari menuju ring lawan dan segera ku lemparkan ke Ring dengan Lay up ku dan... MASUK!

"Bagus sekali Kai!"Puji Piko.

"Thanks! Ayo kita lanjutkan permainan!"Ucap ku.

"Guys jangan sampai kita tertipu trik itu lagi! Mengerti?"Koordinat PG dari sekolah mereka. Dia memantulkan bola dua kali dan mengoper kepadan pemain no 24. Sayang terblock olehku. Khu... khu... khu...

"Kai oper!" Ucap kuoper kepadanya karena tak ada yang menjaganya. Mikuo melempar three point shoot dan..HUp! Masuk! ok 5 untuk sekolah ku dan 0 untuk sekolah lawan.

PRIITTT

Wasit membunyikan peluit tanda pelatihlawan meminta time out. Kulihat dia sangat kesal sekali. Huh. Kenapa sih pengen banget menang? Sampe begitunya . Au ah mending aku minum dulu di sana. Ah kulihat Miku dengan wajah cemas. Ada apa ya?

"KAITO!"Teriaknya. Sejak kapan dia manggil aku tanpa Baka ya? AH ngak papa deh.

.

.

.

.

.

Miku P.O.V

'Gawat! Mereka kan! AKu harus memberitahukan mereka segera.' Aku berlari menurunni tangga yang mengarah ke lapangan. Yah gak ada pintu penghalangnya sih. Jadi aku bebas masuk ke lapangan hehehe...Ok kulihat Kaito menuju kemari.

"KAITO!" ia menatapku keheranan. Tapi ia tetap memuju kemari. Sedangkan yang lain sudah berkumpul di sini.

"Ada apa?"Tanyanya

"Me-mereka! Jangan remahkan mereka! Mereka adalah kings of basketball!" Ucapku

"Kings of Basketball?"Tanya Kaito dengan muka yang errr... polos?

"Iya! Kalian gak tau? Astaga! Jadi salah satu dari mereka memiliki kemampuan khusus yang-" terpotong melihat salah satu dari mereka berjalan menuju kemari.

'Oh Sh*t!'Batinku.

"Ada apa mik?"Tanya Mikuo

"Aku mau bicara dengan Miku."Ucapnya dengan wajah datar. Oh Sial!

"Tch! Sebentar! Pokoknya kalian harus hati hati mengerti?!"Ucapku lalu aku menyeretnya keluar lapangan.

'Dia kenapa sih? Kok mukanya panic kayak gitu?'Batin Kaito.

.

.

.

"Apa maumu hah?"Bentakku.

"Kau sudah mengerti maksudku."Jawabnya dengan seringai di wajahnya.

"Tidak akan pernah!"Jawabku.

"Ohh kalau begitu apa kau tega melihat 'Dia' kuhabisi heh?"Ucapnya dan kemudian ia menngeluarkan foto Mika.

"Ka-kau! Jangan-jangan kau menculik Mika hah?!"Aku bersiap siap memukulnya.

"Haha... tenang gadis manis... Aku tidak akan mengapa ngapain dia kok asal... elu mau bocorin skill mereka..."Ucap Dia.

"Tch!"Ughhh sialan ni orang. Asal dia bukan saudaraku udah kuhabisin dia!

"Gimana? Hmm? Gadis manis?"Tanyanya

"Tch! Berhentilah memanggilku dengan nama menjijikkan itu!"Ucapku

"Hahaha... kau menarik..."Ucapnya dengan seringainya.

"Kau Br*ng**k!"Teriakku

"Hahaha! Terserah kau sajalah!"Ucapnya dengan seringai yang masih tertampang jelas di mukanya.

"Apa ini?"Tanyaku dengan waspada.

"Kartu namaku."Ucapnya santai dan masih dengan seriangainya.

"Aku tahu Bodoh! Tapi buat apa?!" Ucapku frustasi.

"Hahaha... Otakmu tumpulnya? Ya buat menghubungiku lah... kalau ingin adik tercintamu selamat."Ucapnya dengan menekan kata 'selamat' "Ah jangan kamu bilang ini ke siapa siapa kalau kamu mau adikmu yah... selamat." Lalu dia pergi.

"Dia..."Aku menggeram kesal.

.

.

At another place... Normal POV

"Aduh si Miku kemana sih?"Tanya Miki kepada Luka.

"I don't know." Jawab Luka dengan mengangkat bahunya.

"Eh eh diakan Pgnya kelompok mereka kan?"Tanya Rin menunjuk cowok yang tadi diseret Miku.

"Eh iya ya! Loh kok dibelakangnya ada Miku yang mukanya pucat ya? Dia sakit?"Tanya Kaiko.

"Gatau tuh! Kita hampirin dia aja ya!"Ucap Miki lalu langsung melesat ke sana.

"Woy tunggu Mik!"Teriak si Rin dan kemudian menyusul Miki. Luka dan Kaiko pun mau tak mau harus menyusul mereka.

.

.

.

MIKU POV

'Aduhh gimana nih? Aku bilang kelompokku gak menang, tapi kalau aku gak bilang adik gua yang jadi sasarannya. Arghhh! GUa harus gimana?' Batinku.

"Woy Mik!"Seseorang mengagetkanku.

"WOAA!"Teriakku karena kaget. "Woy Mik gak usah ngagetin gua juga kali!"Ucapku sebal.

"Yah abis elu dipanggil berkali kali gak nyahutin sih." Jawab Rin

"Eh Rin perasaan yang ditanya Miki kok elu yang jawab ya?"Tanya Kaiko dengan tampang polos.

"Ah iya ya! Sorry dory morry bro!"Ucap Rin dengan innoncent face.

"Gaje kok si Rinny."Ucap Luka. "Ngemeng ngemeng-"Ucapan Luka terputus.

"Ngomong ngomong!"Potong Kaiko.

"Ck! Ah ya itu! Ngomong ngomong kok kamu pucat banget sih?"Tanya si Luka lagi.

"Ah gua? Hahaha... Sejak kapan muka gua pucat?"Gua tertawa hambar.

"Barusan ."Ucap Miki datar

"Ah gak deh! Itu perasaanmu aja!"Ucapku."Ya udah deh kita ke tempat duduk aja! GUa pegel berdiri terus!"Ucap ku lalu berjalan menuju bangku peserta dengan Rin.

NORMAL POV

SEtelah MIku pergi jauh luka, Miki, dan Kaiko berbincang bincang sebentar.

"Eh elu ngerasa kalu si Miku nutupin sesutau sama kita gak?"Tanya Luka kepada Miki dan Kaiko.

"Gua ngerasa banget karena si Miku itu gak bisa ngebohongin gua."Ucap Miki

"Gua juga. Dia itu biasanya ceria tapi sekarng... dia lesu banget."Ucap Kaiko.

"Kita harus menyelidiki ini."Ucap Luka. Tepat pada saat itu juga Miku berteriak."WOY CEPETAN KESINI KALO GAK MAU MAKANANNYA GUA HABISIN!" Dan Luka Miki and Kaiko berlari.

.

.

.

Kaito side.

"Oper Oper!"

"Hadang hadang!"

"Rebut!"

"Passing!"

"Jump!"

"Sit!(?)"

"Headbag(?)"

"PASAR JOHAR PASAR JOHAR!(?)"

"KERAK TELOR KERAK TELOR!(?)"

"DAGING AYAM DAGING AYAM!(?)"

Kok jadi pasar gini ya? Repeat!

.

.

Re-take ke 1!

"Oper Oper!"

"Hadang hadang!"

"Rebut!"

"Passing!"

"Jump!"

"Shoot!"

Mikuo melompat dan...

BRUGGG! JDUAGGG!

.

.

.

.


TBC

Finnish! Anyway... Sorry dorry morry apdatenya lama. Ini dikarenakan internetnya(modem) rusak, accountnya gak isa dibuka, buntu idenya, males buat, kerjaan banyak, de el el. Makasih banyak buat yang udah menanti fic ini di apdate oleh author yang gak becus ini *nangis sambil guling guling di atap(?)*

Lacus:Lupakan Bakauthor ini.

Lucy:Bales Review!

To: Kei-T Masoharu

Hehehe... Kayak saya sakit aja... hanya diganti updatenya aja#plakk (Cias: Emang elu mau sakit hah? Author: Ini sudah sakit batuk and pilek dodol! Jangan mbok tambahin sakitnya! #ngacir) Ne,, ne,, Arigato for review!

Then :Dere Dere 02

Haha... gak koq... saya yang mem promosikan dia dengan kemauan dan kemandirian(?) saya sendiri #plakkk. Abis saya gemes sih fict yang satu itu gak di update update!#plakkk Padahal saya udah nungguin 1000000 abad (?) yang lalu(?) Ne,, Saya? Pernah kok!#plakkk Masa sih? Mau dong!#plakkk #JK JK Halal gak?#plakkk. Ok Arigato for review!

*Masih guling guling di atap*

Lucy: *sweatdrop* Mi-minna... Want to Review?